Lapor ke DPRD, Doktoral Jalaluddin Rakhmat Dinilai Langgar UU Pendidikan Tinggi

Rencana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar melanjutkan program Doktoral Jalaluddin Rakhmat kembali disoal. Proses administrasi yang dinilai melanggar sejumlah aturan dilaporkan sejumlah lembaga ke DPRD Sulsel, Kamis 15 Januari 2015.
Mereka yang melaporkan dugaan skandal dunia pendidikan tinggi ini antara lain, Pemuda KPPSI Sulsel, Hidayatullah Sulsel, Lembaga Pemburu Aliran Sesat (LPAS) dan sejumlah dai,. Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI), Front Pembela Islam, Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulsel, Wahdah Islamiyah, serta Forum Ummat Islam, serta Gerakan Nasional Cinta dan Tadabbur Alquran Nasiona (Getar-Qu) Sulsel.
Laporan dan penyampaian unjuk rasa ini diterima langsung anggota DPRD Sulsel Asriadi Arsyad. Aksi penyampaian aspirasi ini berlangsung damai dan tertib. Mereka memasang spanduk besar di depan gedung DPRD Sulsel dengan bunyi ” Skandal Pendidikan Tinggi di UIN Alauddin Makassar, Program Doktoral Jalaluddin Rakhmat Langgar Aturan Dikti, Statuta UIN, dan UU Pendidikan Tinggi.”

“Apa yang terjadi di UIN ini memang bisa menjadi skandal perguruan tinggi. Meski tidak memenuhi syarat, program doktoral ini dijalankan oleh Pasca Sarjana UIN Makassar,” tegas salah satu penyampai aspirasi yang juga Ketua Hidayatullah Sulsel, Ust Abdul Madjid, usai pertemuan.
Sumber: Fajar.co.id

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More