Majalah Iran Publikasikan Karikatur Yang Melecehkan Nabi Yusuf Alaihissalam



Beberapa waktu lalu dunia Islam dikagetkan dengan film The Innocence of Muslims yang menghina Islam dan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Protes dan demonstrasi pun terjadi di mana-mana. Sekarang, giliran majalah Iran, Kayhan, edisi bulan ini yang memuat karikatur yang melecehkan Nabi Yusuf Alaihissalam. Hal ini menimbulkan perbincangan banyak kalangan di situs jejaring sosial.

Menurut laporan beberapa media online, majalah itu memuat gambar yang tidak senonoh tentang peristiwa yang terjadi antara Nabi Yusuf Alaihissalam dengan istri Al-Aziz yang kisahnya secara lengkap dapat dibaca dalam Al-Quran, surat Yusuf, ayat 30 sampai 32. Dalam karikatur yang terdapat pada halaman 49 dari majalah Kayhan itu digambarkan Nabi Yusuf melewati perempuan-perempuan yang ada di rumah Al-Aziz dengan bertelanjang dada di atas sebuah panggung yang berbentuk salib. Di bagian atas halaman 49 itu terdapat tulisan “Zoleykha Fashion Show.”

Beberapa tahun yang lalu, Iran pernah memproduksi serial yang menceritakan kisah Nabi Yusuf Alaihissalam di masa kecil, remaja, dan dewasa. Orang-orang Syiah yang terlibat dalam produksi film itu tidak hanya mengubah syariat Islam dan menebarkan kebohongan dalam banyak hal, mereka bahkan menggambarkan Nabi Yusuf Alaihissalam hidup di zaman Firaun. Parahnya lagi, dalam serial itu Firaun digambarkan sebagai orang yang mengesakan Allah Ta’ala. Lebih dari itu, dalam film tersebut diceritakan bahwa yang menjual Nabi Yusuf Alaihissalam adalah saudaranya sendiri. Melalui serial ini mereka berusaha menanamkan ajaran Syiah kepada para penonton.

Menurut sebagian ulama, memerankan Nabi, Rasul atau sahabat Nabi merupakan hal yang tidak layak untuk dilakukan. Komite Fikih Liga Dunia Islam telah melarang untuk memproduksi film dan serial seperti ini, begitu pula dengan mempromosikannya, memilikinya, menontonnya, mempunyai saham di dalamnya, dan menampilkannya di televisi atau internet. Hal ini untuk mencegah agar para pemeran tokoh di dalam film itu secara tidak langsung melecehkan, menghina, dan merendahkan martabat Nabi, Rasul atau sahabat Nabi yang mereka perankan.


Sumber: Fimadani.com

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More