Tangisan Hati


http://1.bp.blogspot.com/-brffZ12hIPE/TgXXqjN_RMI/AAAAAAAAAPc/4t5EQVyKwrM/s1600/animasi.jpg
Ahibbati
Duhai yang kucintai


Dengan sedih kugoreskan pena ini  
Untuk lara hati terkena duri  
Sakit... bak pisau menikam diri

Duri ini...  
Takkan terobati  
Jika perawi mulai dicaci

Duri ini...
Tak akan pergi  
Kala sahabat Nabi  
Mulai tak dihormati

Duri ini...
Selalu akan menyakiti  
Ketika qur’an ingin diganti
Hati ini merintih tersakiti  
Oleh duri kera dan babi

Duhai para punggawa negri
Kapan kau kan sadar diri?
Para syi’i kau biarkan berdiri dan berlari
Dalam surga yang kau kuasai  
Warisan pejuang tak takut mati

Duhai para pejuang negri
Sungguh kami sangat mencintai  
Dirimu dan negri pertiwi  
Damai dan cinta dalam negeri

Tapi...  
Negeri ini mulai berduri
Kala syi’i mulai meracuni
Dengan aqidah yang tekotori

Duhai yang kucintai  
Duhai muslim pecinta damai  
Kapan kalian kan sadar diri
Tuk memilki kebahagiaan yang haqiqi  
Membiarkan syiah di negri ini
Adalah mengasah pisau belati

Duhai yang kucintai  
Duhai para pemerhati  
Cukuplah iran sebagai tragedi
Cukuplah iraq sebagai bukti
Cukuplah suria yang kami tangisi  
Darah dan semua menjadi bukti  
Lalu kapan kau kan memilki hati?

Kala ibu, anak-anak perempuanmu dan istri  
Diperkosa dihadapanmu sendiri  
Kala anak-anak dipenggal dihadapan orang tuanya sendiri?
 
Semua ini telah terjadi  
Dalam sejarah kelam beberapa negri  
Kini negri ini tengah menanti  
Apakah sejarah itu akan diulangi  
Dalam negeri ibu pertiwi

Na’udzu billahi tsumma na’udzu billahi

Ku katakan sekali lagi  
Lawanlah para syi’i
Jangan biarkan dia berlari sesuka hati  
Tuk meracuni penduduk negri

Lawanlah dan lawanlah dengan gagah berani  
Walau darah ini kan teraliri  
Cukuplah saudara-saudaramu di negri para nabi  
Yang menjadi korban kekejaman para syi’i

Ingatlah, keikhlaskan hati
Apapun yang terjadi  
Surga dan bidadari telah menanti

Dengan menyebut nama Ilahi  
Mari kita mulai

(Muh. Ode Wahyu/lppimakassar.com)


0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More