Demi Jabatan, Shalat Jum'at di Irak Dilarang!

Demi mempertahankan jabatan di Irak, Al-Maliki melarang shalat jum'at berjamaah yang merupakan hari raya pekanan umat Islam.

Syiar Islam itu diinjak-injak oleh rezim Syiah di Irak, berikut ini beritanya:


[an-najah.net] – Pemerintah Syi’ah Irak mengancam para khatib dan imam masjid di ibukota Irak, Baghdad, supaya tidak menutup masjidnya pada Jum’at besok. Hal ini dilakukan untuk menghindari seruan demonstran yang akan mengadakan shalat Jum’at bersama dan dilanjutkan dengan aksi demo sebagaimana minggu sebelumnya.

Salah satu imam masjid di kota Baghdad yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Tentara Irak mengancam semua imam dan khatib masjid-masjid Jami’ di wilayah Khodra’, Amariyah, Azaliyah dan Sayyidiyah untuk tidak menutup masjidnya yang mendorong masyarakat mengadakan shalat jum’at bersama” tuturnya.
Ia menambahkan, para tentara tersebut mengatakan bahwa itu adalah perintah dari presiden Al Maliki untuk menjega menjalarnya demonstrasi menentang pemerintah di ibukota Baghdad yang dimulai dengan aksi shalat jum’at bersama.

Jika para imam dan khatib tidak mentaati perintah tersebut, lanjutnya, maka pemerintah akan langsung menangkap dan memenjarakannya tanpa penjelasan.

Jum’at besok, rencanya di ibukota Baghdad akan digelar demo besar-besaran selesai shalat Jum’at bersama untuk menentang pemerintah Syi’ah Al Maliki sebagaimana yang dilakukan pada minggu-minggu sebelumnya di berbagai provinsi di Irak. [hunef]

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More