Pasukan Keamanan Serang Masjid Sunni Pada Perayaan Idul Fitri di Sanandaj, Iran

https://hra-news.org/en/wp-content/uploads/2013/06/arrest.jpgPasukan keamanan Republik Syiah Iran menyerbu sebuah masjid Sunni pada hari Senin (28/7/14) selama Idul Fitri di Sanandaj, provinsi Kurdistan Iran. Lansir SunniPrisonersIran.com pada 30 Juli 2014.
Masjid, yang terletak di kota Kani Kozaleh di Sandandaj, digerebek oleh aparat keamanan sementara jamaah sedang melaksanakan shalat Idul Fitri.
Ada laporan bahwa pasukan keamanan juga dikerahkan di bagian lain kota untuk mencegah Muslim Sunni melaksanakan sholat Ied di beberapa masjid Sunni di Sanandaj.
Komunitas Muslim Sunni dari Sandandaj, bersama dengan sebagian besar kaum Muslimin di dunia merayakan Idul Fitri pada hari Senin 28 Juli 2014. Sedangkan pihak berwenang Syiah Iran, yang alih-alih menyatakan bahwa Idul Fitri pada Selasa, 29 Juli 2014, tampak berniat mencegah Sunni Sanandaj merayakan Idul Fitri pada Senin.
http://www.mojahedin.org/images/2014/2014614111910337384111_Sanandaj-Prison-.jpg
Human Rights Watch (HRW) merilis pernyataan tahun lalu mendesak Iran untuk mengangkat pembatasan ibadah Sunni, setelah pasukan keamanan Iran mencegah Muslim Sunni dari melaksanakan shalat Idul Adha di beberapa bagian Teheran di Oktober 2013.
Situs berita 'The Guardian' juga melaporkan bahwa muslim Sunni dilarang memegang sholat Ied di Teheran pada akhir Ramadhan tahun 2011 , dengan pasukan keamanan mereka mencegah jamaah Sunni memasuki gedung yang telah mereka sewa untuk melakukan shalat.
Artikel dari 'The Guardian' menyatakan bahwa "dalam beberapa dekade terakhir, pemerintah Iran telah menolak izin untuk membangun masjid Sunni di Teheran. Saat ini tidak ada masjid Sunni di ibukota, padahal ada beberapa gereja dan sinagog untuk populasi Kristen dan Yahudi yang jauh lebih kecil."

(Muh. Istiqamah/lppimakassar.com)

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More