Tahun Lalu Syiah di Puger Jember Membacok, Kini Membunuh

Tahun Lalu Syiah Puger Jember Membacok, Kini MembunuhTahun lalu Syiah Puger Jember Jawa Timur membacok orang Muslim. Kini lebih brutal lagi yakni membunuh. Yang dibacok kepalanya tahun kemarin, kini dibunuh oleh Syiah.
Inilah beritanya.
***
Bentrok SARA di Jember
NU Jember: Tahun Lalu Eko pernah Dapat Serangan di Kepala
Eko menjadi sasaran karena ia adalah salah satu saksi kunci pada bentrokan tahun lalu
Hidayatullah.com—Ketua Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Jember Agus Mudhofir mengatakan, kasus bentrok yang  melibatkan warga Sunni (NU) dengan kelompok yang diduga penganut Syiah di Puger sudah berlangsung lama.
“Kasus ini sudah lama terjadi. Kasus yang akhirnya telah menelan korban jiwa ini masuk kasus ketiga, “ demikian disampaikan Mudhofir, kepada hidayatullah.com, Kamis (12/09/2013).
Tahun lalu, menurut Mudhofir, Eko Mardianto sudah pernah terluka di bagian kepala akibat sabetan senjata tajam.
“Tahun lalu saudara Eko mendapat jahitan delapan di bagian wajah, “ tambahnya.
Selain Eko, dua warga lain juga termasuk menjadi korban penganiayaan. Mereka adalah  pengajian Nurul Mustofa Ustad Fauzi dan Haji Satuki.  Bahkan kasus ini sudah diselesaikan pada pengadilan di mana dalam berkas perkara tersangka telah dijatuhi hukuman 8 bulan percobaan oleh pengadilan Negeri Jember.
Sementara itu, Ketua PCNU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin yang juga Wakil Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember mengatakan, Eko (yang telah menjadi korban pada hari Rabu) adalah saksi kunci pada bentrok tahun lalu.
“Saya khawatir, Eko menjadi sasaran karena ia adalah salah satu saksi kunci pada bentrokan tahun lalu, “ujar nya. “Tapi dugaan saya bisa salah bisa benar,” lanjut pria yang akrab dipanggil Gus Aab ini.
Menurut  Gus Aab  saat ini,  semuanya sudah diserahkan pada aparat kepolisian agar segera diselidiki dan pelakunya dihukum. Saat ini PCNU dan MUI berkosentrasi pada pemakaman korban agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.*
***

Berita tentang yang dibacok oleh Syiah tahun lalu, inilah.
***
Pasca serangan terhadap tokoh NU, Masyarakat Jember sepakat menutup Pesantren Syi’ah
Tindakan kelompok Syi’ah ini sangat keterlauan dan tidak bisa dibiarkan perkembangannya, sebab masih dalam jumlah yang kecil saja sudah berani main bacok. Bagaimana nanti jika sudah besar?!
JEMBER - Pasca penyerangan gerombolan pencaci maki sahabat, syi’ah, terhadap tokoh NU Jember, Ustadz Fauzi, masyarakat Puger Jember kemarin Jum’at malam (1/6) mengadakan pertemuan dengan alim ulama yang menghasilkan keputusan untuk merekomendasikan penutupan tempat pendidikan Syi’ah di Jember.
“Jadi semalam para kiyai dan masyarakat sepakat bahwa  pesantren Darus Sholihin pimpinan Ali Muhsin Al Habsyi harus ditutup, karena menimbulkan konflik, memecah belah, dan mengganggu keamanan,” kata ketua Lajnah Ta’lif wa Nasyr (LTN) NU Kencong,  Ustadz Idrus Romli saat dihubungi arrahmah.com, Sabtu (2/6).
Menurutnya, tindakan kelompok Syi’ah ini sangat keterlauan dan tidak bisa dibiarkan perkembangannya, sebab masih dalam jumlah yang kecil saja sudah berani bermain kekerasan.
“Karena mereka tindakannya seperti itu main bacok tokoh NU kan menggangu keamanan namanya. Syi’ah itu jumlahnya sedikit sudah main bacok, bagaimana nanti jika sudah besar,” ujar ustadz Idrus Ramli heran.
Di Puger terdapat komunitas Syiah yang dipimpin oleh Ali Al-Habsyi, pengasuh PP. Darus Sholihin. Meskipun dia tidak mengaku sebagai pengikut Syiah tetapi di kalangan masyarakat Puger, terutama kalangan para tokoh sudah tidak asing lagi bahwa dia adalah seorang Syiah.
NU Kencong merilis, menurut beberapa sumber mereka yang dapat dikonfirmasi, banyak bukti yang dapat dijadikan bukti bahwa Ust. Ali  adalah pengikut syiah, di antaranya sebuah rekaman yang berisi ceramah Ust. Ali yang merendahkan kedudukan sahabat Abu Bakar, Umar dan Utsman. CD rekamannya ada pada pengurus PCNU Kencong, di samping bukti-bukti yang lain. (bilal/arrahmah.comSabtu, 2 Juni 2012 13:46:06

1 komentar:

Wow Anda keren.... =D

yang Punya Blog ini insyallah dapat pahala ....
Tuhan ngg' tidur...

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More