Pengkhianatan-pengkhianatan Syiah Sepanjang Sejarah

 http://bolehjadikiamatsudahdekat.com/baru/images/stories/virtuemart/product/pengkhianatan2%20syiah%20(1).jpg
Sejarah adalah kumpulan peristiwa masa lalu yang merupakan gudang informasi tentang segala hal positif maupun negatif. Kekayaan sejarah menjadi asset umat manusia untuk belajar banyak hal tentang kehidupan. Maju dan mundurnya suatu bangsa atau peradaban sangat bergantung sejauh mana sejarah itu digali. Megahnya bangunan sejarah karena ada perancang dan pelaksananya. Robohnya bangunan sejarah karena ada penghancurnya, baik internal maupun eksternal. Demikian pulalah yang terjadi pada sejarah peradaban Islam.
Sejarah Islam telah ditulis dan dibukukan oleh sejarawan muslim dan non muslim. Di antaranya adalah buku History of Civilization karya Will Durant, Tarikhul Umam wal Muluk karya Ath-Thabari, Tarikhul Islam karya Adz-Dzahabi, dll. Penulisan sejarah lebih banyak bersifat pemaparan kronologis dan sedikit yang bersifat analitis seperti kitab Marwiyat Abi Mukhnaf fi Taarikh Thabari karya Dr. Yahya Ibrahim Yahya atau Khuqbatun minat Tarikh karya Utsman Khamis. Adapun manipulasi sejarah ternyata yang paling banyak melakukannya adalah kaum Syiah terutama oleh Al-Mas’udi dalam kitab Muruujudz Dzahab, Abu Mukhnaf dan Saif bin Umar dalam riwayat-riwayat Ath Thabari dan sebagainya.
Manipulasi ini tak lepas dari perilaku kaum Syiah (Rafidhah)sendiri, sehingga serasa berbicara tentang sebuah realitas yang aneh. Dari sisi "genetik" kaum Syiah lahir dari rahim sejarah ummat Islam. Tetapi ekspresi dan eksplorasi kehidupan mereka, terpisah jarak amat jauh dari nilai-nilai standar Islam. Kalau bisa dikatakan, "Mereka itu teman, tetapi sekaligus musuh yang sangat sengit." Sikap apriori kaum muslimin kepada Syiah, bukan tanpa alasan. Sejarah panjang selama ribuan tahun telah memberikan segudang pelajaran berharga. Betapa banyak darah tertumpah, air mata bercucuran, serta penderitaan perih menimpa umat Islam (Ahlus Sunnah), sebagai buah dari pengkhianatan-pengkhianatan ini.
Syiah bertanggung-jawab atas kematian Husein bin Ali Radhiyallahu'Anhuma di Karbala; mereka mengkhianati Khalifah Harun Al Rasyid; mereka membukakan pintu bagi Holako Khan, Kaisar Tartar, untuk menghancurkan Daulah Abbasiyyah di Baghdad; mereka mengkhianati Shalahuddin Al Ayyubi; mereka memusuhi Daulah Saljuk dan Turki Utsmani; juga termasuk pengkhianatan Syiah modern berprilaku seperti muslim; namun dari sikap hati, mereka tak segan menikam, melibas, menindas, serta memporak-porandakan kehidupan umat Islam. Buku Pengkhianatan-Pengkhianatan Syiah, karya Dr Imad Ali Abdus Sami' ini, merupakan dokumentasi berharga yang memuat catatan-catatan kelam seputar pengkhianatan-pengkhianatan kaum Syiah di panggung sejarah Islam.
Sebelum memaparkan peristiwa-peristiwa pengkhianatan Syiah sepanjang sejarah, ada baiknya menjawab pertanyaan penting: Mengapa tokoh Syiah suka berkhianat? DR. Imad Ali Abdus Sami’ memaparkan panjang lebar dalam bukunya “Pengkhianatan-Pengkhianatan Syiah” Tetapi intinya bahwa selain pengikut Syiah kafir karena itu halal darahnya. Hal itu besumber dari akidah mereka.
Sebagai tambahan bukti tahun-tahun terakhir pengkianatan syiah:
1. Kerja sama Iran, Amerika, dan Zionis Israel dalam jual beli senjata yang terkenal dengan skandal“Iran Kontra” sekitar akhir tahun 80an. Iran bersedia membebaskan 52 sandera AS dengan syarat cukup mudah, yakni AS cukup mengirimkan senjata antitank ke Iran guna menghadapi Irak dalam perang Iran Irak. Tim Bush langsung setuju bahkan memberikan tambahan bonus sebesar 40 juta dolar AS. Diantaranya agen Mossad Israel yang terlibat penyaluran senjata AS ke Iran, Ari Ben Menashea yang tanpa diduga memberikan kesaksian, juga dokumen PM Iran, Bani Sadr yang mengindikasikan tentang kehadiran Bush. Bahkan ada yang merinci yang menyebutkan 13 dokumen jual beli senjata antara Iran dan Israel. Anda cari di youtube video para pembesar iran, amerika, israel duduk satu meja dalam pembicaraan hangat cukup membuktikan hubungan itu masih berlangsung sampai sekarang 
2.Begitu pula pembantaian Syiah Irak bekerja sama dengan tentara Amerika. DR. Harits Adh-Dhori melaporkan jumlah Ahlus Sunah Irak yang terbunuh mencapai 200 ribu orang, 100 ribu dibunuh Syiah dan 100 ribu lainnya dibunuh oleh tentara Amerika. Kaum Syiah ketika membunuh ulama dan para khatib ahlus sunah dengan cara sadis memotong-motong anggota tubuh dan mencongkel mata dengan besi panas sebelum dibunuh. Bahkan para pembesar Iran di Qum dan Bashrah menyatakan kalau tidak karena Syiah Kabul dan Baghdad tidak akan jatuh.
3.Begitu pula pengkhianatan Syiah di Bahrain, Yaman(masih ingat akhir desembe 2011, penyerangan mereka di wilayah umat islam ahlussunnah menewaskan puluhan orang di  daerah tersebut, termasuk yang dari Indonesia), Saudi Arabia, Pakistan, dan lain-lain adalah bukti nyata dari kekejaman Syiah.  
Apakah kita akan menunggu mereka beraksi di Asia Tenggara terutama Malaysia dan Indonesia??? 
Perkaya wawasan Anda seputar dunia Syiah dengan buku ini!  

Klik di sini untuk membeli buku ini

Rincian Product

Judul : Pengkhianatan - pengkhianatan Syiah
Penulis : DR. Imad Ali Abdus Sami
No ISBN : 978-979-592-3374
Kategori : Referensi Sejarah & Tokoh
Cover : Soft Cover
Isi : 216
Ukuran : 13.5 x 20.5 cm
Berat : 1000 gr
Harga : Rp 35.000,00
Diskon : 10 %
Harga Netto : Rp 31.500,00

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More