Warga Gaza Menolak Syiah

Sebagaimana yang kita tahu bahwa pemuda-pemuda Palestina menjadikan tembok-tembok bangunan sebagai sarana informasi yang sangat efektif untuk memompa semangat jihad mereka, bahkan bisa dikatakan tidak ada tembok di kota Gaza yang tidak dipenuhi dengan syiar-syiar jihad, namun kali ini berbeda, tembok di jalan-jalan kota Gaza dipenuhi dengan ungkapan-ungkapan yang menunjukkan bahwa betapa rakyat Palestina menolak adanya Syiah di negara mereka, mereka memakai ungkapan para ulama untuk menunjukkan wajah Syiah yang sebenarnya.

Berikut ini beberapa foto tembok kota Gaza yang dipenuhi tulisan menolak Syiah, 

 

Terjemahan Gambar: Rafidhah itu Kelompok kufur dan murtad, semoga Allah dan Rasul-Nya memerangi mereka.

 

Terjemahan Gambar:Rafidhah (Syiah) Sekte Kufur dan Zindik, (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)


Terjemahan Gambar:Rafidhah (Syiah) Sekte Kufur dan Zindik, (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)

Jika Iran atau Hizbullah membantu rakyat Palestina menyerang Israel maka kita harus mendukung mereka, kita harus bedakan mana siasat politik mereka dan mana akidah mereka, karena jangan sampai isu Gaza-Palestina ini mereka manfaatkan untuk menjual Iran dan Syiah, sesuai dengan fatwa Syekh Yusuf Qardawi berikut ini, 
"Kelompok Sunni ini tidak menghiraukan semua akidah Syi’ah yang batil ini. Kelompok ini hanya melihat sisi politiknya saja sebagai buah dari Revolusi Imam Khumaeni. Di antara yang menonjol adalah Iran berani menantang Amerika Serikat dan anak emasnya Israel. Hal ini dibuktikan dengan adanya kelompok pejuang Hizbullah (Syi’ah) di Libanon yang perang melawan Israel pada musim panas tahun 2006 M.
Oleh sebab itulah, kita harus diam saja dan jangan membicarakan madzhab mereka (Syi’ah) dan akidah mereka. Juga strategi mereka untuk menumpas masyarakat Sunni dengan persiapan dana jutaan bahkan milyaran dollar Amerika yang ditunjang dengan orang-orang yang sudah terlatih dan siap berperang, pada saat Ahlu Sunnah tidak memiliki pertahanan sedikit pun. Realita ini persis dengan pertanyaan yang ditanyakan oleh saudara penanya, ”Sesungguhnya para ulama Ahlu Sunnah tidak membekali ilmu yang memadai untuk membendung Syi’ah dan mereka membiarkan dada para pengikut Ahlu Sunnah terbuka sehingga menjadi sasaran empuk anak panah dari kanan maupun dari kiri.”
Saya melihat di sini bahwa kita harus bisa membedakan mana siasat politik mereka dan mana ajaran atau akidah mereka. Kita hanya mendukung dari sisi politik mereka melawan Amerika dan Israel. Kita juga hanya mendukung Iran dari sisi pengembangan nuklir dan kita akan menolak segala bentuk intervensi  atas hak mereka di dalam pengembangan reaktor nuklir. Kita juga berdiri dengan segala kekuatan kita untuk melawan Amerika jika mereka melakukan serangan militer terhadap Iran. Inilah yang saya terangkan dengan sangat jelas, alhamdulillah. Saya katakan, ”Kita akan melawan Amerika jika Iran diserang!” Ucapan saya ini telah disiarkan oleh stasiun tv milik Iran. Mereka memuji saya dalam hal ini dan mengucapkan ucapan terimakasihnya melalui telepon. Perlu dicatat, saya tidak mengucapkan kecuali sesuatu yang saya anggap sebagai kebenaran!
Saya pun mendukung tentara Hizbulloh pada saat mereka perang melawan Israel. Saya juga telah membantah fatwa salah satu ulama senior Saudi yaitu Syaikh Jibrin di dalam program TV Aljazeera yang bertajuk “Syariah dan Kehidupan”. Di dalam buku ini pun ada fatwa mengenai masalah ini.
Yang jelas,  resistensi kita terhadap ajaran Syi’ah tetap ada, dan sikap kita tidak berubah terhadap pokok-pokok ajaran mereka. Demikian pula sikap saya tetap tegas menolak segala bentuk penyebaran ajaran Syi’ah ke tengah-tengah Ahlu Sunnah!"
(Fatwa Syekh Yusuf Al-Qardhawi Tentang Syiah, MIUMI, Penerjemah: Ust. Dudung Ramdhani, Lc, Editor: Fahmi Salim, M.A, Hal. 14-15)

(Muh. Istiqamah/lppimakassar.com)

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More