Syaikh Al Qaradhawi Serukan Muslim Sunni Bergabung dengan Mujahidin Suriah Melawan Syiah, Iran dan Hizbullah

Ulama terkenal Syaikh DR Yusuf Al Qaradhawi telah menyerukan umat Islam Sunni untuk bergabung dengan pejuang oposisi melawan rezim Suriah, saat ia mengecam kelompok Syi’ah Hizbullah karena mengirimkan orang-orangnya untuk melawan para pejuang oposisi, yang sebagian besar Muslim Sunni, di Suriah.

Syaikh Al Qaradhawi, seorang tokoh kontroversial di dunia Barat tetapi yang memiliki jutaan pendukung, sebagian besar dari Ikhwanul Muslimin, juga mengecam Iran karena mendukung rezim Suriah Presiden Basyar Al Assad.

“Setiap Muslim yang telah dilatih untuk melawan dan mampu melakukan hal itu (harus) bersedia untuk mendukung para pejuang oposisi Suriah,” ulama itu mengatakan di sebuah pawai di Doha Jumat (31/5/2013) malam.

“Iran mendorong maju senjata dan laki-laki (untuk mendukung rezim Suriah), jadi mengapa kita berdiri menganggur?” kata Syaikh Al Qaradhawi yang mengatakan bahwa kelompok militan Syi’ah bersenjata Libanon, yang bernama Hizbullah, yang berarti Partai Allah dalam bahasa Arab, seharusnya bernama Hizbusy Syaitan atau “Partai Setan”.

“Pemimpin Partai Setan datang untuk melawan Muslim Sunni … Sekarang kita tahu apa yang Iran inginkan … Mereka ingin pembantaian lanjutan untuk membunuh Muslim Sunni,” kata Syaikh Al Qaradhawi.

“Bagaimana mungkin 100 juta Syi’ah (di seluruh dunia) mengalahkan 1,7 miliar (Muslim Sunni)?”

Ia berseru, “Hanya karena Muslim (Sunni) lemah”.

Hizbullah, sekutu dekat Iran dan rezim Suriah, secara terbuka terlibat dalam perang melawan pejuang oposisi di Suriah.

Menarik Dukungannya yang Lalu

Syaikh Al Qaradhawi mengaku menyalahkan dirinya sendiri karena sebelumnya pernah mendukung Hizbullah dan pemimpinnya Hassan Nasrallah yang meraih popularitas setelah gigih memimpin kelompoknya dalam perang melawan Israel pada tahun 2006.

“Saya membela orang yang disebut sebagai Nasrallah dan partainya, partai tirani … di depan para ulama di Arab Saudi,” yang waspada terhadap negara tetangga Syi’ah Iran dan sekutunya.

“Tampaknya para ulama Arab Saudi lebih matang (dalam menyikapi Hassan Narallah dan Hizbullah-red) daripada saya,” kata Syaikh Al Qaradhawi.

Tapi ulama itu bersikeras bahwa seruan tersebut untuk melawan Hizbullah “bukan terhadap semua Syi’ah”.

Militan Syi’ah Hizbullah terlibat dalam pertempuran sengit melawan para mujahidin untuk merebut kota Suriah Qushair dekat perbatasan Libanon. Kelompok militan Syi’ah bersenjata tersebut telah kehilangan puluhan orang dalam pertempuran untuk merebut Qushair.


0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More