Bukti Jalinan Cinta antara Ahlul Bait dan Sahabat


Untuk gambar yang lebih besar dan jelas, silakan klik kanan dan klik "Open Link In New Tab"

Pernikahan dibahasakan dalam Al-Qur'an sebagai Mitsaqan Ghalidza (ikatan yang kuat), sebuah ikatan yang tidak hanya menyatukan dua orang insan, tapi ikatan yang akan menyatukan dua keluarga besar, akan menyatukan dua kabilah besar. Ikatan ini tidak lahir begitu saja. Ikatan pernikahan lahir karena adanya kecintaan yang terbangun antara dua keluarga besar tersebut. Hanya akal yang rusak yang mengatakan dua keluarga yang sedang bermusuhan rela menikahkan masing-masing anak mereka. 

Apakah anda rela menikahkan anak wanita anda dengan seorang anak laki-laki yang bapaknya merupakan musuh bebuyutan anda? tentu tidak mungkin.

Nah, inilah yang terjadi pada Hafshah Al-Umawiyah, seorang wanita yang lahir dari dua golongan besar, dari dua keluarga besar, Sahabat dan Ahlul Bait.

Ibunda Hafshah yang bernama Khadijah merupakan keturunan Zubair bin Awwam dan Abu Bakar Ash-Shiddq.

Sedangkan Ayahanda Hafshah yang bernama Muhammad Ad-Dibaj merupakan keturunan Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Utsman bin Affan dan Umar bin Khaththab.

Sungguh merupakan ikatan jalinan cinta dan kasih sayang yang terbangun antara keluarga Abu Bakar dengan keluarga Ali bin Abi Thalib, olehnya, pantaskah kita mengatakan bahwa dua keluarga besar itu terlibat permusuhan sengit sampai ke anak cucu mereka, justru fakta membuktikan sebaliknya, dua golongan besar ini (sahabat dan ahlul bait) selalu berusaha membangun cinta dan tali kasih sayang di antara mereka, dengan saling menikahkan anak-anak mereka. Subhanallah.

Lihat juga kumpulan bagan tentang hubungan baik antara Ahlul Bait dan Sahabat dalam daftar berikut,


(Muh. Istiqamah/lppimakassar.com)

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More