Imam Khomeini VS Jalaluddin Rakhmat



Dari al-Hukumah al-Islamiyyah karangan imam Khomeini, teks yang di highlight kuning adalah imam Khomeini menyampaikan sabda Rasulullah Saw, bahwa

وإن العلماء ورثة الانبياء. إن الأنبياء لم يورِّثوا دينارا ولا درهما، ولكن ورَّثوا العلم. فمن أخذ منه أخذ بحظ وافر
Dan sesungguhnya ulama itu adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para Nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham, tetapi mereka mewariskan ilmu. Maka barang siapa mengambil darinya, dia telah mengambil bagian yang banyak.
Kemudian imam Khomeini menyatakan : Hadits tersebut shahih.
——————————————-
Flash back ke ceramahnya Prof. Dr.(tanda tanya) Jalaluddin Rakhmat:
Lalu dia (Fulan ibnu Fulan) sambil..menangis… “Tapii emang saya dengar Nabi berkata bahwa para nabi itu seluruh warisannya jadi shadaqoh, nabi itu tidak mewarisi dan tidak mewariskan.
Lalu Sayyidah Fathimah : Jadi, riwayat yang kamu sampaikan itu, menghapus seluruh ayat al-Qur’an ? Bagaimana tentang ayat ini, tentang do’a nabi Zakariya yang berkata : “Berilah kepadaku seorang anak … – Yaritsunii wa yaritsu min aali Ya’quub waj’alhu rabbi radhiyya…Berilah kepadaku seorang anak yang akan mewarisi aku dan mewarisi keluarga Ya’qub, dan jadikanlah engkau ridha kepadanya -. Ini ternyata nabi Zakariya juga mewariskan sesuatu kepada anaknya. Katanya, begitu…Mengapa untuk Rasulullah tidak ada yang diwariskan ? Untuk nabi-nabi Sebelumnya ada ? Terjadilah itu perdebatan, antara Sayyidah Fathimah ..
Itu adalah cuplikan ceramah Jalaluddin Rakhmat tentang tanah Fadak, yang intinya adalah ketika Abu Bakr al-Shiddiq radhiallahu ‘anhu menyampaikan sabda Rasulullah Saw yang intinya adalah para Nabi tidak mewariskan, Jalaluddin menyebarkan dongeng dialog antara Fathimah dan Abu Bakr r.anhuma yang ujung-ujungnya adalah mendiskreditkan posisi Abu Bakr ra, yaitu mengesankan Abu Bakr ra berbohong, yang dengannya menyakiti Fathimah ra sehingga menjadikan Abu Bakr ra termasuk orang yang dilaknat dunia dan akhirat.
Sebetulnya link video diatas dan komen2nya sudah cukup membuktikan bahwa kisah dialog yang disampaikan dalam ceramah Jalaluddin Rakhmat hanyalah dongeng yang mengada-ada. Juga sebagai tambahan telaah, betulkah Fathimah ra marah ? Silahkan disimak disini :
Dan gambar ini hanya menunjukkan bahwa pernyataan ulama-ulama syiah itu saling menampar muka mereka sendiri, dimana dalam hal ini adalah pernyataan imam Khomeini yang menampar muka Jalaluddin Rakhmat.
Oleh: Aditya Riko di wajahsyiah.wordpress.com

1 komentar:

RASULULLAH BERSABDA "BARANG SIAPA BERSAKSI PALSU ATAS NAMAKU, MAKA BERSIAPLAH AMBIL TEMPAT DUDUKNYA DI NERAKA. DISINI SI JALAL DAN KHOMENEI SUDAH MEMESAN TIKET UNTUK JADI PENGHUNI KERAK NERAKA.. SELAMAT BERSENANG2 LAH DENGAN UCAPANMU ITU..

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More