Pdt. Peter Youngren Dipolisikan Oleh Ormas Islam se-Makassar

Setelah berhasil menggagalkan acara "Festival Persahabatan" dilaksanakan secara terbuka di Lap. Karebosi Makassar, Ormas Islam se-Makassar memperkarakan Dr. Peter Youngren ke Polrestabes Makassar dengan tuduhan penistaan agama sesuai yang tercantum dalam UU PNPS Tahun 1965 Pasal 156 a.

Utusan MUI Makassar yang dimintai keterangan oleh penyidik di Polrestabes Makassar pada jumat (23/8/13), H. Rahmat Abd. Rahman, mengatakan bahwa ini jelas penistaan agama. Pemurtadan yang berkedok Pengobatan Massal.

Pada iklan festival tersebut yang dimuat di Harian Tribun Timur, 17/8/13, tertulis kalimat, "Sahabat-sahabatku, marilah bertemu bersama-sama saling menghormati perkataan Nabi Muhammad, terutama yang tertulis dalam surah 10:94." kalimat inilah yang tidak diterima oleh umat Islam, karena Al-Qur'an bukan perkataan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, melainkan Kalamullah, Firman Allah subhanahu wa ta'ala.

Meskipun pada pertemuan kedua belah pihak siang ini di Polrestabes Makassar (24/8/13), Dr. Peter Youngren meminta maaf dan mengatakan itu tidak akan terjadi lagi, Muh. Said Abd Shamad, Lc,  selaku ketua rombongan, meminta agar perkara ini diselesaikan secara hukum sampai di Pengadilan.


Hal yang dikhawatirkan, bahwa umat Islam yang awam akan ikut dalam festival ini akhirnya terjadi. Ada beberapa muslimah berjilbab yang ikut dalam acara yang dilaksanakan secara tertutup di gedung Balai Manunggal Jend. Muh Yusuf.



0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More