Syiah Resmi Dilarang di Seluruh Wilayah Jawa Timur

 

Alhamdulillah, perjuangan MUI Jatim selama 3 bulan akhirnya berhasil. Yaitu perjuangan untuk menjadikan 10 kriteria aliran sesat yang ditetapkan MUI Pusat (2007) dan fatwa MUI Jatim khususnya tentang Ahmadiyah dan Syiah (2012) sebagai acuan pemerintah propinsi Jawa timur dalam mengawasi aliran sesat di seluruh wilayah jawa timur. berikut ini peraturan Gubernur Jaim yang harus disosialisasikan dan didukung. semoga Allah -subhanahu wa ta’ala- membalas kebaikan ulama dan umara` jatim dengan berlipat ganda, dan menjaga mereka dan memberi taufiq sehingga semakin banyak melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat di dunia dan di akhirat, aamiin. (gensyiah.com)

Pergub Pembinaan Keagamaan dan pengawasan aliran sesat di jatim download disini

Pergub Jawa Timur No. 55 Tahun 2012, Tentang Pembinaan Kegiatan Keagamaan dan Pengawasan Aliran Sesat di Jawa Timur.

Pasal 4

(1) Setiapa kegiatan keagamaan dilarang berisi hasutan, penodaan, penghinaan dan/atau penafsiran yang menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama yang dianut di indonesia, sehingga dapat menimbulkan gangguan ketentraman dan ketertiban masyarakat.

(2) Setiap orang dilarang untuk menyebarluaskan dan/atau ikut membantu menyebarluaskan aliran sesat.

Pasal 5

(1) Terhadap Kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Pemerintah Daerah harus segera menghentikan kegiatan tersebut.

(2) Kegiatan keagamaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikategorikan sebagai aliran sesat apabila memenuhi kriteria dan pertimbangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk agama Islam dan untuk agama lain dari majelis agama yang bersangkutan.

Ditetapkan di Surabaya, 23 Juli 2012
Gubernur Jawa Timur

Ttd

Dr. H. Soekarwo


Sedangkan kriteria sebuah ajaran dikatakan sesat yang telah ditetapkan oleh MUI adalah sepuluh poin berikut ini:

10 Kriteria Aliran Sesat Versi MUI Pusat 
 
1. Mengingkari salah satu rukun iman dan rukun Islam
2. Meyakini atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dengan dalil    
    syar’i (Al Qur’an dan Sunnah)
3. Meyakini turunnya wahyu setelah Al Qur’an
4. Mengingkari autentisitas dan kebenaran Al Qur’an
5. Menafsirkan Al Qur’an yang tidak berdasar kaidah-kaidah tafsir
6. Mengingkari kedudukan Hadits sebagai sumber ajaran Islam
7. Melecehkan / mendustakan Nabi dan Rasul
8. Meningkari Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul terakhir
9. Mengurangi / menambah pokok-pokok ibadah yang tidak  
    ditetapkan   syari’ah
10.Mengkafirkan sesama muslim hanya karena bukan kelompoknya
 
 

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More