Mengancam Ketahanan Nasional, Mahkamah Saudi Vonis Hukum Mati Ulama Syiah

http://previous.presstv.ir/photo/20140618/367552_Shia-Sheikh-Nimr.JPG 
Namr Baqir al-Namr (55), Ulama Syiah berkebangsaan Saudi akhirnya divonis hukuman mati oleh Mahkamah Pidana Khusus di Riyadh (15/10/14), dengan beberapa tuduhan yang diantaranya, sering  memantik konflik sektarian, membawa senjata api ketika berdemonstrasi, dan  mendalangi gerakan pemberontakan di Bahrain yang semuanya mengarah pada ancaman ketahanan nasional.
Vonis ini diputuskan setelah melewati 13 kali persidangan, dimana sidang pertamanya dilangsungkan pada tanggal 26 Maret 2013.
Ayatullah Ja’far Sabhani, salah seorang Marja’ Taqlid di kota Qom tidak menerima keputusan itu dan mengatakan “Sebenarnya dia (Baqir al-Namr) hanya ingin memberi nasihat untuk pemerintah dan umara’.” Jelasnya sebagaimana dilaporakan oleh CNN.
Aparat keamanan Saudi menahan Baqir al-Namr pada juli 2012. Karena dalam setiap demonstrasinya, dia selalu mengerahkan massa untuk aksi anarkisme. Bahkanbeberapa kali melepaskan tembakan kepada aparat.
Siapakah Namr Baqir al-Namr?
# Seorang ulama sekaligus ‘politikus’ Syiah yang tinggal di Kerajaan Saudi Arabia.
# Dikenal dengan khutbah-khutbahnya yang sering mengkritik pemerintah Saudi dan tuntutannya yang berulang-ulang agar hak-hak warga Syiah diberikan lebih banyak lagi.
# al-Namr dilahirkan 55 tahun yang lalu di kota Awamiyah, Provinsi Qatif yang berada di daerah timur Saudi. Belajar disana lalu pergi ke Iran untuk belajar ilmu-ilmu agama (Syiah).
# Sering dipanggil oleh pihak kepolisian karena aktifitas politiknya.
# Bulan juli kemarin pihak kepolisian menahannya setelah ditembak di bagian paha. Kementerian Urusan Dalam Negeri Saudi mengatakan, “Dia berusaha melawan aparat keamanan.”
# Pemerintah Saudi memasukkanya dalam daftar orator paling berpengaruh ketika mengajak untuk demo di Qatif.
# Namr juga dituduh memprogram gerakan pemberontakan di Bahrain, dimana Saudi mengirimkan pasukan untuk membantu Bahrain menghadapi para pemberontak tersebut.

Dari berbagai sumber

2 komentar:

Salam,

saya kira syiah itu agamanya orang iran saja, oh ternyata di saudi yg pusatnya islam banyak jg yg syiah, jadi ga mungkinlah islam syiah ini sesat, yang sesat itu raja2 arab yg hidup bermewah- mewahan yg uangnya mereka simpan di bank2 eropa dan amerika yg bungnya dibuat untuk kristenisasi org di negara2 islam termasuk indonesia

Itu namanya bukan sesat, mereka hidup mewah itu namanya glamour, menghambur-hamburkan harta. Pun kalau itu benar. karena Anda tidak punya bukti.

Justru bukti lainnya memperlihatkan kepada kita betapa dermawannya Arab Saudi kepada saudara-saudara tetangganya. seperti: ketika mesir terjadi gejolak, arab saudi mengirimkan bantuan pangan dan obat2an yang banyak, termasuk ambulance. Mengirim bantuan ke Sudan dan Yaman dalam bentuk uang tunai. mengirim bantuan ke Gaza, dalam bentuk uang tunai, alat kesehatan dan lain sebagainya. dan yang paling dekat adalah kedermawanan Arab Saudi kepada anak-anak Aceh korban Tsunami, dihajikan gratis oleh Raja Abdullah, bahkan masing-masing dari mereka diberikan ipad secara gratis.

Jadi, hati2lah kalau bicara, omongan Anda akan dipertanggungjawabkan kelak di hari kiamat.

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More