Syiah Mengincar Istana Negara?

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/09/1103532620X310.jpgKaum Islamis, dihadapkan dalam dua pilihan yang sulit, bak makan buah simalakama;

1- Terjun ke dunia politik, khawatir akan terbawa arus, apalagi
dunia perpolitikan sekarang masih berkiblat ke Barat.

2- Menghindari politik prkatis, maka hatinya akan selalu terbakar melihat musuh-musuh Islam merajalela, dan berbuat sesukanya.

Ada baiknya aktivis Islam membaca riwayat hidup panglima besar Islam Shalahuddin Al-Ayyubi.

Bukankah beliau berani menjadi menteri di kerajaan Syi'ah Ubaidiyah (Fathimiyah) Mesir?

Dan hanya dalam tempo tiga tahun, beliau berhasil -dengan izin Allah- menyulap Mesir dari Kerajaan Syi'ah menjadi Pemerintahan Sunnah.

Memang, tidak sembarang orang bisa mengikuti jejak panglima besar Islam pembebas al-Quds, penghancur Rafidhah.

---
Kebanyakan politikus Indonesia 'kurang menyadari' bahaya laten Syi'ah. Dan ini adalah pintu utama Syi'ah 'menyerang Indonesia'. Jangan terkejut, jika tiga atau empat tahun yang akan datang saudara melihat tokoh2 Syi'ah bertengger di Istana negara.

---

Apakah saudara kira, Syi'ah berhasil mengobok-obok Irak, Bahrain, Kuwait, dan Yaman hanya dalam tempo satu dua tahun? Mereka punya program terencana untuk jangka pendek dan program jangka panjang di setiap negara.

Indonesia adalah negara berpenduduk Islam terbesar di dunia, kekuatan SDM, politik, dan ekonominya sangat strategis. Semua musuh Islam, baik Yahudi, Nashrani dan maupun Syi'ah - Majusi, sangat tergiur untuk menguasai Indonesia.

Sudah saatnya kita bangkit, mencari titik temu, dan berusaha untuk bekerja sama semampu kita!

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More