islamtimes.org, Situs Syiah Penyebar Fitnah



Tidak bosan-bosannya Syi'ah Rafidhah (alias Syiah Itsna Asyariah) menebarkan dusta nista di dunia nyata dan maya. Setelah sebelumnya mereka menuduh beliau menyatakan bahwa Rasulullah pernah menjual arak, dan setelah dibuktikan ternyata tuduhan tersebut hanya isapan jempol. Bantahannya telah kami posting di Group ini -Dukung MUI Keluarkan Fatwa Syiah Sesat dan Haram diIndonesia-.
Sekarang mereka menuduh Syekh DR. Muhammad al-Arrifi memfatwakan bolehnya nikah mut'ah(baca: Zina) bagi 'Mujahidin Suriah'. Kali ini, fitnah tersebut mereka beri judul: FATWA HALALNYA ZINA! Dan tentu, lagi-lagi wahabi jadi label 'kebanggaan' mereka mengemas beritanya. (Sumber fitnah: http://www.islamtimes.org/vdcftvd0tw6d0ma.,8iw.html). (http://www.youtube.com/watch?v=aT-86kh05QI)
BISMILLAH, Kami akan coba bongkar kebusukan fitnah tersebut, semoga pembaca tidak alergi dengan bau busuknya.
1. Berita ini disiarkan oleh Stasiun TV milik Basyar Asad, yaitu TV Al-Jadid.  Dengan melihat wajah dan mata penyiarnya, kita dapat merasakan dan menebak 'kedengkian yang mendalam'. Kemudian Syi'ah diseluruh dunia dengan senangnya bersama menebarkan fitnah tersebut, termasuk di Indonesia.
2. Berita ini tidak disertai bukti apa-apa, seperti rekaman video atau suara. Mereka hanya menampilkan foto Syekh.DR. Al-Arrifi sebagai Background.
3. Mereka mengakui, fatwa tersebut berasal dari tweeter milik DR. Al-Arrifi, kemudian dengan 'bodoh'nya mereka menampilkan screenshoot berbentuk tweet.
4. Mengapa kami katakan 'bodoh'? Sebab, jika pembaca menghitung jumlah karakter fatwa tersebut, maka jumlahnya lebih dari 140 karakter (kira-kira 190 karakter). Padahal, untuk sebuah tweet, perusahaan tweeter hanya mengizinkan 140 karakter.
5. Jika dilihat dari isi fatwa, khususnya "membolehkan mut'ah" demi meningkatkan semangat jihad para pemuda, maka pembaca akan curiga: 
Mengapa fatwa ini sangat mirip dengan fatwa AyatusSyi'ah Iran-Irak?
Indikasinya; pembuat fatwa ini adalah Syi'ah. Silahkan bandingkan dengan formulir mut'ah versi Syi'ah.(http://www.facebook.com/photo.php?fbid=518418428181296&set=pb.221268711229604.-2207520000.1357124155&type=3&theater)
6. Sampai saat ini, DR. Al-Arrifi sudah dua kali membantah tuduhan tersebut di akun FB beliau: 
تغريدة تحمل فتوى سيئة نُسبت لي، ولجهل كاذبها زادت عن140حرفاً! وقد كذّبتها بتويتر وفيس بوك، ولا تزال تنشرها قنوات بشار
"Sebuah tweet membawa fatwa jelek yang dinisbatkan kepada saya, dan karena kedunguan si pendusta, statusnya melebihi 140 karakter, dan saya telah mendustakannya melalui Tweeter dan FB, tetapi satsiun-stasiun TV Basyar, masih terus menyiarkannya." http://t.co/l2KUGmmx
ما بثته قناة الجديد التابعة لبشار، وأتوقع أن تبثه قنوات الرافضة، حول تغريدة مركبة على اسمي(فوتوشوب)، حول زواج المناكحة للمجاهدين بسوريا، كذب
"Berita yang disiarkan stasiun TV al-Jadid milik Basyar, dan saya yakin stasiun TV Rafidhah(syi'ah pen.) lainnya akan menyiarkannya, dalam tweet berbentuk photoshop, tentang 'al-munakahah' adalah dusta nyata!"
7. Karena kedengkian mereka, tanpa sadar, kaum Syiah mengakui bahwa nikah mut'ah adalah zina. Maka fitnah ini mereka beri judul: " Fatwa Halalnya Zina." Dan memulai dustanya dengan kalimat: "Ulama Wahabi Halalkan Zina untuk "Mujahidin" di Suriah."
DR.Muhammad Al-Arrifi pernah bercerita: Beberapa tahun lalu, ayah beliau pernah berkunjung ke Suriah, dengan membawa buku-buku agama untuk dibagikan. Tetapi kemudian sang ayah ditangkap dan ditahan, bahkan diancam akan dibunuh.
Semua usaha telah dilakukan, tetapi Basyar tidak bersedia melepaskan ayah beliau. Akhirnya mereka meminta tebusan yang cukup besar, dan setelah lunas, barulah mereka membebaskannya. (http://www.youtube.com/watch?v=-uQWVm897vQ

dengan editan seperlunya 

1 komentar:

Jazakallahu khairon...

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More