Negara Iran yang Memalukan Agama Islam


Suatu hakikat yang perlu diakui DUA perbandingan perhimpunan antarbangsa yang dihadiri oleh Presiden Mesir, Dr.Mohammad Morsy dan beliau menyampaikan pidato di kedua sidang ini dalam Bahasa Arab.

Pertama, Sidang KTT Non Blok yang berlangsung di Teheran bulan lalu.

Kedua, Perhimpunan Agung PBB ke-67 di New York, Amerika semalam.

Sidang KTT-Non Blok dicemari dengan terjemahan yang diselewengkan oleh penerjemah Bahasa Parsi dengan sengaja menerjemahkan salah sebagian isi pidat Dr. Mursi. (lihat disini: http://www.bersamadakwah.com/2012/09/iran-palsukan-terjemahan-pidato-mursi.html)

Coba bandingkan dengan negara Kafir, Amerika Serikat, ketika Dr. Mursi yang berpidato dengan bahasa arab diterjemahkan oleh penterjemah PBB ke dalam Bahasa Inggris dengan baik dan benar, tanpa diselewengkan.

Mana yang lebih jujur, amanah dan profesional? Republik 'Islam' Iran atau Amerika yang kafir itu?

Benar kata Syeikh Muhammad 'Abduh, mantan Mufti negara Mesir, "Aku pergi ke negara Barat, aku dapati agama Islam diamalkan di sana tetapi aku pergi ke negara umat Islam, malangnya amalan Islam ditinggalkan oleh penganutnya."


0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More