Materi Buku SD: Mengingkari Wilayah (Kepemimpinan Syiah) Adalah Kekafiran


Bukti Pensyiahan Indonesia Secara Sistematis Bag. 1
 
Hebat dan militan! Untuk mensyiahkan bangsa Indonesia orang syiah menerbitkan buku-buku lalu disebar luaskan ke seluruh tempat yang bisa mereka jangkau. Salah satunya adalah buku-buku yang dikhususkan untuk anak SD dan secara khusus dibagikan di beberapa sekolahan di sumatera Barat. Yang ajaib, pengadaan buku syiah tersebut menggunakan uang pemerintah! Ya pemerintah daerah.

Contohnya adalah buku yang berjudul Qalbun Salim ini:
 



perhatikan tulisan di kover belakang buku : 



Bagaimana ceritanya buku-buku syiah ini diketahui?

Sangat sederhana, seorang pengurus masjid raya sebuah nagari/desa bertanya tentang syiah yang berkembang di indonesia kepada seorang Ketua Majlis Ulama kabupaten yang kebetulan dari ormas Muhammadiyyah (sang ketua MUI kabupaten ini sering membela syiah dengan retorika usang “tidak semua syiah itu sesat”, jadi pengurus masjid itu bertanya untuk memperjelas ungkapan beliau, dengan pertanyaan sederhana “yang tidak sesat itu syiah apa, dan yang berkembang di indonesia ini syiah apa?”).

Lalu ada seorang guru SD yang mendengarkan perbincangan keduanya, setelah tahu apa yang dibicarakan si guru tadi nyeletuk dan mengatakan bahwa syiah diajarkan di SD, dia mengatakan ada buku-bukunya di tangannya, lalu akhirnya si guru tadi memberikan ketiga buku ini kepada pengurus masjid raya yang sangat konsen dalam menghadapi ajaran-ajaran sesat, lalu pengurus tadi menghubungi Ustadz Asmon Lc. al-Hafizh dan memberikan ketiga buku ini untuk dipergunakan sampai batas waktu yang diberikan oleh si guru SD, sekitar bulan Desember ini kalau tidak salah, insya Allah sampai tabligh akbar tentang bahaya syiah yang akan diisi oleh ust. Muhammad Elvi Syam dari padang tanggal 9 desember di masjid itu, semoga bermanfaat ustadz.

Apa isi buku yang berjudul qalbun salim (hati yang selamat/hati yang bersih) tadi?
Isinya supaya mengimani akidah syiah dan membenci dan mengkafirkan semua sahabat Nabi -Shalallahu alaihi wasalam-; serta membenci dinasti Umawi dan dinasti Abbasi sebab mereka ingkar imamah syiah yang dihukumi kafir!

Di halaman 20 disebutkan:



Di halaman 27:



Dan anak-anak Sd diajari bertaqiyyah untuk mengahadapi umat Islam. di halaman 32:



Saudara-saudaraku ahlussunnah, akankah kalian tinggal diam melihat syiah yang batil dan sesat ini menyesatkan generasi bangsa Indonesia atau bahkan memurtadkan mereka dengan membenci dan mengkafirkan para sahabat dan semua ulama dan mukmin yang ada di luar golongan mereka?

Mari kita berbuat dan terus berbuat untuk menyelamatkan bangsa ini dari bahaya syiah!

Bersambung!

Oleh: Abu Hamzah Agus Hasan Bashori, Gensyiah.com

3 komentar:

Bahaya Syi'ah !!!!! mereka menyusup kedlm kelompok Liberal dan Pluralisme yg kebetulan menjadi target pengembangan oleh pemerintah, makanya jalan penyebaran virus Rafidhi sangat mulus di Indonesia

“ Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal shaleh. Katakanlah: "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan (Seharusnya-KELUARGAKU-)". Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS [42]:[23])

Note : al Qurba = adalah kalimat definitive/ma’rifah/jelas karena ada al—terkait kepada Rosulullah, dan QURBA = adalah isim muthaadhi = superlative, atau sangat-sangat dekat sekali. Berarti Keluarganya yang paling dekat sekali, maka dijelaskan dalam hadist lainnya adalah : Fatimah, Ali, Hasan dan Husein.

Disini akan diurai dengan 2 (Dua) cara, yaitu :

I. Sesuai harapan Tuhannya dan Rosul-Nya, yaitu :

A. Bilangan [42], bilangan ini bila dijumlahkan [42]=4+2=6, ini dapat diuraikan sebagai berikut, perhatikan segitiga putih diatas (al Haq), yaitu :
1. Jumlah Washi (Ulil Amri Minkum – UAM) yang nama awalnya Muhammad, ada 4.
2. Jumlah UAM yang nama awalnya Ali, ada 4.
3. Jumlah UAM yang nama awalnya Hasan, ada 2.
4. Jumlah UAM yang nama awalnya Husein, ada 1.
5. Jumlah UAM yang nama awalnya Ja’far Shodik, ada 1.
6. Jumlah UAM yang nama awalnya Musa al Kazim, ada 1,
akan menghasilkan 13 Ulil Amri Minkum ketika Rosul masih hidup plus penggantinya Jumlahnya 12. Washi (UAM)

2. Bilangan [23], bilangan ini bila dijumlah akan menghasilkan bilangan 5, yaitu :
2.1 Muhammad Saw.
2.2 Fatimah Az Zahra as.
2.3 Ali bin Abi Thalib, al Murtadho, as.
2.4 Hasan, al Mujtaba as.
2.5 Husein as Syuhada as.

3. Bilangan [42][23], bilangan ini bila dijumlah akan menghasilkan,
4223=4+2+2+3=11, jumlah UAM pasca Imam Ali as terbunuh., dan dijumlahkan lagi, maka :

11=1 + 1= 2, ini adalah yang dimaksud :
1. Muhammad Saw,
2. Khadijah, Istri Pertama Rosul, yang telah melahirkan Sayidah Fatimah Az Zahra, dimana sepulangnya Mi’raj dan sebelumnya Allah SWT, menyilahkan kekasih-Nya mencicipi buah Apple di Kebun Yang Suci, yang dirinya telah diijinkanNya untuk menyinggahinya dan setelah bertemu kembali dengan istrinya, tidak lama kemudian istrinya yang tercinta Hamil dan melahirkan Sayidah Fatimah Az Zahra sebagai sumber Genetic Suci yang adalah merupakan Program Allah SWT, untuk Pengawalan RisalahNya sampai Yaumil Kiamah.

Sedikit komentar buat saudara Tasripin Adiwijaya,

Pengkhususan al-Qurba pada ayat dengan Fathimah, Ali dan anak mereka radhiyallahu anhum sangat tidak mungkin. Karena ayat ini Makkiyyah, dan Ali menikahi Fathimah di Madinah. Nikah aja belum, apalgi punya anak.

dan Cukuplah pakar Ulama Tafsir yang memberikan tafsiran atas ayat ini,

Al-Imam Ibnu Katsir berkata,

"Katakanlah wahai Muhammad kepada orang-orang musyrikin dari kalangan kafir Quraisy: aku tidak meminta atas penyampaian dan nasehat ini kepada kalian berupa harta yang kalian berikan kepadaku, tapi sesungguhnya aku memohon kepada kalian supaya menghentikan gangguan kalian terhadapku dan biarkanlah aku menyampaikan risalah Tuhanku, jika kalian tidak menolongku maka jangan menggangguku, karena antara aku dan kalian memiliki hubungan kekerabatan" -selesai-

Ust. Khairullah, pengurus Koepas

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More