IMM: Pemilu Bukan Ajang Pecah Belah Bangsa!

DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah tegaskan kepada seluruh elemen masyarakat bahwa pemilu bukanlah ajang memecah belah bangsa. Jauh sebelum pelaksanaan pilpres IMM memantau dinamika pilpres yang jauh dari cita-cita demokrasi, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
"Pemilu sebagai suatu mekanisme demokrasi sesungguhnya di desain untuk mentransformasikan sifat konflik yang terjadi di masyarakat. Ironis, idealitas yang dibangun dalam sebuah proses demokrasi sering jauh dari apa yang diharapkan" Tandas ketua umum DPP IMM, Benny Pramula, pasca rapat kerja DPP IMM di Wisma Putri Duyung, Ancol (02/07/14). Beni juga mengatakan bahwa pemilu dirancang sebagai demokrasi elektoral justru menjadi ajang baru timbulnya konflik adu domba.
"Kekerasan dan benturan-benturan fisik antar pendukung peserta pemilu selalu menjadi pemandangan jamak kita temui di jelang pilpres ini. Padahal mekanisme demokrasi elektoral dengan saluran pemilu semula diharapkan berlangsung bermartabat, sekarang justru melegitimasi munculnya kekerasan pemilu yang tidak sehat. Teramat sulit menerima perbedaan, toleransi menjadi kosa kata mahal akibat gesekan kepentingan saling dominasi kekuasaan dalam pemilu" Imbuhnya.
Bersama Beni, Ketua Lembaga Hukum dan Ham, Fitrah Yunus, menilai bahwa tim dan simpatisan harusnya memahami asas berdemokrasi. "Berdemokrasi seharusnya menegaki keluhuran. Nilai-Nilai kemanusiaan harus mampu terus mengejawantah dalam setiap proses demokrasi". Ujarnya. Bagi Fitrah ketika nilai sudah luntur maka hilanglah marwah berdemokrasi dan marwah bangsa. "Politik itu dibangun atas moralitas agar saling jaga satu sama lain. Bukan saling hujat, bunuh karakter, apalagi adu fisik. Sangat jauh dari jati diri demokrasi". Tegasnya. Sejak pelantikan hingga rapat kerja IMM tetap menegaskan netral dalam pilpres, namun selalu mengawal proses demokrasi. Jika tidak mengindahkan nilai-nilai kemanusiaan maka IMM wajib menegur dan mengingatkan.

Laporan Oleh Muh. Fitrah Yunus

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More