Ribuan Tikus Menyerang Iran

Teheran.Rabu (20/02/13) Sekitar 25 juta tikus raksasa menyerang ibu kota Iran, Teheran. Tikus – tikus ini berukuran lebih besar dari kucing dan beratnya menyamai berat kelinci (+ 5 Kg), sehingga Teheran pantas dijuluki KOTA TIKUS dunia.

Pemerintah Iran mengerahkan kekuatannya siang malam untuk membasmi tikus-tikus tak diundang tersebut. Siang dengan racun kimia, malam dengan sniper yang dilengkapi dengan perspektif dan infra merah jitu. Tetapi kelihatannya taktik kedua kurang manjur. Menurut Kepala Departmen Lingkungan di kotamadya, Mohammad Hadi Haydar, para sniper hanya mampu membunuh sekitar 2205 tikus tiap malamnya.

Haydar menambahkan bahwa bangkai–bangkai tikus yang mati diangkut ke daerah Qahirzak, Selatan Teheran, kemudian tikus–tikus itu dibakar.

http://www.islammemo.cc/akhbar/Asia-we-Australia/2013/02/20/165409.html

***

TENTARA BELALANG, KUTU, DAN KATAK/KODOK

Kejadian serupa, pernah terjadi jauh sebelum Nabi Muhammad diutus. Tepatnya pada zaman Nabi Musa 'Alaihissalam. Dimana, Allah Ta'ala mengadzab Fir'aun dan kaumnya dengan mengutus taufan, belalang, kutu, katak, dan darah, yag menyerang mereka di rumah-rumah mereka.

Allah Ta'ala berfirman:
Mereka berkata: "Bagaimanapun kamu mendatangkan keterangan kepada kami untuk menyihir kami dengan keterangan itu, maka kami sekali-kali tidak akan beriman kepadamu".

Maka kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa. (QS. Al-A'raf: 132-133)

Apapun alasannya, musibah ini adalah peringatan langsung dari Allah Ta'ala. Agar mereka taubat dan kembali kepada Agama Allah.

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka. Agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. Ar-Ruum: 41)

***
APA YANG TELAH DIPERBUAT IRAN?

Barangkali sebagian orang bertanya-tanya; apa sih kesalahan Iran hingga dijatuhi musibah ini? Dan pertanyaan inilah yang sering luput dari para pengamat peristiwa/fenomena alam. Setiap musibah meimpa suatu tempat, baik tsunami, gempa, badai, dll.

Mereka selalu beralasan bahwa hal tersebut adalah gejala alam semata. Dan mereka lupa, atau pura-pura lupa, bahwa di belakang semua peristiwa tersebut, ada Dzat Yang Maha Kuasa, yang sedang mengingatkan hamba-hamba-Nya agar mereka taubat dan kembali kepada-Nya.

Barangkali pula, sebagian yang lain akan mencoba-coba menjawab musibah tikus Iran ini;
  • Apakah karena 'keberanian' Iran memperoduksi film Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dengan menampilkan sosok suci beliau, dan diperankan oleh aktor fasik?
  • Lihat beritanya di sini: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=476041205752352&set=a.221323644557444.57496.221268711229604&type=1&theater
  • Apakah karena Iran terlibat dalam penumpahan darah ratusan ribu atau mungkin jutaan kaum muslim di Afghanistan, Irak, dan Suria?
  • Atau mungkin karena kesyirikan dan zina/mut'ah yang merajalela di hampir setiap pelosok Iran?
  • Dan masih banyak 'alasan' lain yang mungkin muncul ke permukaan.
Semoga dengan musibah ini, mereka yang berakal kembali merenung, untuk kemudian mengajak kaumnya bertaubat, dan meninggalkan dosa yang selama ini mereka lakukan.

Semoga juga, kaum muslimin di manapun mereka berada, segera bertaubat, dan kembali kepada agama Allah yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan disampaikan oleh sahabat dan ahlul bait beliau.

Syi'ar amar ma'ruf dan nahi munkar juga harus ditegakkan dan ditingkatkan, tentunya dilandaskan pada ilmu dan hikmah, sesuai tuntunan dan tuntutan Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Sebab, jika syi'ar ini ditinggalkan, maka musibah akan mengenai semua, baik orang jahat, maupun orang sholeh.

Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zhalim saja diantara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. (QS. Al-Anfal: 25)

Wallahul Musta'an
-----oOo-----
 
Sumber dari islammemo.co.cc
 
عاصمة القوارض.. جرذان بحجم الهررة ووزن الأرانب تجتاح طهران
 
Wednesday 20 February 2013

مفكرة الاسلام: تجتاح العاصمة الإيرانية طهران جرزان عملاقة يبلغ عددها أكثر من 25 مليون جرذ، حجم الواحد منها أكبر من الهرة، ووزنه كوزن الأرنب؛ ما جعلها جديرة بوصف عاصمة القوارض في العالم

وذكر موقع "القدس أون لاين" الإخباري الإيراني أن بلدية العاصمة الإيرانية أنشأت فرق قناصة مدربة على إبادة القوارض وبدأت عملها في 26 منطقة من المدينة، وبشكل خاص على طول جادة "ولي عصر" التي تشطر العاصمة الإيرانية إلى نصفين، فتقتلها في النهار بالسموم والكيماويات، وفي الليل يستخدم القناصة بنادق مزودة بمناظير الأشعة دون الحمراء وبحشوة يتم صعقها بالضغط الغازي، فتنطلق منها شظايا كالدبابيس تفتك بالجرذ المستهدف وترديه

وأكد رئيس دائرة البيئة في البلدية، محمد هادي حيدر زاده، أن الحرب على الجرذان "مستمرة 24 ساعة باليوم طوال أيام الأسبوع من دون توقف"، واعداً بزيادة فرق القنص الدبابيسي من 10 إلى 40 مستقبلاً، "لأننا لم نستطع قتل سوى 2205 جرذان فقط بالمكافحة الليلية"، مضيفاً أن ما يتم قتله ينقل إلى منطقة "قاهرزاك" بجنوب طهران "فيحرقونه هناك" كما قال

ويقول محاضر جامعي اسمه إسماعيل كهرام، وهو أيضاً مستشار في البلدية: إن هذا النوع العملاق من الجرذان "تمكّن مع الوقت من تعديل جيناته ونظام الممانعة فيه من كثرة ما تعرض للكيماويات والسلاح الإشعاعي السمومي المستخدم ضده"، طبقاً لما نقل الموقع عن لسانه، مضيفاً أن جرذان طهران تمكنت مع الزمن أيضاً من تطوير نوعها، بحيث تضخم الواحد منها وأصبح بحجم هرة وبوزن أرنب تقريباً، أي حوالي 5 كيلوجرامات "بعد أن كان 60 غراماً تقريباً"، على حد تعبير المستشار

وقبل سنوات، استوردت البلدية من الخارج 45 طناً من السموم الخاصة بإبادة الجرذان والفئران البنية والسوداء، وعلّقت لافتات إرشادية توضح أفضل السبل للقضاء على قارض ما، والإبلاغ عن أي جرذ يتم رصده، إلا أن كل هذه القوة لم تنفع بجرذان طهران، فسيطرت على المدينة ليلاً وما تزال
 
 
(lppimakassar.com)

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More