Ketika Kami Harus Meninggalkan LDII


Kesaksian ini ditulis oleh Rusli Dukalang (Mantan LDII)
PENDAHULUAN
Di riwayatkan Dari Hudzaifah Bin Al-Yaman radhiyallahu anhu beliau berkata : “dahulu manusia bertanya pada rasulullah tentang hal-hal yang baik tapi aku bertanya kepada beliau tenytang hal-hal yang buruk agar jangan sampai keburukan itu menimpaku”.
Aku bertanya :”wahai rasulullah,dahulu kami berada dalam keadaan jahiliyyah dan kejelekkan lalu Allah mendatangkan kebaikan /islam,maka apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekkan?”
Beliau berkata :”ya”
Aku bertanya : dan apakah setelah kejelekkan ini akan datang kebaikan?”
Beliau berkata :”ya,tetapi didalamnya ada asap”
Aku bertanya : “apa asap itu?”
Beliau menjawab :”suatu kaum yang membuat ajaran bukan ajaranku,dan menunjukkan manusia kepada selain petunjukku.Engkau akan mengenal mereka dan engkau akan memungkirinya”.
Aku bertanya : “apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekkan lagi?”


Beliau menjawab :”ya,akan muncul para dai-dai yang menyeru ke neraka jahannam.barang siapa yang menerima seruan mereka,maka merekapun akan menjerumuskan kedalam neraka”
Aku bertanya : “ya rasulullah sebutkan ciri-ciri mereka kepada kami?”
Beliau menjawab : “mereka dari kulit-kulit kita dan berbicara dengan bahasa kita”
Aku bertanya :”apa yang anda perintahkan kepadaku jika aku menjumpai keadaan seperti ini?”
Beliau menjawab :”pegang erat-erat jamaah kaum muslimin dan imam mereka”
Aku bertanya :”bagaimana jika tidak ada imam dan jamaah kaum muslimin?”
Beliau menjawab :”tinggalkanlah semua kelompok-kelompok sempalan itu,walaupun kau menggigit akar pohon hingga ajal mendatangimu
Syarah hadits dia atas :
  • Adalah wajib bagi kita mengenal orang-orang tersesat.ketahuilah,semoga Allah Azza wajalla selalu memberi ketetapan hidayah pada kita dengan mengikuti Qur’an dan Sunnah Nabi Shalallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya.karna mereka adalah generasi terbaik yang pernah ada di muka bumi ini yang mampu menjelaskan kebenaran agar kita selalu mengikuti jalan tersebut.
Allah berfirman : dalam Al baqoroh ayat 100
Dan barang siapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalannya orang-orang mukmin,kami biarakan ia leluasa pada kesesatan yang dia kuasai (dibiarkan bergelimang dalam kesesatan) dan kami masukkan dia kedalam jahannam,dan jahannam itu adalah sejelek-jeleknya tempat
Annisa’ ayat 115.
Dan demikianlah kami terangkan ayat-ayat Al-Qur’an supaya jelas jalan orang-orang yang benar dan supaya jelas jalan orang-orang yang tersesat.al an’am 55.
Islam terancam dari dalam.sesungguhnya racun-racun yang berbisa yang membinasakan dan menghancurkan kekuatan kaum muslimin serta melemahkan gerak mereka bukanlah pedang-pedang orang kafir yang berkumpul untuk membuat makar terhadap islam akan tetapi kuman-kuman yang busuk telah menyelinap di dalam tubuh kaum muslimin yang lambat tapi pasti itulah yang menyebabkan kebinasaan karna hati mereka telah terpaut cinta dunia takut pada kematian.dan itulah asap yang dikatakan oleh Nabi Shalallahu alaihi wasallam dalam hadits Hudzaifah di atas “suatu kaum yang membuat ajaran bukan dari ajaranku dan memberikan petunjuk bukan dari petunjukku”.dalam hadits tersebut banyak hal yang penting bisa kita simak,diantaranya
1.     sesungguhnya asap itu merupakan penyimpangan yang selalu membuat pengkaburan ajaran islam.
2.     yang nampak dan terlihat pada saat itu adalah kebaikan tetapi didalamnya terdapat hal-hal yang membinasakan.lihat dalam shahih muslim Nabi shalallahu alaihi wasallam berkata :”akan muncul manusia-manusia berhati setan”.seakan akan mereka menampakkan kesungguhan didalam memberikan solusi dan maslahat bagi umat.tapi mereka menipu umat dengan gaya bahasa mereka (fathonah bithonah budi luhur).
3.     asap ini mengepul dan terus tumbuh menguasai hingga kejelekkan itu merajalela serta disinilah dai-dai penyesat bermunculan.sehingga umat islam terbelakang menjadi santapan bagi setiap musuh,dan dengan inilah setiap munafiq berbicara dengan mengatas namakan islam.
  • Meninggalkan kelompok-kelompok sempalan.hadits Hudzaifah Bin Al yaman memerintahkan kepada kita untuk meninggalkan kelompok-kelompok sempalan ketika terjadi fitnah dan kejelekkan walaupun keadaannya tidak ada imam dan jamaah kaum muslimin.
  • Nabi shalallahu alaihi wasallam memberikan Solusi dari problematika umat dengan memerintahkan meninggalkan semua kelompok sempalan yang menyeru ke nereka jahannam walaupun dengan harus menggigit akar pohon hingga ajal datang menjemput.

M U Q A D D I M A H
Alhamdulillah,segala puji bagi Allah yang tiada Ilah di sembah dengan haq melainkan Allah.Dia adalah zat yang telah menjadikan agama islam terang benderang di atas agama yang lain,serta Dia pula adalah tumpuan harapan pengampunan dari segala dosa yang membumbung tinggi.berapa jiwa manusia yang telah saya sesatkan,berapa angan manusia saya tukar dengan anga-angan dajjal.
Sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad shalallahu alaihi wasallam dan kepada keluarganya serta para sahabat yang senantiasa mengiringi perjalanan dakwah beliau dan tak lupa pula bagi semua pengikutnya yang mengikuti bimbingannya dengan hikmah.
Menjadi sunnatullah bagi setiap kebenaran akan ada yang memusuhi,bagi pembawa kebenaran akan menghadapi tantangan,dimana setelah kejayaan islam akan muncul beberapa harokah pergerakan yang mengatas namakan dinul islam di tangan mereka,yang tidak mengikuti adalah kafir.mereka mensifati kebenaran beragama hanya berada di tangan mereka.orang yang tidak mengikuti dan mengakui keamiran adalah kafir.paham yang mereka anut telah melewati dari garis ketentuan Allah dan Rasul.sehingga korbannya adalah kaum muslimin itu sendiri.
Ketika KITA berada didalam naungan pergerakan kesesatan maka ada  dia akan membawa agama dengan hawa nafsunya,mengikuti kemauannya tidak mengikuti haluan yang telah di contohkan oleh Nabi dan para sahabat.imbasnya kita akan jauh dan menyesatkan orang tua,saudara,sanak famili dan kerabat,ketika kita telah masuk dalam pergerakan sesat seperti yang selama ini saya geluti.ihwalnya aliran Islam jamaah/LDII yang mempunyai ciri yang sama dengan kesesatan golongan yang terdahulu.dan yang penciplak aliran ini adalah imam Madigolsm (Nurhasan Al-Ubaidah,muhammad sueh Abdudhzohir dan Abdul Aziz Sulthon Auliya’).
Lebih lanjut simaklah penuturan saya selama 12 tahun menjadi DA’Inya aliran ini dalam menyesatkan manusia,serta kenapa kami harus meninggalkan LDII.
. Semoga Allah mengampuni dosa kami...amin
ISLAM JAMAAH
APA ITU ISLAM JAMAAH
Islam Jama’ah adalah suatu nama jamaah sempalan yang sangat identik dengan khawarij. Penisbatan nama ini di ambil oleh pencetusnya dari dalil perkataan Umar Bin khattab yang berbunyi La islama illa bil jamaah.aliran ini dipusatkan di Kediri-Jawa Timur Indonesia tepatnya di Jl HOS CorkroAminoto no 195 Banjaran-Burengan.bangunan mereka sangat nampak terlihat dari menara  dengan ketinggian 99 meter,kemudian menara itu di namakan menara Asma’ul Husna.mereka mengaku-ngaku bahwa jama’ah mereka ini telah mendunia. aliran ini didirikan oleh seorang yang bernama Madigol,karna nama Madigol kurang ia senangi maka sepulang dari makkah di ganti dengan Nur Hasan Al-Ubaidah Lubis al-musawwah, yang menurut pengakuannya bahwa jamaahnya ini telah ada sejak tahun 1941. Namun yang benar Madigol Nurhasan baru dibai’at pada tahun 1961. Kelompok ini berdiri pertama kalinya dengan nama Darul Hadits,katanya dengan nama ini adalah mengabadikan tempat belajarnya Nurhasan.karna terlalu banyak rintangan Lalu kemudian berganti nama menjadi YPID (Yayasan Pendidikan Islam Djama’ah), lalu LEMKARI dan pada tahun 1991 menjadi LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia). Penggantian ini dalam rangka menyesuaikan dengan keadaan dan supaya tidak ketahuan jejak mereka jika mulai timbul ketidaksenangan dan keresahan dari masyarakat.tapi tabir penjelmaan mereka tetap terkuak walau mereka berganti-ganti nama.mereka adalah golongan yang ingin membawa bendera islam,tapi sungguh mereka telah jauh dari apa yang dimaksud oleh Allah dan rasul.Berikut sekilas tentang jamaah mereka.
Sistem Pengajian Sistem pengajian mereka disebut mangkul. Yaitu dalam pengambilan ilmu harus berguru langsung,tidak boleh membaca atau mengamalkan tanpa dasar dari manqul.lain kata manqul pula dalam pandangan LDII adalah bentuk pengesahan amalan.dan bahwasanya kajian hadits dan Al-Qur’an harus memakai isnad. Mereka berdalil dengan perkataan Ibnul Mubarok :Isnad itu bagian dari agama. Kalau tanpa isnad, maka siapa saja akan berkata apa yang dia sukai.Dalam masalah hadits, Nur Hasan Ubaidah mengaku mempunyai isnad sampai ke Imam Bukhari dan Imam-Imam yang lainnya bahkan bersambung sampai kepada rasulullah (lihat kitab sholat versi LDII hal 124). Didalam kitab sholat jelas ditemukan namanya Madigol ada dalam urutan sanad hadits imam At-tirmidzi,lafadz isnadnya sebagai beerikut “Haddatsana Ubaidah ibn Abdul Aziz Haddatsana syaikh Umar hamdan Al-madaniy Al-makiyyu….dan seterusnya sampai kepada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam”.bahkan sewaktu saya belajar di pondok pesantren LDII,guru yang memberikan materi menambahkan nama sanad Imam Imam Mohammad sueh abdudzohir sebelum namanya Nurhasan Ubaidah ibn Abdul Aziz,.Sedang dalam masalah Al-Qur’an, dia mengaku mempunyai isnad sampai ke Ali bin Abu Thalib dan Utsman bin Affan, bahkan sampai ke malaikat Jibril. Dan bagi Siapa saja yang memiliki isnad selain Islam Jamaah dianggap tidak sah dan palsu,karna dalam pandangan jamaahnya Imam Madigol Nurhasan mengakui adalah putra terbaik dan “only one”satu-satunya orang yang berhasil menghafal Al-Qur’an 30 juz dengan bacaan Qiroatus sab’ah dan 49 Hadits sehingga imam Madigol Nurhasan melarang jamaahnya membaca kitab-kitab yang tidak dapat rujukan darinya.atau kitab itu sama dengan yang dimiliki oleh Madigol,maka dengan lancang Madigol berkata “kamu itu belum manqul”. Madigol  berpandangan barang siapa yang berilmu dan beramal tanpa isnad sama saja amalnya tidak sah dan tidak diterima oleh Allah.ketika ada jamaah yang baru mengikutinya dan jamaahnya ini masih  membanggakan ilmu musthalah hadits yang telah dia dapatkan sebelum bergabung dengan Madigol,maka diapun disuruh taubat dan membuang ilmunya itu.
Seiring waktu berputar dan Nurhasan tewas mengenaskan,maka kroni-kroninya mengangkat anaknya sebagai imam Kholifatul Ardhi penerus perjuangan Nurhasan,perjuangannya Nurhsan tetap senantiasa di lanjutkan.tapi sangat di sayangkan katanya”dia tidak sehebat Nurhasan,dan sangat disayangkan Nurhasan tidak mengkajikan kesemuanya kitab,alasannya banyak sekali,mulai dari alasan sanad dan kitabnya hilang di becak,hilang di kerata api,di curi orang dan sebagainya”.tujuannya beralasan demikian adalah agar para jamaahnya tetap memposisikan Nurhasan Madigol sebagai IS THE BEST BE TEACHER IN THE WORLD  atau dengan bahasa jawanya Dadio Gurune Jagad maksudnya perjuangan wajib dimiliki oleh setiap Madigolism(pengikut Nurhasan).selain dari itu Imam Madigolism mengajari hal yang ghuluw atau berlebih-lebihan dalam segala hal mulai dari sesuci sampai dengan memvonis kafir,najis pada orang yang tidak sepaham dengan mereka. Sehingga wajar saja jika ada yang masuk masjid atau rumah mereka, mereka selalu mengepel bekas orang non jamaahnya karena menganggap orang non jamaahnya najis,tidak tau toharoh dianggap membawa najis.Islam Jamaah dan Hadits Nabi Menurut mereka, shahih tidaknya suatu hadits tergantung kepada amir mereka. Sebuah hadits palsu dapat dianggap hadits shahih jika menurut amir mereka hadist shahih.
Sistem Keamiran Menurut mereka,dengan mendirikan kelompok (dikatakan jamaah) dan berbaiat terhadap amir adalah wajib. Dalil-dalil yang mereka gunakan adalah :1. Hadits tentang iftiroq (terpecahnya) umat menjadi 73 golongan. Dan dalam suatu lafadz hasits tersebut Rasulullah menjelaskan hanya satu golongan yang masuk surga yaitu al-Jamaah. Menurut mereka, itulah jamaah mereka yang disebut oleh Rasulullah.2. Sebuah hadits yang menurut mereka diriwayatkan oleh Imam Ahmad, namun ternyata tidak ada. Yaitu hadits :Tidak ada islam kecuali dengan jama’ah dan tidak ada jama’ah kecuali dengan amir dan tidak ada amir kecuali dengan baiat.Itu hanyalah ucapan Umar bin Al-Khatthab yang diriwayatkan oleh Ad-Darimi dengan sanad yang dhaif didalam sanadnya ada perawi majhul dan lemah (lihat silsilah fatawa syar’iyyah karya syaikh Abul-Hasan As-Sulamani fatwa no.39)3. Surat Al-Isro’ ayat 71 Pada hari yang Kami panggil setiap orang dengan imamnya (kitab catatan amalnya), maka barang siapa yang didatangkan kitabnya dari kanannya, maka mereka membaca kitabnya dan mereka tidak dirugikan sedikitpun.Menurut mereka pada hari kiamat nanti setiap orang akan dipanggil bersama imamnya yaitu amirnya. Barang siapa yang tidak punya amir, maka dia akan dikumpulkan bersama orang-orang kafir.
Anggota-anggota Islam Jamaah sangat milit untuk taat kepada amirnya. Mereka berdalil dengan surat An-Nisa ayat 59 :Hai orang-orang yang beriman, taatlah kalian kepada Allah dan taatlah kepada Rosul dan Ulil amri diantara kalian.Menurut mereka hanyalah disebut orang beriman jika telah taat kepada Allah, Rosulullah, dan amir mereka. Tidak cukup hanya taat kepada Allah dan Rosulullah. Jadi perintah Allah sama dengan perintah Rosul sama dengan perintah amir mereka. Bahkan jika mereka berbuat maksiat kepada Allah, bisa dimaafkan dengan cukup pengakuan taubat dalam kertas. Namun jika bersalah kepada amir, maka tidak cukup hanya beristigfar tapi juga harus dengan membuat surat pernyataan tobat (hal ini merupakan menyamai dengan orang-orang Kristen Katolik) dan membayar kafarah yang ditentukan sesuai dengan keinginan amir mereka.
Sistem Penggalangan dana Jalannya kegiatan amir dan para pengurus jamaah mereka yaitu melakukan penggalangan dana dengan menarik sodaqoh wajib dari setiap anggotanya 10 persen dari pendapatan harian atau bulanan. Besar sodaqoh wajib (yang lebih cocok disebut pajak) ini berubah-ubah sesuai keputusan amir, dan setiap anggota tidak sama berdasarkan kekayaan mereka.alasannya dengan infaq 10 persen adalah satu-satunya jalan untuk mensucikan harta,kalau tidak demikian maka sama halnya memakan ayam tanpa dipotong,(sak bulu-bulunya,sak tai-tahinya).selain itu penggalangan dana di dapat dari:
infaq lemparan:infaq lemparan adalah infaq rutinitas yang diadakan selepas shalat jumat,atau pada saat pengajian berlangsung.caranya jamaah-jamaah mengeluarkan uangnya kemudian di lempar di  mana tempat yang ada tim keuangannya.
Infaq jimpitan : adalah beras dari para jamaah yang telah di bentukkan dalam jumlah uang,minimal perorang mengeluarkan infaq jimpitan seharga 3 Kg beras sesuai daerah masing-masing.
Infaq batu bata merah : adalah infaq yang di bebankan pada jamaah satu kelompok untuk merealisasikan infaq batu bata merah sejumlah 10.000 buah.atau dapat di uangkan senilai harga batu bata merah setempat.dan di setorkan ke imam pusat.
Infaq ramadhan dan lailatul qodar :adalah infaq yang di bebankan pada masing-masing jamaah pada saat bulan puasa.setelah terkumpul di setorkan ke imam pusat.
Infaq kas daerah desa dan kelompok adalah infaq yang di tarik setiap pengajian secara subtansial dan di setorkan ke imam daerah.
Infaq dadakan adalah infaq untuk keperluan kelompok yang mendadak.
Infaq hewan kurban adalah infaq yang dibebankan dalam satu kelompok untuk mewujudkan dana kurban senilai 3 ekor kambing per kelompok kemudian di setorkan ke imam pusat.
Dan masih banyak lagi infaq-infaq yang lain.

VONIS KAFIR terhadap orang-orang di luar jamaah mereka Perlu diketahui bahwasanya jenis anggota mereka secara umum terbagi dua, yaitu fanatik (bersifat keras tanpa toleransi) dan moderat yakni sedikit toleransi terhadap orang-orang diluar jamaah mereka.tapi hakikatnya sama. Yang moderat ini biasanya adalah anggota-anggota baru yang mereka anggap seperti muallaf. Mereka adalah simpatisan (penginsaf baru), namun lama-kelamaan juga akan sama seperti yang fanatik Sedangkan yang fanatik, mereka menganggap semua orang yang diluar kelompok mereka adalah kafir. Sehingga mereka tidak mau sholat diimami atau shalat berjamaah di masjid orang-orang yang bukan anggota jamaah mereka. Bahkan mereka menghalalkan mengambil harta orang diluar jamaah mereka asal tidak membahayakan mereka(tidak ketahuan).
Aqidah Mereka sama dengan kaum Khawarij Menurut mereka orang yang melakukan dosa besar kekal di dalam neraka. Dan orang-orang yang tidak membaiat imam mereka adalah kafir lagi najis wajib masuk neraka selama-lamanya. Selain itu mereka mempunyai suatu aqidah yang unik yaitu selalu mengganti dan merubah syariat yang telah ada dalam kitabullah dan sunnah.dan bertaqiyah melindungi dan merahasiakan gerakan imam dan jamaahnya,mereka sangat identik dengan taqiyyahnya orang-orang Syi’ah.atau pula mereka mengikuti jejak sekaligus menjadi penerus nenek moyang mereka,yakni Khawarij.dengan taqiyah atau Mereka menamakannya Fathonah bithonah Budiluhur Luhuring budi Karena Allah. Yaitu bolehnya berbohong demi kepentingan jamaah mereka,melindungi amirnya.kemaslahatan dalam melindungi amir,baiat dan jamaah, Mereka gambarkan dengan dalil kisah Nabi Ibrahim dengan istrinya berhadapan dengan raja kafir.
Sistem Doktrin Ajaran Mereka Kekuatan doktrinnya tertumpu pada ‘Sistem 354′ .dengan 354 ini menjadi simbol sakral buat mereka.Simbol 354 juga sebagai pengenal sesama warganya bila bertemu di kapal,di pesawat di tempat kerja dan lain sebagainya.saking cintanya dengan simbol 354 di abadikan dalam bentuk nomor telepon dan nomor handphone.
354 yaitu : 3 artinya Jamaah, Quran dan Hadits atau Quran Hadits Jamaah
 5 artinya Program lima bab : Mengaji, Mengamal, Membela, Sambung jamaah dan Taat Amir.
4 artinya empat tali keimanan  yang terdiri dari : Syukur kepada Amir, Menganggungkan Amir, Bersungguh-sungguh taat pada amir dan Berdoa untuk kesehatan serta umur panjang sang amir.
Sistim pengajian : sistim pengajian mereka ada pengajian mingguan yang diadakan oleh setiap kelompok-kelompok.minimal pengajian 3 kali dalam seminggu.pengajian mingguan meliputi : pengajian kelompok,pengajian ibu-ibu,pengajian pengurus dan pengajian muda-mudi.kemudian pengajian desa atau pengajian semua kelompok disatukan dalam satu minggu sekali.dan pengajian daerah yang diadakan satu kali dalam sebulan.materinya adalah kutipan-kutipan atau penggalan ayat dan hadits yang di susun sedemikian rupa tanpa di saring kedudukan hadits apakah itu shahih atau dhoif atau maudhu/palsu.pokonya di campur adukkan dan di bukukan menjadi kitab inti (himpunan).kitab inti ini sangat menunjukan doktrin khusus untuk menjadi anggota Madigol (Madigolism).bisa dilihat di masing-masing kitab pada halaman belakang dengan bertuliskan”TIDAK DI PERJUAL BELIKAN KHUSUS UNTUK INTERN WARGA LDII”(tulisan ini bisa diartikan dalam beberapa aspek).pengertian dari ayat maupun hadits selalu diarahkan untuk kepentingan kelompoknya.
sistim dakwah menjaring pengikut.praktek dalam menjaring orang atau sering dikatakan mencari “penginsaf baru” sangat halus dan manis,apa saja yang di inginkan penginsaf baru  akan mereka penuhi asalkan mau bergabung dalam kelompoknya mereka.dan setelah si penginsaf baru telah menjadi anggotanya maka keaslian mereka tampak.si penginsaf baru mulai menjauhi dan mengkafirkan siapa saja yang tidak sepaham dengan dia walaupun itu keluarganya sendiri.istrinya yang tidak mau ikut di ceraikan.Kita harus berhati-hati terhadap mereka, jangan sampai saudara,kerabat tetangga kita tertipu oleh mereka. Mereka sangat lihai sekali menutupi sifat-sifat mereka yaitu sifat kebencian mereka pada kaum muslimin yang tidak memenuhi ajakan mereka. Manisnya mereka mendakwahi orang awam seakan-akan mereka seperti orang biasa yang mau berjabat tangan dengan orang lain, tidak mengkafirkan orang lain, dan tidak menganggap orang lain membawa najis dan sebagainya. Padahal ini semua adalah tipuan mereka yang mereka sebut dengan bithonah agar bisa merekrut anggota sebanyak-banyaknya.
Atau pula dalam rangka melaksanakan taqiyah (fathonah,bithonah) sering kali mereka berpura-pura membantu korban bencana alam tujuan mereka bukan untuk ke ikhlasan membantu sesama manusia.akan tetapi tujuan mencari simpati agar polemik kejahatan dan kesesatan mereka berharap bisa tertutup dengan melakukan hal itu.dan lebih parahnya lagi berani bersumpah atas nama Allah demi menutupi ajaran mereka.
sistem dakwah di masyarakat : dalam menjalankan dakwah di masyarakat mereka mempunyai dua wajah,wajah yang pertama mereka membawa nama otoritas organisasi LDII dengan berbudi luhur,gaya bahasa di bikin semenarik mungkin,setelah mendapatkan simpatisan maka wajah yang kedua di munculkan yakni di ajarkan tentang hakikat halalnya hidup harus berbaiat dan mengangkat seorang imam.sehingga manusia merasa terbebani oleh dakwah mereka,sebagian ada yang ikut mereka,sebagian pula menolak ajakan mereka.bagi yang menolak di hukumi kafir.
Sistem pengakuan: mereka selalu mengklaim bahwa jamaah mereka adalah yang pertama dan satu-satunya jamaah yang di terima oleh Allah.dengan memiliki 7 fakta jamaah.1. DIBAIAT PERTAMA KALI,2 PEDOMANNYA SUDAH BENAR,3 HANYA SEMATA-MATA URUSAN AKHIRAT 4.SUDAH TERWUJUD DAN BERJALAN LANCAR,5 SUDAH LULUS UJI BAHKAN TERUS BERBUAH DAB BERKEMBANG,6 MAMPU MENAMPUNG SEMUA ORANG,7 NIATNYA KARENA ALLAH.itulah sebabnya klaimer itu membuat kesombongan buat mereka.bahwa mereka adalah jamaah yang diterima amalannya oleh Allah azza wajalla.
PRINSIP-PRINSIP DASAR LDII/ISLAM JAMAAH
Setelah masuk di LDII,akan mengalami penggodokan cuci otak yang katanya sebagai bentuk hijrah dari alam kekafiran menuju alam keimanan.yaitu dalam rangka menjadi jamaah yang bertaqwa,dia harus berbaiat atau mengangkat seorang pemimpin menjadi imamnya.dengan mengangkat imam dalam kaca mata LDII adalah menghalalkan hidupnya,menghalalkan hartanya.selama kita belum berbaiat selama itu pula hidup kita haram.dengan berdalil “Kalau kita berada pada suatu wilayah (negara) minimal 3 orang dan salah satunya tdk mengangkat imam maka di katakan bahwa hidupnya tidak halal (nafasnya harom, sholatnya harom, hajinya harom bahkan jima’nya harom) nah kalo harom semua maka statusnya di samakan dgn org-2 kafir. Dan di katakan Bahwa Presiden bukanlah seorang imam, krn presiden hanya mengurusi masalah dunia aja, tidak pernah mengajak rakyatnya, meramut rakyatnya utk mengaji qur’an hadist (hal ini beda dgn imam kami). adapun dalil yg di gunakan:
a. Tidak halal bagi tiga orang yang berada di suatu daerah kecuali mereka mengangkat salah seorang dari mereka menjadi amir (pemimpin) (HR. Ahmad)
b. Barang siapa yang mati sedang ia tidak memiliki imam maka matinya dalam keadaan jahiliyah (HR. Ahmad)
sehingga siapapun dia,baik dia orang tua,muda,kaya,miskin,ulama,ustadz kalau tidak menetapi jamaah berimam,dan berbaiat pada imam mereka maka hukumnya kafir.dan mati sewaktu-waktu wajib masuk neraka.
Imam dalam pandangan LDII adalah orang yang membawa surga.sering dalam pengajian LDII menasehatkan dalam pembukaannya “kemudian kita bersyukur pol pada Bapak Almarhum kita KH Nurhasan Al-Ubaidah Lubis Al-musawwah.karna dengan beliau kita mendapatkan hidayah,sebab sebelumnya kita khususnya di Indonesia dalam keadaan sesat dan mati sewaktu-waktu wajib masuk neraka.maka kita kewalahan syukur pada Abah (sebutan Nurhasan) karna dia yang membuka pintu surga kita”.
“di katakan bahwa Presiden bukanlah seorang imam, karena presiden hanya mengurusi masalah dunia saja, tidak pernah mengajak rakyatnya, meramut rakyatnya utk mengaji qur’an hadist ini adalah hal sangat mendasar dengan imam kami.”
Maka ini adalah suatu kesesatan tersendiri, sebab doktrin ini mengandung unsur paham sekuler, yaitu pemisahan antara urusan dunia dan agama. Padahal yang benar islam (imam) mengatur urusan dunia dan akhirat.
Doktrin ini juga merupakan kedustaan besar, sebab kita semua tahu bahwa pemerintah kita dengan segala kekurangannya- mengurusi keamanan umat islam, perekonomian, pendidikan, ibadah haji, puasa, pernikahan, pembagian warisan, menjaga kedaulatan negara, dll. Ini adalah bagian dari tugas imamah/kepemimpinan yang mereka jalankan, dan tidak mampu dijalankan oleh imam LDII/Imam Islam jamaah, sehingga lebih tepat bila kita menyebut imam LDII sebagai imam pengangguran.
Saya katakan doktrin ini juga mengandung pembodohan terhadap umat, sebab setiap orang tahu dan menyaksikan sendiri bahwa para imam yang dibai’at oleh kaum LDII (Nurhasan,Abd dhohir dan Abd Aziz sultoh auliya)tidaklah dapat menjalankan tugas utama imamah yang telah disebutkan di atas. Adapun seruan untuk mengaji Al Qur’an dan hadits, maka hal ini bukan hanya dapat dilakukan oleh imam-imaman LDII, akan tetapi dapat juga dilakukan oleh setiap orang yang berilmu, dari para mubaligh, ulama’ dan jamaahnya.
Mereka imam Madigolism(Nurhasan,Abd dhohir dan Abd Aziz sulton auliya) hanyalah imam yang tidak bisa di andalkan untuk keamanan jamaahnya tatkala jamaahnya dalam keadaan bahaya atau diperhadapkan dengan hukum pemerintahan Negara.mereka sangat takut bila institusi underground di ketahui oleh pemerintah,sehingga ada masalah apapun di dalam lingkungan mereka entah berupa penipuan,tindak kekerasan,penganiayaan kesemuanya itu disembunyikan dan diupayakan tidak sampai ketahuan pihak pemerintah.
Kedudukan imam/amir begitu sangat dirahasiakan jangan sampai orang luar(LDII) tahu.dan perlu di ingat LDII hanyalah organisasi yang hanya melindungi kelompok terselubung yang bernegara didalam negara. Sejatinya LDII adalah organisasi jelmaan yang melindungi harokah islam jamaah yang beraliran khawarij (pemborontak).hanya saja mereka belum bersenjata.
SEJARAH SINGKAT DAN ASAL MUASAL KHAWARIJ

Quantcast
Khawārij (bahasa Arab: خوارج baca Khowaarij, secara harfiah berarti “Mereka yang Keluar”) ialah istilah umum yang mencakup sejumlah aliran dalam Islam yang awalnya mengakui kekuasaan Ali bin Abi Thalib, lalu menolaknya dan membangngkang. Pertama kali muncul pada pertengahan abad ke-7, terpusat di daerah yang kini ada di Irak selatan, disebut atau dinamakan Khawarij disebabkan karena keluarnya mereka dari agama Islam dan pemimpin kaum muslimin.
Mereka terkenal dengan ketekunan dalam beribadah, seperti shalat, puasa, tilawah Al-Qur'an, zuhudan beberapa aspek ibadah lahiriyah lainnya yang tidak didapati pada mayoritas sahabat nabi. Namun sayangnya mereka menyimpang dari sunnah Rasulullah Shallallaahu' Alaihi wasallam dan menyempal dari kaum muslimin. Mereka telah membunuh seorang muslim bernama Abdullah bin Khabbab dan merampas binatang-binatang ternak milik kaum muslimin. Inilah bid'ah yang pertama kali muncul dalam sejarah agama Islam dan merupakan amalan yang paling banyak dikecam dalam sunnah Nabi dan para shahabatnya. Tokoh utama merekalah yang pertama kali menyanggah Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wasallam dengan mengatakan: "Berlaku adillah wahai Muhammad, karena Anda belum berlaku adil!" Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam telah memerintahkan kaum muslimin untuk membunuh dan memerangi kaum Khawarij ini. Dan ini terwujud ketika para sahabat keluar bersama Ali bin Abi Thalib untuk memerangi mereka.
Banyak sekali hadits-hadits nabi Shallallaahu Alaihi wa Sallam yang memerintahkan supaya memerangi mereka serta menceritakan ciri-ciri mereka. Hingga Imam Ahmad bin Hambal berkata: "Hadits tentang Khawarij ini dinyatakan shahih dari sepuluh sisi."
Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wasallam bersabda:
Salah seorang dari kalian merasa shalatnya lebih rendah nilainya daripada shalat mereka, puasanya lebih rendah nilainya daripada puasa mereka, tilawahnya lebih rendah nilainya daripada tilawah mereka. Mereka membaca Al-Qur'an tapi tidak melewati kerongkongan mereka (tidak memahaminya). Mereka telah melesat keluar dari Islam sebagaimana anak panah melesat dari busurnya. Bunuhlah mereka dimana saja kamu jumpai sebab telah tersedia pahala yang besar di Hari Kiamat bagi yang membunuh mereka.
Meskipun shalat, puasa dan tilawah Al­Qur'an mereka sangat banyak, ibadah dan kezuhudan mereka teruji, namun Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tetap memerintahkan agar memerangi mereka. Ali bin Abi Thalib telah melaksanakan perintah Rasulullah tersebut bersama beberapa orang sahabat nabi lainnya. Mereka memerangi pasukan Khawarij yang telah menyimpang dari sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan syariat yang beliau bawa."

AJARAN LDII/islam jamaah SAMA DENGAN AJARAN KHAWARIJ

Sejarah khawarij masih ada hingga kini bahkan kian subur marak di bumi kita Indonesia.mereka diam-diam mengatur pergerakan bawah tanah dengan mengusung pemimpin sendiri dan tidak mengakui pemimpin negeri ini secara mutlak.
Seperti halnya dengan LDII yang identiknya ajaran mereka merupakan hasil duplikat khawarij.walau mereka  tidak mau di sebut khawarij.mereka LDII tidak mengakui bahwa presiden adalah imarah kadaulatan.kalaupun mereka mengakui itu hanyalah bentuk taqiyyah/fathonah bithonah(berbohong) untuk melindungi dinasti Madigol.
LDII memiliki sifat dan ciri yang sama dengan Khawarij :
A.mereka membentuk Negara didalam Negara mempunyai presiden/imam sendiri yang di baiat,dan mempunyai gubernur-gubernur/imam daerah serta di Bantu oleh mentrinya.
B.mereka selalu mencari perlindungan keamanan pada siapa yang lebih kuat dan mampu diandalkan menaungi mereka.
·  Khawarij dulu mencari perlindungan di antara dua kubu kaum muslimin yaitu Ali dan Muawiyyah.
·  LDII mencari perlindungan pada Kubu partai mana yang paling kuat.maksudnya suara LDII akan disalurkan kepada partai yang bisa diandalkan untuk kemajuan LDII.
C.mereka mengkafirkan kaum muslimin.
·       Khawarij dulu membunuh kaum muslimin yang tidak sepaham dengan mereka ditanah haruroh contohnya Abdullah Bin Khobab.
·       LDII bisa saja membunuh kaum muslimin tapi mereka belum mampu.jadi hanya sebatas persiapan dengan di latih beladiri rahasia.dan mendoktrin pengikutnya untuk membunuh dengan cara mengkafirkan kaum muslimin di luar kelompoknya.
D.mereka menghalalkan harta siapa saja.
·       Ditanah haruroh kelompok khawarij merampas harta kaum muslimin yang tidak sepaham dengan mereka.
·       LDII di doktrin oleh imam-imamnya menghalalkan mengambil harta orang lain,yang penting tidak ketahuan.
E.mereka sungguh beranggapan telah mendapatkan hidayah dari Allah dan sangat yakin bahwa golongan mereka yang masuk surga.
·       Khawarij dulu pembangkangan pembunuhan pada kaum muslimin tidak dianggap dosa besar.tidak mengakui keabsahan kepemimpinannya Ali Bin Abi Thalib Atau Muawwiyah,kedua-duanya dianggap kafir sehingga mereka ingin mendirikan kedaulatan di haruriyah.bahkan sebelum itu pada saat pembunuhan kepada Ustman Bin Afan yang mereka anggap yang mereka lakukan semata-mata untuk tegaknya keadilan dan merindukan ketemu Allah sehingga mereka mendirikan pemerintahan sendiri.
·       LDII,dulunya Islam Jamaah,sadar atau tidak mereka telah mendirikan Negara didalam Negara.negara yang di pusatkan di Kediri Jawa Timur.dengan mengangkat serta membaiat pada imam Madigol(sekarang Abd Aziz Sulton auliya.).
Penulis berkata : Ilmu tentang manhaj Khawarij di dalam LDII tidak di jelaskan,bahkan saya yakin penuh bahwa jamaahnya tidak tahu bahwa apa itu khawarij,yang mereka tahu khawarij adalah orang murtad “AL-KHOWARIJU MINADDIINA KILABINNAR”(lihat dalam Kitab Ahkam versi LDII) dan saya akui selama bertahun-tahun dalam LDII saya tidak tahu makna dari Khawarij dikarnakan setiap materi hadits tentang pembahasan Khawarij selalu di alihkan pada sejarah dulu,atau paling tidak pembahasan tentang khawarij selalu di langkahi.dan sekarang saya baru menyadari bahwa ada unsur kesengajaan mereka tidak mengkajikan secara ilmiah makna tentang khawarij.akhirnya dangkalnya ilmu kami sehingga merasa sombong bagai katak dalam tempurung.
PEMERINTAHAN LDII/ISLAM JAMAAH DAN TUGASNYA
Imam pusat/amir pusat : adalah sesebutan presiden bagi aliran ini.dan aliran ini mengalami tiga kali pergantian keamiran/imarah. Yang pertama adalah mendiang Madigol Nurhasan Al-ubaidah,setelah dia meninggal dalam sebuah kecelakaan maut maka Putranya mendiang yang meneruskan yaitu Mohammad Sueh Abdudzhohir,setelah Abdudzhohir meninggal kemudian di gantikan oleh saudaranya yaitu Abdul Aziz Sulthon Auliya’ hingga kini Abdul Aziz adalah imam pusat aliran ini.tugasnya dia adalah pimpinan utama sekaligus orang yang mengeluarkan ijtihad aturan dan larangan untuk jamaahnya.
Wakil Empat : adalah wakilnya imam/wakil presiden jumlah personilnya ada empat orang,seiring dengan perkembangan jamaah mereka maka wakil empat ini digandakan menjadi delapan orang.empat orang mengawasi wilayah Timur Indonesia empat yang lainnya mengawasi membantu imam di wilayah Barat Indonesia.berikut nama-nama wakil empat bagian timur : KasmudiAs-Shiddiq,,Sholihun,Abdussyukur dan Eko.sedangkan untuk bagian barat : Edy,Mulyono,Yusuf thohir,abdussyakur.
Kesemuanya berkumpul setiap bulan di minggu pertama,acara yang dimaksud dinamakan daerahan pusat dan berkumpul di markas pusat mereka yang beralamatkan di JL HOS COKROAMINOTO NO 195 Banjaran Burengan Kediri Jawa Timur.untuk wilayah barat Indonesia diadakan di minggu kedua bulan berjalan dijakarta dengan alamat JL Tawakkal NO 11 jakbar,atau di Pondok pesantren Minhajurosydin dekat Lubang Buaya.
Penerobos pusat : adalah departemen-departemen yang setingkat dengan mentri,mereka terdiri dari beberapa unsur sesuai unsur yang telah di tunjuk oleh imam Madigolism,mereka setiap bulan mendatangi jamaahnya di seluruh Indonesia untuk memberikan materi imam,atau sebagai pemantau keberadaan jamaah.
Paku bumi :mereka adalah para Guru utama yang mengajar dan meneruskan aturan imam Madigolism.serta mencetak kader mubalig yang akan di tugaskan keseluruh daerah di Indonesia.
Ulama seratus :ulama yang di jadikan barometer dalam pengambilan ijtihad imam atau pembaharuan hukum (pentaskehan),sebelum hukum itu di jadikan ijtihad imam.
Ulama 313 : adalah talang pati sekaligus barometer tentang keberhasilan jamaah,personil diambil dari seluruh penjuru tanah air kemudian di tempatkan dalam satu tempat di Gading Mangu Perak Jombang,nah selain dinamakan ulama 313,Madigol menamai dengan nama MUHAJIR,menciplak MUHAJIR di zaman Nabi shallahu alaihi wasallam.Muhajir dalah tolak ukur keberhasilan. Madigol berkata,”jadinya muhajir jadinya jamaah tidak jadinya muhajir tidak jadinya jamaah”.
TIM TUJUH : adalah departemen yang di bentuk untuk mengurusi jamaah mulai dari tingkat pusat sampai dengan tingkat kelompok.
IMAM DAERAH : imam daerah adalah sebutan gubernur dalam aliran ini.mereka adalah perpanjangan tangan dari keamiran LDII.Mereka menduduki di tiap-tiap propinsi dan kabupaten dan mempunyai wakil-wakil.Insya Allah nama-nama imam daerah akan di tulis dalam judul yang lain.
IMAM DESA : imam desa adalah sebutan bupati atau walikota dalam aliran ini.mereka perpanjangan tangan dari imam daerah.
IMAM KELOMPOK : imam kelompok adalah sebutan camat dalam aliran ini.mereka adalah perpanjangan tangan dari imam desa.
LDII : LDII adalah nama oraganisasinya,organisasi ini telah menyamakan dirinya dengan organisasi masyarakat yang mempunyai AD/ART.tapi tujuan dari di bentuknya organisasi ini adalah menutupi ajaran Islam jamaah.atau ajaran yang telah dilarang oleh pemerintah.selain dari itu organisasi LDII berjuang untuk menunggangi MUI agar pihak MUI mengeluarkan fatwa bahwa LDII itu tidak sesat.
PENDEKAR ASAD :mereka  adalah pendekar yang megajarkan beladiri yang wajib di miliki oleh jamaahnya.dan silat ASAD ini sangat dirahasiakan.yang pernah saya dengar silat ini untuk membunuh,silat ini adalah silat CIKARET yang sangat di rahasiakan karna yang boleh memiliki ini hanyalah para raja.dan dalam latihan ini sering di doktrin kalimat penyemangat “semua jamaah wajib mengikuti dan mempelajari beladiri ASAD,sewaktu-waktu ini akan di perlukan imam,dan para jamaah harus siap saat bapak imam menekan tombol merah”.tempat pelatihan ini juga harus steril.biasanya mereka latihan di malam hari dan menggunakan masjid sebagai tempat latihan dengan lampu di padamkan.
PERSINAS ASAD :adalah kepanjangan dari persilatan nasional asad,persinas ini di jadikan ajang untuk menarik para simpatisan yang hobi dalam ilmu silat beladiri,mencari bakat tunas yang ujung-ujungnya akan bergabung di golongan mereka.,selain itu persinas di gunakan untuk menutupi silat yang dirahasiakan oleh mereka.
BOLO PENDEM :adalah barisan pasukan bawah tanah LDII/islam jamaah.biasanya bolo pendem ini dikerahkan pada saat  masjid atau kompleks LDII di serang,atau pula situasi untuk mengamankan segala aset LDII/islam jamaah.
KRITERIA ORANG YANG SUDAH DI KATAKAN ORANG JAMAAH
·       sudah berbaiat mengangkat imam..
·       sudah Mengaji Manqul Musnad Mutashil kitab sholat,kitab adilah,kitab imarah .
·       sudah tertib menetapi 354.
·       Sudah dan mampu melindungi kelompoknya dengan berbohong (Fathonah bithonah budi luhur)
·       mampu membayar iuran tiap bulan (infaq persenan)sebesar 10 persen dari harta jamaah.
·       Mampu melaksanakan taat pada imam apapun perintahnya.
·       Harus melaksanakan sholat jum’at di masjid-masjid LDII.
·       Wajib melaksanakan beladiri rahasia (ASAD,ASAD Halus,lambaran dan lain-lain).
·       Harus dan wajib menikah dengan sesama jamaah.
·       harus melaksanakan taubat di hadapan imam atau lewat surat taubat.
·       Wajib menghindar sholat berjamaah dengan kaum muslimin yang diluar kelompoknya.kalau terpaksa supaya tobat.
·       Wajib memvonis kafir pada siapa saja yang tidak mengakui imam dan jamaahnya.
·       Wajib menvonis murtad pada siapa saja yang keluar dari kelompoknya.
·       Wajib menghukumi najis pada apa yang belum di sucikan.
·       Wajib menghukumi najis pada setiap orang yang bukan golongannya.

AWAL PERKENALAN SAYA DENGAN ISLAM JAMAAH/LDII
Awal perkenalan saya dengan islam jamaah. ketika saya masih duduk di kelas tiga SMP,dimana saat itu saya masih remaja yang aktif dalam kegiatan remaja masjid yang berada di sekolah maupun di lingkungan saya. Singkat Cerita ketika  ada tetangga saya yang duluan masuk dalam aliran islam jamaah sebab yang mengajak mereka adalah orang mempunyai kerabat dekat dengan pengurus pusat aliran islam jamaah.mungkin faktor mereka ingin mengajak saya bergabung karena melihat saya giat dalam menuntut ilmu sehingga saya di tawarkan menjadi anggota pemuda mereka.jujur saja ajakan mereka sangat manis,dan saya akui kenapa saya tergiur dengan ajakkan mereka,yang mula-mula saya di ajari mengaji/membaca Qur’an secara cepat tanpa harus melewati pedoman IQRA dan bisa menulis dan membaca PEGON (arab gundul melayu).saya pun tertarik dengan pengajian yang unik tersebut.lama-kelamaan ada tawaran yang lebih menggiurkan yakni “ bagi pemuda-pemuda yang mau meneruskan  pembelajaran manqul akan di berangkatkan ke pondok pesantren kediri dengan biaya di tanggung oleh lembaga aliran itu (LDII) yang dulunya bernama islam jamaah.bukan hanya itu,dengan doktrin yang ditanamkan sejak dini bagi para pemula dijanjikan wajib masuk surga bila sampai berbaiat pada imam dan berjuang bersama mereka.inilah membuat kecenderungan buat saya menjadi Da’inya walau doktrinnya membuat saya semakin jauh dari keluarga.karna dari hasil doktrin yang saya dapatkan “KELUARGA SAYA ADALAH ORANG KAFIR”.sejatinya mereka menggunakan dalil-dalil pendukung gerakan bawah tanah.sehingga saya pun berhasil mereka rekrut berbaiat pada imam mereka,dan memvonis kafir pada keluarga saa yang tidak  mau ikut aliran ini.
 Untuk menjadi  anggota LDII yang milit dengan mencapai ke tingkat baiat harus memenuhi kriteria antara lain :
-        telah menghatamkan Kitab sholat,kitab adilah dan kitab imaroh/keamiran.
-        Aktif dalam kegiatan pengajian mereka minimal 3 kali dalam seminggu.
-        Aktif melaksanakan sholat jum’at di masjid-masjid milik LDII.tapi karna saat itu LDII di daerah saya belum mempunyai masjid maka sholat jum’atnya diadakan dirumah milik tokoh LDII setempat.tidak shalat di masjid umum walau rumah saya dekat dengan masjid.
-        Aktif dan rutin melakukan infaq lemparan (infaq pada waktu mengaji sebagai bukti cinta kita pada LDII).
-        Sanggup mendengar dan taat sepenuh kemampuan (sak pol kemampuan) pada imam.
-        Sanggup membayar infaq persenan.
-        Sanggup menunaikan tobat pada imam ketika kita merasa bersalah.

Setelah disaksikan oleh pengurus islam jamaah/LDII absensi dengan rata-rata aktif dan baik,serta kredibilitas kita dianggap mampu menutupi rahasia islam jamaah,maka saat itu saya di nasehatkan untuk berbaiat.alasannya amalan saya belum di terima Allah karna masih di kategorikan kafir. berdalil“Kalau kita berada pada suatu wilayah (negara) minimal 3 orang dan salah satunya tdk mengangkat imam maka di katakan bahwa hidupnya tidak halal (nafasnya haram, makannya haram,sholatnya haram, hajinya haram bahkan jima’nya haram) nah kalo haram semua maka statusnya di samakan dengan orang-orang  kafir.dengan dalil ini LDII memvonis kafir pada semua manusia yang tidak ikut ajakannya.
Dengan berpegang pada dalil ”  Tidak halal bagi tiga orang yang berada di suatu daerah kecuali mereka mengangkat salah seorang dari mereka menjadi amir (pemimpin) (HR. Ahmad)”,” Barang siapa yang mati sedang ia tidak memiliki imam maka matinya dalam keadaan jahiliyyah (HR. Ahmad)”.mereka tidak segan-segan mengkafirkan,menghalalkan darah dan menghalakan harta kaum muslimin.

saya adalah salah satunya dari beberapa pemuda yang terpilih untuk melanjutkan perjuangan kesesatan bertamengkan Qur’an Hadits Jamaah.dengan menjadi duta utusan mereka dari sulawesi utara.tepatnya tahun 1998 saya meninggalkan rumah untuk melaksanakan hasil pencucian otak dari seluruh institusi mubalig islam jamaah.hasilnya karakter saya berubah drastis,keakraban dengan masyarakat mulai pudar menjadi militansi muda yang harus sanggup menjalankan misi sesuai instruksi dari keimaman islam jamaah,yaitu harus berhasil menyandang mubalig pemberian imam Madigolism mengikuti pendidikan mubalig ala islam jamaah.
Kenapa saya katakan pendidikan ala islam jamaah? Karna selama pendidikan tersebut kita di kungkung dalam lingkaran pendidikan yang saat itu boleh dikata ajarannya lain dari pada yang lain.hanya manqul dan manqul adalah makanan sehari-hari anak santri islam jamaah.tidak di perbolehkan membaca kitab-kitab karangan walaupun kitab tersebut adalah kitab ahlussunnah atau kitab tersebut adalah kitab yang jelas-jelas kedudukannya shohih.namun kalau tidak keluar dari mulutnya sang imam maka kitab itu di hukumi kitab dholalah (kitab menyesatkan).akhirnya dangkalnya ilmu yang kami dapatkan dan yang saya tahu tentang agama hanya sebatas yang diajari oleh sang imam.taat pada imam sangatlah wajib walau ajarannya imam itu berbenturan dengan perintah Allah dan Rasul shalallahu alaihi wasallam.dan itulah kenyataan sekaligus fakta yang saya alami sendiri.

Nah,dalam masa pembelajaran di pondok pesantren Sering pula saya jumpai dalam pondok pesantren pelesetan dan pelecehan kitab suci dan hadits alsannya adalah hiburan dalam kajian yang di berikan oleh ustadz saya saat itu.misalnya ustadz-ustadz didalam memberikan makna pada Al-Qur’an,beliau selalu memplesetkan maknanya dengan sesuatu yang berbau porno seperti dalam ayat Al-Qur’an yang berbunyi Inna nnisaa seharusnya di beri makna sesungguhnya perempuan di plesetkan maknannya dalam bahasa jawa menjadi saktemene bolo pecah (sesungguhnya kaum yang terbelah anunya),atau menjumpai ayat yang berbunyi “ILLA” seharusnya maknanya kecuali di lecehkan dengan bunyi “ah...yang..sayang rambutnya basah ya..habis junub ya?”,atau dalam melafadzkan nama prowi hadits yang bernama abdurrohman di ganti dengan nama Enindreksmen,abdurrozaq di ganti dengan abdedededek,Ibni Ajlan diganti menjadi ngibing ngacengan anunya.atau pula ayat yang seharusnya menjadi kabar penakut menjadi lucu akibat pelecehan makna yang di berikan seperti ayat yang berbunyi “ILLA BAGTATAN WAHIDATAN” artinya sebenarnya kiamat datang dengan suara yang sekali tiupan di plesetkan menjadi “datangnya suara kiamat itu hanya sekali dan berbunyi towengweng..weng..weng(suara seperti dalam film kartun).dan masih banyak lagi.

 Mungkin alasannya mereka memaknai seperti itu  diberikan agar santri tidak ngantuk,tidak jenuh,tidak menoton sehingga ayat pun jadi bahan plesetan dan pelecehan.apabila ada yang protes atau ketahuan seperti ini kelakuan ustadz-ustadz mereka,bagian diplomasi bithonah akan menjawab...”oh..itu tidak benar,itu fitnah..” atau “oh...itu oknum ustadz,maklum mereka juga manusia”.
Penulis bertanya :”kalau memang itu hanyalah oknum,maka mengapa oknum ustadz terlalu banyak,bahkan hampir di setiap pondok pesantren,tempat-tempat pengajian mereka sering di jumpai hal demikian”.Itulah sebabnya menjadi tanda tanya buat saya,ketika menjadi santri islam jamaah menjumpai hal yang demikian.

Adalagi,ketika santri akan melaksanakan seleksi ujian akhir mubalig (test kediri-test kertosono),dimana para santri akan di uji ketaatannya pada imam dengan cara yang menjijikkan yaitu masuk ke septiteng (tempat pembuangan tinja),sambil wakil imamnya (DMC) memperhatikan santri dan berkata “anggap saja menggendong bidadari surga,dengan taat imam pasti surga”.santri pun seolah-olah terhipnotis tanpa berkata-kata santri pun masuk ke kubangan menjijikkan.

Selepas ujian test akhir mubalig tahun 1999 saya di tugaskan oleh imam Madigolism ke beberapa daerah dengan membawa bekal ilmu Madigolism.inilah beberapa daerah yang saya datangi : daerah Buton Sulawesi Tenggara tepatnya di Mawasangka pada tahun 1999-2001 disana saya telah dinantikan oleh imam daerah,kemudian dilanjutkan di Medan -Sumatera Utara tepatnya di Sibolga dan Nias pada tahun 2001-2002,kemudian di tugakan kembali di Jakarta Utara tepatnya di Cilincing 2002-2003,terakhir di Kalimantan Timur Balikpapan tepatnya di Sepinggan Kompeks Bandara tahun 2003-2005 dan selebihnya di daerah saya sendiri di sulawesi Utara tepatnya di Bitung dan Gorontalo tahun 2005-2008.
AWAL KERAGUAN SAYA PADA LDII/ISLAM JAMAAH
Semasa di kalimantan saya sudah merasa ragu dengan ajaran LDII,ceritanya ketika itu LDII mengundang pihak MUI balikpapan untuk mengisi acara pengajian rutin LDII(daerahan total).tujuan pengajian ini adalah bentuk kebohongan LDII menutupi ajaran kesesatan mereka setelah mencuatnya aliran-aliran sesat yang di munculkan dalam media massa termasuk salah satunya adalah LDII dalam daftar aliran sesat itu.singkat cerita,ketika pengajian tengah berlangsung didalam masjid Baitil a’la berlantai dua tepatnya didaerah sepinggan sekitar 200 meter dari Bandara,para jamaahnya dinasehati oleh para pengurusnya”anggap saja mendengar radio rusak”.maksudnya apa yang di paparkan oleh pihak MUI jangan di ambil pusing,karna tujuannya LDII adalah memburu kehalalan dari MUI tentang frasa kesesatan LDII yang berkembang.
Tidak hanya itu kesesatan dan pendangkalan aqidah yang dilakukan oleh LDII,ketika waktu shalat dzuhur di kumandangkan,para pengurus LDII beralih lagi taqiyahnya.karna polemik berkembang bahwa LDII tidak mau shalat berjamaah jikalau yang mengimami mereka itu adalah non LDII.maka para pengurus mempersudikan kira dari pihak MUI mau mengimami jamaah LDII dalam melaksanakan shalat berjamaah.taqiyah pun berhasil,setelah shalat dzuhur pihak dari MUI menyatakan (tapi ucapan ini saya kutip dari pimpinan daerah,karna saat itu posisi saya ada di saf yang paling belakang) “ternyata LDII itu tidak seperti apa yang di isukan,LDII mau kok shalat dengan orang non LDII”.dan MUI pun pamitan.
Pengurus MUI belum sempat naik ke kenderaannya,tingkah keaslian Islam jamaah pun terlihat jelas dalam LDII yang selalu mengaku tidak ada kaitan dengan islam jamaah.saat itu para pengurus memberi instruksi untuk mengulang kembali shalat dzuhur dengan cara di bagi beberapa kelompok,ada yang melaksanakan shalat dzuhur berjamaah di lantai dua,ada pula yang shalat dzuhur sendirian ada pula yang pulang kerumah mengulangi shalatnya di rumah,semua itu dilakukan karna mereka beranggapan shalat yang dimami oleh non LDII hanyalah sia-sia,batal,tidak sah dan sebagainya.tinggal saya sendiri yang tidak mengulangi lagi shalat dzuhur.
Dalam hati saya bertanya”sampai kapan LDII akan terus begini,sampai kapan taqiyah ini berakhir,sampai kapan LDII betul-betul mau bergabung shalat berjamaah dengan kaum muslimin”?saya sangat merindukan hal itu.tapi itu mustahil bagi LDII tidak akan berubah sesuai doktrin yang tajam.”lima bab tidak akan dirubah sampai hari kiamat”.
Desember 2008 adalah akhir perjalanan saya di LDII dan bertobat dari dosa penyesatan aqidah yang saya lakukan selama bertahun tahun.walau LDII memvonis murtad kepada saya sekeluarga.
HASIL KEBOHONGAN SAYA MENJADI MUBALIG MADIGOLISM
Taqiyah atau berbohong menyembunyikan sesuatu yang akan mendatangkan bahaya pada diri kelompok adalah suatu kaidah wajib yang di miliki oleh setiap Madigolsm/pengikut madigol.hal itu adalah yang sangat mendasar dalam doktrin.
Dalam aliran LDII/islam jamaah taqiyah dikenal dengan bahasa “Fathonah,Bithonah Budi luhur”.apalagi saya yang pernah menjadi mubalignya.dalam dunia dakwah selama saya dalam LDII selalu berbohong kesana-kemari,dan bila berhasil membohongi/mengelabui adalah kebangganan tersendiri dan oleh imam menjanjikan wajib masuk surga dalam melindungi jamaahnya. Seperti halnya yang saya lakukan dibeberapa daerah di indonesia,tatkala LDII mengalami desentralisasi dari masyarakat dan tokoh agama,maka saya yang di perintah oleh imam untuk melakukan taqiyah melindungi imam dan jamaah yang sebelumnya imam dan jamaah LDII saya anggap pintu jalan masuk surga selamat dari neraka sesuai dengan doktrin imam Madigolism.
Seperti halnya yang saya lakukan di bebepa daerah,merasa bangga mengelabui MUI dan tokoh agama serta tokoh masyarakat yang mana mereka telah mendapatkan berita bahwa LDII itu sesat. lewat buku-buku yang narasumbernya adalah mantan dedekot islam jamaah yang telah bertaubat.saya pun berargumen taqiyah melindungi dan melakukan sesuatu hal agar LDII tidak di cap sebagai aliran sesat.
Didaerah Nias-Sumatra Utara contohnya,ketika saya di perhadapkan dengan tokoh agama dari Muhammadiyah dan NU serta MUI yang meminta  jawaban tentang kesesatan LDII.tokoh agama bertanya :”apakah LDII itu mengkafirkan kaum muslimin di luar kelompoknya dan memvonis neraka bagi yang tidak  mengakui jamaah dan imamnya?”.sayapun menjawab :”oh..itu tidak benar,itu fitnah,kalau LDII menvonis semacam itu saya katakan LDII,Muhammadiyah,NU dan MUI,serta lainnya masuk neraka juga kalau tidak menetapi Qur’an dan Hadits!”.
Mereka pun manggut-manggut dan berkomentar seolah saya berhasil membodohi mereka “berarti buku yang berjudul FAHAM dan ALIRAN SESAT DI INDONESIA yang memuat tentang LDII adalah keliru”.untuk mematahkan prasangka mereka tentang kesesatan LDII saya pun berkata”kita tidak usah menyalahkan buku itu,yang penting saya berani bersumpah bahwa ajaran LDII tidak pernah memvonis kafir,najis dan sebangsanya pada selain kelompoknya.tapi jauh didalam hati saya menertawai tokoh agama yang terperangkap dalam jaring taqiyah saya.
Dua minggu kemudian dan masih di daerah yang sama,datang pula beberapa tokoh agama yang ingin meminta jawaban dari saya “pak ustadz! Kalau LDII itu tidak sesat lalu kenapa mantan gembong LDII menyatakan bahwa LDII itu sesat menyesatkan’?. Dan saya jawab”baiklah bapak-bapak sekalian! Mungkin yang dimaksud bapak adalah Bambang Irawan Hafiludien(sebut saja BIH),begini pak...saya tidak menyanggah kalau BIH itu adalah mantan petinggi LDII (saat itu masih bernama islam jamaah).kejadian ketidak senangan BIH kepada LDII karna dalam setiap musyawarah pusat BIH mengusulkan LDII itu didaftarkan juga sebagai ormas politik bukan sekedar ormas islam saja.gambarannya seperti Muhammadiyah punya partai PAN,NU punya partai PKB.tapi usulannya BIH selalu di tolak mentah-mentah oleh LDII,nah siapa yang tidak akan merasa sakit hati kalau seseorang sebagai petinggi namun suaranya tidak pernah di ambil,singkat cerita inilah yang membuat BIH sakit hati pada LDII.dan alasan LDII tidak mau mengambil usulan BIH karna hanya akan memecah belah LDII,lihat saja NU tadinya bersatu akhirnya bertikai setelah mereka mendirikan partai sebagai politik,maaf....coba perhatikan saja kenapa PKB menjadi dua kubu,kubu Alwi shihab dan kubu Matori Abdul Jalil.dan tidak sampai disitu saja,BIH ingin keluar dari LDII dan sangat berharap bahwa sebagian jamaah LDII akan ikut dengan dia.tapi ternyata tidak sesuai harapan BIH, jamaah yang diharapkan tidak satupun mengikuti jejak beliau meninggalkan LDII.akhirnya sakit hati pun bertambah dan mulailah BIH menulis buku fitnah terhadap LDII seperti buku yang ada di tangannya bapak-bapak sekarang”.dengan suara yang meyakinkan saya bertanya lagi”apakah bapak-bapak masih kurang puas? Silahkan bertanya lagi pada saya,insya Allah saya akan menjawabnya!”.
Dan akhirnya mereka tidak lagi menganggap LDII sesat.bahkan kalau diantara mereka memliki buku yang serupa tidak mereka gubris seperti sedia kala.parahnya di antara mereka ada yang mau ikut islam jamaah.
Didaerah Jakarta Utara ketika itu saya menjadi mubalig pribadi di keluarga pak Baso Mappatunru(pak Baso adalah orang yang saya ajak masuk ke islam jamaah).kebetulan beliau dari keluarga yang mempunyai kerabat dekat dengan alim ulama yang ada di jakarta dan sulawesi.sekaligus mertuanya sendiri adalah tokoh agama dari Muhammadiyah,saya lupa nama mertuanya.tapi ceritanya begini,ketika pak haji (sapaan bapak mertua pak Baso) bertanya :”kamu dari LDII yah”LDII yang tak  mau sholat di imami oleh orang non LDII?” mendengar pertanyaan sinis dari pak Haji saya pun melesat meluncurkan rudal taqiyah untuk memecahkan batu prasangka “oh..itu tidak benar pak haji’’! kalau pak Haji tidak percaya beberapa saat lagi kita akan sholat Magrib dan saya minta Pak Haji jadi imamnya”.
Setelah azan magrib saya kumandangkan,pak Haji saya tunjuk untuk jadi imam sholat,dan pak haji pun mengimami sholat.setelah sholat beliau pun bingung dan berkata”kok pak ustadz beda dengan LDII tetangga saya,mereka sama sekali tidak mau sholat berjamaah kalau yang mengimaminya itu adalah orang non LDII.
Taqiyah yang kedua pun meluncur”ohh...begini pak haji...mungkin mereka itu adalah Islam jamaah  yang baru masuk ke LDII,sehingga polemiknya islam jamaah masih mereka bawa ke dalam LDII.
Dengan tambah bingung,pak haji bertanya lagi”emang islam jamaah dan LDII berbeda?”sayapun meluncurkan rudal taqiyah yang ketiga kali”oh..memang beda pak haji,islam jamaah itu adalah aliran yang dilarang oleh pemerintah,sementara LDII adalah organisasi islam yang berupaya menyadarkan anggota-anggota islam jamaah dan berupaya meramut dan mengurusi mantan-mantan islam jamaah agar mereka kembali pada ajaran islam semula.jadi sangatlah wajar bila pak Haji  menjumpai orang LDII yang demikian.
Pak Haji merasa puas atas jawaban taqiyah dan memeluk saya dengan erat dan berkata Insya Allah...Insya Allah...entah apa maksudnya.padahal dari dalam lubuk saya menertawai orang tua itu dan berkata”hmmm hebat kamu Rus...bisa mengelabui tua bangka ini".
Dan masih banyak lagi peristiwa dehidran LDII yang saya tanggapi dengan taqiyah.mengingat semua itu membuat hati saya sedih dan berdosa.
LDII/ISLAM JAMAAH TELAH MEMBUAT KEISLAMAN SAYA KERUH
Semenjak saya berada di LDII kemelut yang saya hadapi sangatlah banyak.mulai hilangnya rasa kemanusiaan,persaudaraan,dan kekeluargaan.saya hanya menceritakan perihal yang terjadi dalam diri saya selama berada dalam cengkeraman LDII.adalah hal yang membuat saya sangat terluka dan menangis ketika saya mengingat satu persatu perilaku saya yang jauh dari keislaman.dari doktrin LDII/islam jamaah telah mengekang rasa kemanusiaan saya.
Ceritanya,ketika kakak kandung saya,”Rahman”mengalami kecelakaan lalu lintas yang membuat jiwanya tidak tertolong dan menjadi sabab kematian Rahman.saya sangat berduka mendengar kabar kematiannya yang tragis.duka yang saya alami saat itu adalah selain saya merasa kehilangan saudara kandung yang baik,saya mearasa duka yang terberat dalam (pandangan saya sewaktu masih di LDII), dia mati kafir karna dalam hidupnya tidak menetapi Qur’an Hadits jamaah serta tidak berbaiat pada imam.
Yang lebih saya sesalkan sekarang adalah sedikitpun saya tidak meramut jenazahnya Rahman,mulai dari memandikan,mensholati,sampai menguburkan saya enggan.karna menurut doktrin yang saya terima selama ini tidak boleh mensholati  atau meramut jenazahnya orang yang mati dalam keadaan tidak menetapi Qur’an Hadits Jamaah terlebih lagi dia bukan orang jamaah yang mempunyai imam di baiati.
sesekali saya melihat jenazahnya yang sementara di mandikan,membuat hati saya tertegun untuk memandikannya.tapi pada saat ingin saya lakukan hal demikian ada seorang mubalighat LDII yang tidak lain adalah  istri saya menegur tindakan saya “apakah kamu tidak tahu?kita orang jamaah dilarang oleh bapak imam mensholati orang yang mati tidak dalam jamaah!”.
Betapa pilu dan sedih ketika saya mengingat kejadian itu.kejamnya doktrin LDII/islam jamaah membuat agama saya jadi keruh.secara manusiawi saya sangat menyesal membiarkan Rahman tidak saya sentuh sedikitpun untuk terakhir kalinya.
Apa yang harus saya lakukan sekarang hanyalah penyesalan yang tidak akan mengembalikan waktu dimana saya bisa meramut jenazah saudara kandung saya.adakah yang bisa mengobati duka ini? Tidak...dan tidak ada....Rahman telah pergi untuk selama-lamanya.tapi saya bersumpah demi Allah aku akan berdiri dan berjuang memerangi Khawarij yang telah membuat saya seperti ini.

GUBERNUR LDII GORONTALO BERBOHONG AGAR SAYA TETAP DALAM JAMAAHNYA
Ceritanya,ketika Pak Irwan telah menyatakan keluar dari LDII,para pengurus Gorontalo mewanti-wanti para Mubalig yang bersamanya akan mengikuti jejak beliau meninggalkan LDII.saya pun di wanti-wanti oleh imam daerah (gubernur LDII bagian gorontalo-)agar tidak mengikuti jejaknya.
Kedustaan yang pertama :imam daerah berani berdusta di dalam masjid,dengan menceritakan kabar dusta pada saya tentang lahirnya Ratu Adil.imam daerah berkata”jamaah kita ini sudah benar,dan sudah teruji.semua paranormal meramal pada tahun 1961 akan keluar Ratu Adil (Ratu kurona) yang akan menyelamatkan manusia dari azab.tidak lain yang dimaksud Ratu Adil itu adalah jamaah kita,imam kita,karna jamaah kita ini melakukan baiat pertama kali pada tahun 1961.dan yang menjadi ratu kurona adalah Imam Nurhasan”.sambil menulis angka di selebaran kertas dengan bertuliskan lafadz ‘1961’ imam daerah berkata “adakah para saudara jamaah tau apa yang dimaksud dengan 1961? Angka itu adalah angka kramat karna walaupun dilihat dari belakang,di jungkir balikkan tetap angka tidak akan berubah posisinya tetap 1961,maksudnya jamaah kita ini walau di bolak-balik,di jungkir balikkan tetap tidak akan berubah ajakkannya,yaitu ajakan mulia dari bapak imam ingin masuk surga selamat dari neraka”.
Kedustaan yang dilakukan adalah sangat tidak pantasnya seorang yang di ulama’kan tiba-tiba membicarakan tentang angka keramat dan telah mempercayai ucapan dukun-dukun tebak.apakah islam mengajarkan demikian?
Kedustaan yang kedua : Saking takut kehilangan mubalig sekaligus pioneer jamaahnya dia berdusta dihadapan saya dengan mengatakan”mas Rusli,tadi malam saya di telepon oleh mas Romy (mas Romy adalah mubalig dan karib saya,dia telah keluar dari LDII).mas Romy ngomong ama saya bahwa dia sudah bertaubat dan mau kembali ke jamaah serta aktif seperti sediakala.jadi amal sholih mas Rusli tidak usah terpengaruh”.
Padahal setelah saya konfirmasi pada Mas Romy membantah dan tidak pernah merasa di hubungi oleh imam daerah “tentang pengakuan imam daerah bahwa Mas Romy mau kembali ke Jamaah dan akan aktif seperti sediakala”.

KENAPA SAYA HARUS MEMILIH KELUAR DARI ISLAM JAMAAH/LDII
Bagi saya sekeluarga berpandangan keluar dari LDII bukanlah pekerjaan mudah seperti mudahnya membalikkan telapak tangan,tapi butuh proses sebab doktrin LDII sangat mengakar pada otak saya telah merambat sampai ke langit-langit kalbu.belum lagi ancaman dan teror yang akan menerpa keluarga saya,karna didalam doktrin LDII orang yang telah keluar dari kelompok mereka berarti telah murtad wajib masuk neraka.termasuk ancaman dari istri saya sendiri yang mengancam “apabila saya berani keluar dari LDII maka lebih baik kita bercerai,jauh-jauh saya ikut kamu,itu karna kita seaqidah dalam jamaah”.namun ancamannya Alhamdulillah tidak membuat saya gentar mencari kebenaran. nasehat demi nasehat yang saya berikan pada istri membuat dia sadar dan mendukung misi saya mencari kebenaran tentang dakwah LDII.
Sekali lagi saya katakan ini adalah perjalanan yang sungguh tidak mungkin buat saya sekeluarga memilih jalan keluar karna selama ini kami sangat fanatik pada LDII dan beranggapan LDII adalah wadah yang benar untuk mencari keselamatan dunia dan akhirat.ternyata anggapan semua adalah dusta,saya dan istri sebagai mantan mubalig-mubalighot (ustadz/ustadzah) merasa telah di bohongi selama ini.bertahun tahun kami berkecimpung di belantara LDII berharap apa yang kami kerjakan sudah sesuai dengan perintah Allah Azza Wajalla,serta menghabiskan waktu untuk mencari dan mengajari pengikut hingga menjadi pengikut Madigol tulen.dan pada saat ini Allah masih memberikan kesempatan dan membuka pintu hati kami serta membersihkan alam pikiran kami yang selama ini telah di racuni dengan doktrin Madigolism atau telah mengikuti pemahaman Khawarij,bertaqiyah (fathonah bithonah) ala Syi’ah,pertaubatan ala Nasrani-katholik,dan perjuangan ala yahudi (zionis).

Alhamdulillah atas petunjuk Allah yang telah membuka pintu hati kami bisa menerima hidayah ini.walau kami harus belajar islam dari dasar lagi membersihkan aqidah yang telah bengkok.itulah yang harus kami jalani untuk membersihkan otak kami yang telah terprogram doktrin madigolism.harapan kami dengan begitu kami lebih tenang dan bermunajat pada Allah Agar dosa kami diampuni terutama dosa-dosa kebathilan yang telah kami jalani semenjak di LDII menganut serta mengajarkan kesalahan pada manusia bertahun-tahun lamanya.
Sekian lama pula kami berada didalam kekeliruan yang menyerupai kebenaran,sehingga ajaran islam yang hakiki tanpa sadar telah kami nodai demi kepentingan dan meraih prestasi yang di bawah oleh Madigol Dajjal Al-kadzaab dalam berlebih-lebihan beramal,bersesuci,menvonis kafir pada orang yang tidak mau ikut,memvonis murtad bagi siapa yang keluar dari LDII,menajiskan kaum muslimin yang diluar kelompoknya dan yang lebih fatal lagi adalah lebih taatnya jamaah pada imam Madigolism daripada taat pada rasulullah shalallahu alaihi wasallam dengan merubah syariat agama yang telah ada.
Dan inilah pilihan kami untuk keluar dari LDII adalah perjalanan yang amat berat,menentukan langkah dengan harus memberanikan diri walau kami harus di vonis murtad,di ancam dan di teror sepanjang hari.
Awalanya perkenalan kami dengan LDII sangat bersih,belajar Qur’an Hadits dan di tawarkan menjadi mubalig memperjuangkan LDII sampai ajal datang pada kami.dan apabila datang yang mengganggu atau mengusik LDII terbayang di benak kami doktrin Madigol membunuh dan terbunuh mempertahankan sesuatu yang kami anggap benar.walaupun yang akan kami bunuh adalah kaum muslimin sekalian.kami seolah menjadi mesin robot yang telah terprogram khusus untuk menjalankan misi Madigol dalam meraih surga bayang-bayang.bersumpah setis menjalani hidup dibawah naungan madigol dengan ber ucap SAMI’NA WA ATHO’NA MASTATHO’NA melindungi imam kami,ajaran kami.walau kenyataan naungan tersebut sadar atau tidak sadar tidak bisa melindungi kami apabila kami di perhadapkan masalah dengan pemerintah.hanyalah taktik berbohong menjadi senjata ampuh kami “anget-anget kebo barongan-barongan mundur”!
Allah Azza wajalla berkehendak baik pada kami yang berjuang membawa agama dengan kedustaan,kami masih diberi waktu untuk bertobat dari semua kedustaan yang kami lakukan yakni berjalan di atas pondasi yang salah,bernegara didalam negara,bermanhaj pada ucapan madigol,mempertaruhkan nyawa melindungi kekerdilan Madigol yang selalu membawa dalil palsu.

Lelah sudah pikiran kami. makanya kami ingin sekali bertobat dengan berusaha taubat dengan taubatan nasuha.

KEGONCANGAN DASYAT LDII
Pada tahun 2008 adalah awal yang tidak baik buat LDII.dikalangan mereka mengalami keguncangan yang dasyat yang imbasnya bagi kami warga LDII,karna Mauludin atau yang lebih di kenal Abdullah Mabrur,beliau adalah wakil dari imam (setingkat dengan wakil presiden) dinyatakan murtad dari agama,sehingga ini yang menjadi bahan ketakutan yang sangat bagi para petinggi LDII,jangan sampai Mauludin mempengaruhi jamaah LDII.
Apa sebabnya Mauludin keluar sehingga beliau divonis Murtad oleh LDII,padahal dikacamata kami beliau adalah sosok yang alim,qonaah dan khusyu’ kok tiba-tiba di vonis murtad.ternyata Mauludin adalah sosok mujadid yang ingin melakukan perubahan aqidah yang salah menuju aqidah salaful ummah.sehingga apa yang beliau terapkan acapkali berbenturan dengan aturan imam Madigolism demi meluruskan pemahaman LDII yang telah berbelok.singkat cerita semua jabatannya di copot dan di jadikan ro’yah biasa (rakyat biasa).
Belum juga tuntas dan petinggi LDII belum juga puas sampai Mauludin haruss angkat kaki dari kerajaan madigolsm,perlahan tapi pasti mereka berhasil mengeluarkan Mauludin dari Istana kerajaan Madigolism,alasannya karna beliau sudah tidak ada jabatan (dapukan) maka seluruh aset,rumah dan yang berkaitan dengan kerajaan harus dia tinggalkan.
Untuk menghindari pembelotan besar-besaran dari jamaahnya,maka sang imam Madigolism memerintahkan kepada seluruh jajaran pengurus pusat (para menteri) untuk melakukan turba (turun kebawah) ke setiap daerah di indonesia untuk memberikan pemantapan dan jangan mengikuti jejak Mauludin sebagai cara antisipasi pembelotan warga LDII mengikuti Mauludin.dikarnakan Mauludin adalah orang yang paling berwibawa dan berpengaruh serta mempunyai ribuan murid yang tersebar luas di seluruh indonesia.jangan sampai murid-muridnya ikut simpati pada beliau sehingga banyak yang keluar dan menjadikan omset infaq persenan bulanan sang imam menurun drastis.

Dan kami diantara sekian ribu muridnya Mauludin yang mendapatkan nasehat imam madigolism agar tidak mengikuti orang yang murtad.bagaimanapun fenomena nasehat yang di lancarkan dari para wakil imam,tidak membuat saya terobati,bahkan saya amat merasa sangat kehilangan dan merasa marah ketika orang memperbincangkan “Mauludin telah Murtad” padahal Mauludin berupaya menjelaskan dan menyadarkan para petinggi LDII yang telah membuat kesesatan.

saya tidak putus asa mencari tahu di mana keberadaan beliau,satu-persatu saya menghubungi kerabat beliau dan pada akhirnya kami berhubungan dengan beliau serta bertanya persoalan yang mendasar sehingga beliau di vonis murtad dan di fitnah.
FITNAH DAN TUDUHAN LDII PADA MAULUDIN

Untuk mencegah pembelotan warga LDII,maka para wakil imam membuat cerita dusta dan tuduhan nista pada Mauludin antara lain
  • Mauludin murtad karna salah niat dan mempunyai keinginan menjadi amirul mukminin setelah meninggalnya imam kedua.
  • Mauludin telah mendirikan jamaah baru sebagai oposisi LDII dengan memiliki kurang lebih 500 pengikut,dan aliran tersebut di nisbatkan pada namanya aliran Mauludiniyyah.
  • Mauludin adalah orang munafiq yang baru ketahuan tipu muslihatnya ingin merusak jamaah,dan sudah sejak lama dia diketahui sering membaca kitab karangan(kitab Non LDII).
  • Mauludin telah terpengaruh dengan kitab-kitab dari arab hingga membuat dia murtad.itu semua karna dia menentang nasehat imam.
  • Pak mauludin lahir sebagai tumbal keamiran.karna di setiap pergantian keamiran ada tumbal.seperti ketika Nurhasan (madigol imam pertama) meninggal maka tumbalnya adalah Bambang Irawan,dan setelah Mohammad sueh Abd dzohir (putra madigol imam kedua)meninggal maka tumbalnya adalah Mauludin,karna kita bisa lihat bersama bahwa Bambang Irawan dan Mauludin adalah sama-sama wakil dari imam.dan sekarang setelah Sulthon Auliya’ (putra Madigol imam ketiga)siapa lagi tumbalnya?.
Hebatnya tuduhan dan fitnah tersebut berhasil mencegah pembelotan jamaah LDII,sehingga ada yang tadinya simpati pada Mauludin menjadi antipati. Bahakan yang lebih parah lagi ikut-ikutan menghina dan mencaci Mauludin.

DISKUSI PERJALANAN HIDUP KAMI SELAMA DI LDII
Kami baru sadar bahwa yang di emban LDII tidak ada bedanya dengan khawarij,dan menjadikan hati kami kian takut di campur rasa bersalah dan ingin sekali berteriak,karna bertahun-tahun kami di bohongi oleh Dajjal Al-kadzzab Madigol yang menjanjikan pada kami untuk ikut bersama mereka dan akan mendapatkan jaminan wajib masuk surga selamat dari neraka.
Saya pun tidak tinggal diam,Pada malam senin bulan Desember 2008 saya berbincang-bincang dengan tokoh serta para mubalig LDII tentang peristiwa yang terjadi pada pak Mauludin. Saya memberikan pendapat pada mereka”alangkah baiknya kita cari tahu berita yang sebenarnya terjadi pada Pak Mauludin,agar kegundahan hati kita terjawab”>sebagian dari mereka menolak dan memberikan alasan “kita TAAT IMAM saja,kita tidak usah mencari-cari sesuatu yang telah di ijtihadkan imam yang jelas Mauludin telah murtad”.tapi malam itu saya berkeliling mencari-cari orang yang sama seperti saya penasaran dalam mencari kebenaran.Alhamdulillah saya bertemu dengan Pak Irwan Taniboya (Mantan Ketua DPD LDII PALU dan  menjadi donatur LDII di Gorontalo) dan Ustadz Romy yang tidak lain adalah menantunya Pak Irwan sekaligus Mubalig desa LDII.di sela-sela pembicaraan saya menyodorkan nomor telepon Pak Hamzah Balikpapan agar dengan nomor itu bisa kita dapatkan info dan melacak keberadaan pak Mauludin.dan Alhamdulillah membuahkan hasil dan kami pun menjalin informasi dengan Mauludin seputar yang terjadi.
Luar biasa informasi yang diberikan membuat kami sangat tidak percaya “kenapa LDII bisa katakan aliran sesat”.padahal selama ini Mauludin yang telah mengajarkan kami kok tiba-tiba berubah haluan seketika.saya pun berada dalam dilema percaya atau tidak percaya.dan tidak semudah itu saya mempercayai agenda kesesatan LDII.jujur saja dalam hati saya mungkin ini yang telah saya nanti-nanti.
Pak Irwan  telah menyatakan keluar meninggalkan LDII sejak mendapatkan informasi itu, mengabarkan pada kami “bahwa dalam bulan ini (desember) bahwa Gorontalo akan kedatangan Ustadz Zulqornain untuk memberikan dauroh ilmiah,kebetulan Ustadz Zulqornain adalah alumni dari Darul Hadits Makkah,alangakah baiknya kita bertanya pada beliau tentang ilmu yang telah kita dapatkan dari LDII,insya Allah ajarannya tidak akan berbenturan karna abah (sebutan untuk Nurhasan Al Ubaidah) termasuk alumni dari Darul Hadits Makkah,jelas mereka mempunyai sanad dan berguru di satu tempat walau mereka belajar dalam waktu yang berbeda.

MASA TRANSISI DALAM MEMILIH
Malam itu di kediamannya Pak Irwan,kami mengundang Ustadz Zulqornain agar dapat meluangkan waktunya untuk memberikan nasehat dan mengajak dialog .tema dalam dialog tersebut mengungkap akar permasalahan LDII,apakah yang kami jalani selama ini sudah sesuai dengan syar’i?.
dan Pertanyaan demi pertanyaan yang telah kami susun sebelumnya sebagai materi perbandingan kami tentang ajaran Nurhasan Madigol.

Sebagai mubalig LDII yang telah sempurna Brain washing menjadi pejuang Madigol,sungguh ada ke khawatiran bagi saya untuk mendatangi acara yang telah menjadi kesepakatan kami bersama dengan Pak Irwan dan Ustadz Romy,”jangan-jangan setelah saya mendatangi acara,saya akan murtad”.dan malam itu saya seperti lebai malang yang tengah  bingung memilih dua sisi.tiba saatnya saya mengambil kesimpulan bahwa kalau yang benar bahwa LDII itu sesat pasti dalam dialog akan ada jawabannya.dan kami berpendapat” kalau memang sama-sama dari darul hadits kenapa nggak! Ilmunya Ustad Zulqornain pasti sama dengan ilmunya Nurhasan.

Rasa takjub kami makin menjadi-jadi pada saat dialog berlangsung,sebab materi yang di perbincangakn membuat masa transisi saya dalam memilih keluar dari LDII kian mantap.


HASIL DIALOG INTERAKTIF KAMI DENGAN USTADZ ZULQORNAIN

Dalam dialog ini waktunya sangatlah panjang dab bila di uraikan satu persatu lewat tulisan ini akan terjadi cerita panjang lebar,namun narasi dari tulisan ini tidak mengubah dari hasil dialog kami bersama Ustadz Zulqornain.berikut dialog tentang LDII kami uraikan :

Kami bertanya : menurut anda apa arti tentang jamaah sesuai dengan syar’i karna di kalangan kami arti jamaah di ambil dari  wa’tashimu bihablillahi jami’an wala tafarroqu(firman Allah Albaqarah 103 : dan berpegang teguhlah kalian dalam tali agamanyanya Allah dengan cara berjamaah),serta dengan hadits yang berbunyi Man aroda buhbuhatal jannah fal yamil jamaah (barang siapa yang ingin hidup ditengah-tengahnya surga maka tetapilah jamaah)?
Penulis menambahkan”dengan adanya dalil di atas sebagai inti penguat ajaran LDII bahwa merekalah yang berhak masuk surga,selain dari mereka wajib masuk neraka karna tidak menetapi dan mengakui jamaah mereka”.
Ustadz menjawab: kata Al-Jamaah itu didalam uraian madzhab para ulama dari dulu sampai sekarang di catat oleh imamul syathi l-Ithisom dan selainnya,itu kembalinya pada lima perkara dan lima perkara ini kembalinya pada dua hal :

Ada yang mengatakan jamaah adalah para shahabat,jamaah adalah kebenaran yang di bawa oleh Nabi,ada ayang mengatakan jamaah adalah As-sawaadul adzam kelompok kaum muslimin terbesar,adalah mereka yang terbesar di masa para sahabat dan yang menyimpang sedikit sekali dan kalau kita mengikuti penafsiran ini,dia akan kembalai ke satu makna yaitu mengikuti Al-Qur’an dan As-sunnah sesuai jalan nabi dan para shahabat.

Ada pendapat lain dari Al-imamul At-thobary : bahwa jamaah adalah kaum muslimin dibawah pimpinan seorang pemimpin negara.
Dan pengertian jamaah itu ada dua yakni jamaatul abdan wa jamaatul haq :
Jamaatul abdan artinya jamaah tubuh,tubuh kaum muslimin semuanya disatukan dibawah pimpinan seorang pemimpin negara.
Dan Jamaatul Haq artinya jamaah kebenaran yaitu Al-Qur’an dan sunnah sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shalallahu alaihi wassallam (dan bila kita menuntut seorang pemimpin jamaah maka rasulullah Shalallahu alahi wasallam menjadi pemimpinnnya. Itulah maknanya jamaah.
Kami bertanya : bagaimana dengan dalil yang di riwayatkan dan di ucapkan Umar Bin Khatthab yang berbunyi La Islama illa bil Jamaah wala jamaata illa bil imarah wala imarah illa bil baiat (tidak dikatakan islam kecuali dengan berjamaah,tidak dikatakan jamaah kecuali berimam dan tidak dikatakan berimam kecuali dengan taat).
Ustadz menjawab : ucapan ini  datang dari Umar bin Khatthab,dari sisi konteks kalimat ini benar,tapi yang perlu di pertanyakan disini siapa itu Al-Jamaah?,kemudian imam itu siapa?.kita tidak memepermasalahkan,betul islam itu harus ada jamaah di dalamnya,dalam artian yang saya sebutkan tadi.jamaah kaum muslimin perlu ada pemimpin negara,dan pimpinan negara sangat besar artinya.dan dia adalah kewajiban yang sangat wajib di dalam syariat.,karna itu tatkala Rasulullah meninggal,para shahabat mengakhirkan untuk mengubur Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam,mereka tentukan dulu pemimpin setelh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam,.dan itu lebih penting daripada menyegerakan menguburkan jenazah Rasulullah.dan semua para shahabat membaiat Abu Bakar As-shiddiq sebagai pimpinan negara yang sah pengganti Rasulullah.

Dan silahkan membaca seluruh buku-buku yang menjelaskan tentang masalah baiat shahabat pada pimpinan,semuanya itu hanya kepada pimpinan negara,tidak ada baiat kepada pimpinan kelompok.
Baca saja dalil apa saja yang dipakai,berdalilkan tentang keabsahan jamaah oleh sebagian kelompok yang memakainya sekarang,seluruh dalil itu hakikatnya kalau dibaca pada konteks riwayatnya itu adalah untuk pimpinan negara atau siapa yang di angkat oleh pimpinan negara.

Kami bertanya : Bagaimana dengan dalil ISNAD,yang ada dalam pembukaan shahih muslim No 32 1/47 Al isnadu minaddin walaula isnadu la qola man sya’a ma sya’a (isnad itu termmasuk agama tanpa isnad manusia akan berkata semaunya sendiri dalam agama).
Penulis berkata : “dengan pengakuan isnad (musnad/manqul musnad mutashil) ini LDII menjadikan isnad sebagai kesombongan dan kebanggaan pergerakan mereka,mengambil ilmu dengan tanpa isnad membuat amalan tidak diterima”.
Ustadz menjawab : “Al-isnadu minaddin walaula isnadu la qola man sya’a ma sya’a
Ini ucapannya Ibnu Al-Mubarok,bukan ucapan Nabi dan bukan ucapan Shahabat,dia adalah Tabi’ut tabi’in.mungkin dia menjumpai sebagian shahabat.Ibnu Al-mubarok berkata Isnad itu dari agama,andaikata bukan karna Isnad,maka siapa yang berkehendak akan berkata apa yang dia kehendaki.
Memang dari sisi periwayatan kalau kita menukil dari hadits Nabi,tidak sembarang orang berbicara,misalnya datang orang berkata”Rasulullah bersabda begini” kan harus ditanya,nah mana sanad kamu kalau kamu mengetahui Nabi bersabda begitu?.

Jadi  makna Al-isnadu minaddin...iay memang itu bagian dari agama,dan kekhususan umat ini.dimana umat islam dijaga AL-Qur’an mereka,dijaga Hadits Rasulullah shalallahu alaihi wasallam itu semua dengan sanad silsilah periwayatan.Rasulullah mengajaarkan Al-Qur’an pada para shahabatnya,rasulullah membaca para shahabat mengikuti bacaan rasulullah.ketika rasulullah membaca,para shahabat memcocokkan bacaan mereka denga nbacaan rasulullah.terus shahabat mengajarkan pada muridnya,terus dan terus sampai hari ini.

Demikian pula hadits Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dan sekarang hadits Nabi telah di mudahkan lewat pembukuan,apalagi kutubussittah (kitab enam),biasanya sisi periwayatan dan sanad,itu sisa menjaga saja,menjaga kekhususan ini dalam artian,adanya sanad dan ijazah kita ambil dari guru,dan guru memberikan ijazah kepda kita untuk meriwayatkan hadits,ini hanyalah sekedar menjaga silsilsah menyambung kita pada rasulullah shalallahu alaihi wasallam.tapi hakikatnya buku-buku shahih bukhari,shahih muslim ini adalah sudah masyur,dalam hal ini cukup orang mengambil perijazahan (lewat kitab-kitab shahih).

Kami bertanya : dan bagaimana tentang thoharoh (sesuci) sebab di kelompok kami kesucian ini semakin lama semakin memberatkan,karna segala sesuatu yang kami pandang tidak/belum di sucikan itu adalah najis,salah satu contonhnya orang di luar kami merek kami anggap tidak tahu mensucikan jadi kita anggap najis,(gerak gerik mereka non LDII dikalangan kami menjadi bahan perhatian,kalau masuk masjid,bekasnya tempat ia sholat di sucikan).


Ustadz menjawab : thoharoh adalah bersesuci,bersuci dengan air,air disebutkan dalam Al-Qur’an dalam bentuk mutlak.firman Allah “kami turunkan air dari langit yang suci. Air yang mutlak dari definisi fiqih empat madzhab adalah air berasal dari asal penciptanya,maka dia turun dari langit(hujan),kemudian keluar dari mata air.walaupun keluar dari bumi,walau dari sebagian bumi ada warnanya kuning keruh,maka ini termasuk air mutlakbahkan ari laut mutlak untuk sesuci. Dan bentuk diterangkan tadi adalah berlebih-lebihan dalam agama.ketika air kejatuhan najis dan merubah sifat.warna dan baunyamaka inilah najis,tapi kalau tidak berubah maka dia bisa digunakan berwudhu.
Pendapat tentang orang kafir itu najis,maka yang najis bukanlah badannya,yang najis adlah keyakinannya.dengan pembahasan tentang ayat “INNAMAL MUSYRIKUUNA NAJS” (sesungguhnya orang kafir itu najis).najsi di sini adalah najis maknawi pada dirinya bukan pada jasadnya.dalilnya ketika Rasulullah menangkap Tsumama (waktu itu dai  masih kafir),dia ditangkap oleh Rasul dan di ikat didalam masjid,andaikata dia najis tidak mungkin dia diikat didalam masjid.ceerita ini masyhur dan panjang.ini dalil menunjukkan orang kafir itu tidak najis,yang najis adalah keyakinannya.itulah maknanya.

Kami bertanya : bagaimana tentang dalil “kullu bid’ah dholalah kullu dholalatin finnaar (bid’ah itu sesat dan sesat itu adalah neraka)”,serta tentang dalil ABALLAHU AN YAQBALA AMALAN SHOHIBI BID’AH HATTA YAD’A BID’ATAHU (Allah menolak menerima amalan dari penyemai bid’ah sampai dia meninggalkan bid’ah tersebut),bahkan dalam dalil lain ada ancaman “amalan ahli bid’ah semuanya hilang seperti rambut yang dikeluarkan dari adonan roti(amalan tak tersisa sedikitpun).denagn berdasarkan ini kami (LDII) mengambil kesimpulan amalan orang mengerjakan bid’ah tidak diterima,jadi sholat yang kami kerjakan dibelakang/berimam pada orang luar LDII pun batal (karna di imami ahli bid’ah) tidak di terima dan tidak sah.

ustadz menjawab : maksud tidak diterima disini adalah amalan bid’ah yang dia lakukan,sebab amalan bid’ah apakah dia mencetuskannya atau dia sekedar ikut-ikutan sepanjang itu tidak ada tuntunan maka dia tertolak.Nabi bersabda : “MAN AMILA AMALAN LAISA ALAIHI AMRUNA FAHUWA RADDUN”(barang siapa yang beramal tidak dibanguna atas tuntunan kami maka itu tertolak).
Dan masalah sholat di belakang ahli bid’ah.bid’ah itu terbagi dua ada bid’ah yang besar yang berkaitan dengan keyakinan dan mengeluarkan pelaku dari keislaman,tapi kalau bid’ahnya yang tidka mengeluarkan orang dari keislaman maka sah sholat dibelakangnya.
Sebagian Ulama berkata”TARKUSHOLATI KHOLFA MUBTADI MUBTADI (orang yang meninggalkan sholat di belakang ahlu bid’ah maka dia termasuk ahlu bid’ah)”.sebab ini tidak pernah dilakukan oleh ulama terdahulu,mereka sholat di belakang imam yang mengakhirkan waktu sholat,mereka tetap hadir sholat karena memang wajib menghadiri jamaah kaum muslimin,tidak diperintah unutk memenggal jamaah.walaupun ada kesalahan yang dilakukan oleh sebagian orang,kita ikut dirinya menjaga jangan sampai nampak di tengah kaum muslimin ada perpecahan,tapi di pelihara tetap hadir sholat berjamaah sambil kita berusaha mengingatkan kesalahannya dengan cara yang baik.mudah-mudahan dia bisa berubah.

Kami bertanya : mohon penjelasan lebih detail tentang maslah keamiran/keimaman,karna kami menklaim bahwa keamiran yang ada pada kami adalah keamiran yang awal “FUW BI BAITIL AWWAL FAL AWWAL”(tetapilah baiat yang pertama maka yang pertama).

Ustadz menjawab : tadi saya sudah menjelaskan,penggunaan imam ini kaitannya siapa yang sah dengan imamahnya dan imarahnya.nah sebelumnya saya menjelaskan tentang imarah dalam safar,imarah dalam mukim,kalau dalam safar (bepergian) itu wajib mempunyai amir,kalai keluaar tiga orang maka diantaranya satu diangkat menjadi amirnya pimpinan safar.kalau keluar tiga orang maka dia antaranya satu di angkat menjadi pimpinan safar.kalau mukim atau hadhor itu tidak dikenal kecuali seperti apa yang saya jelaskan tadi di atas.karna itu orang berdalilkan tentang imarah dan imamaah dengan hadits –hadits safar itu sudah salah,salah dalam pendalilan dan banyak jamaah yang mendoktrin tentang imarah mereka ambil dari hadits-hadits safar”kalau kalian tiga maka angkat satu jadikan amir”.mereka tidak mengetahui tentang lafadz”kalian tiga” posisinya ada dimana,padahal (posisisnya) dalam perjalanan.
Nah kalau di hadhor/m,ukim maka pimpinana kaum muslimin adalah siapa yang diangkat/di sepakati oleh aum muslimin disitu.nah apa makna di sepakati bahwa sesseorang itu sah sebgai pimpinan,didalam (mencari pemimpin)dalam sejarah islam itu dari tiga hal :
1.dengan cara di pilih oleh ahlul hali wa aqli,kita berbicara tentang kepemimpinan negara,negara itu ada wilayah dan kekuasaaanya,negara itu ada rakyatnya.ini berkaitan dengan masalah negara,jadi kalau ada jamaah yang mengatakan dia adalah pimpinan sebutkan mana kekuasaaanya?,pengikut mungkin ada tapi apakah semua rakyat indonesia adalah pengikut.kita berbicara masalah negara,negara indonesia sangat jelas yang mana wilayahnya,rakyat yang berpendudukan,pimpinananya siapa?.sama seperti di zaman nabi shalallahu alaihi wasalam,wilayah kaum muslimin jelas,kaum muslimin pun jelas(sebagai rakyatnya),dan pemimpinnya jelas bahkan pemimpin setelah nabi,maka ini yang dipilih oleh ahlul hali wa aql yakni Abu Bakar As-Shiddiq sebagai pengganti Nabi,kemudian kepemimpinan juga berlanjut kepada Umar Bin Khattab.
2.cara kedua menentukan pemimpin adalah dengan pelimpahan kekuasaan,pelimpahan kekuasaan boleh di lakukan kalau dia di pandang oleh pimpinan bahwa dia cocok untuk menggantikan posisi kepemimpinannya,Abu Bakar pun menyerahkan kepemimpinannya kepada Umar Bin Khattab,dan setelah Abu Bakar meninggal maka Umar resmi menjadi pimpinan kaum muslimin,dan seluruh shahabat membaiat Umar menjadi pemimpin.
3.cara terbentuk kepemimpinan yang sah ini di sebutkan dalam keadaan tertentu,keadaan darurat.kalau ada orang yang menempuh tidak dengan cara islam dalam menentukan kepemimpinan,atau dengan tiba-tiba dia sudah menjadi pemimpin,seperti halnya kita di Indonesia yaitu tidak melalui dengan dua cara dia atas dan semua orang menunjuk ini presiden kita (maka dia sah).ini sama dengan keadaanya sahabat di waktu itu.

Demikianlah beberapa tanya jawab dialog kami dengan Ustadz Zulqornain seputar masalah LDII yang menklaim pimpinan yang sah adalah mereka.

LDII MENTEROR SETELAH KAMI MENYATAKAN KELUAR DARI KELOMPOKNYA

Beberapa hari setelah mengadakan dialog,tekad keputusan saya telah bulat untuk keluar dari anggota Madigolism dan kembali kepada pemahaman Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam dan para shahabatnya.dan setelah resmi saya keluar dari LDII lewat pemberitahuan  secara darurat kepada  pihak LDII,menjadikan pengurus LDII marah dan tidak sedikit dari mereka ada yang mengancam membunuh,menuduh dengan tuduhan keji,dan menteror saya baik secara terang-terangan atu lewat telepon dan SMS.
Kemurkaan LDII benar-benar di tunjukkan pada saya,terlihat sangat jelas pada jamaah LDII yang tadinya mengenal saya dengan baik berubah dengan kebencian yang amat mendalam bahkan tidak mau tegur sapa apa bila berpapasan di jalan.persahabatan menjadi permusuhan,perdamaian menjadi pertengkaran dan sebagainya.
Mereka lebih baik memilih menghindar serta lari bila bertemu dengan saya.seolah mereka ketakutan jangan sampai terpengaruh dan keluar sama seperti saya.
Tapi Alhamdulillah saya masih diberikan ketetapan iman menghadapi perilaku Khawarij dari mereka.
Beberapa pembicaraan dengan mereka sempat saya rekam,dalam rekaman pembicaraan itu jelas terdapat poin-poin tuduhan keji sampai vonis murtad yang di tujukan kepada saya.

BUKTI TUDUHAN KEJI DAN VONIS KAFIR BAGI YANG INGKAR DARI LDII/ISLAM JAMAAH.

Setelah saya keluar dari LDII,banyak orang dari mereka berdatangan menasehati saya agar kembali pada jamaah LDII,tapi tidak satupun mereka yan berhasil mengajak saya kembali pada LDII.salah satunya Iwan Hasan,dia adalah salah seorang pengurus inti di wilayah Sulawesi Utara tepatnya di kota Bitung.
Ketika kabar pengunduran diri saya telah sampai di telinganya,seolah dia tidak percaya dan ingin melihat serta bertanya langsung pada saya “apakah mas Rusli sudah murtad”.
Kedatangannya Iwan Hasan saya sambut dengan gembira,sedianya tamu Iwan Hasan saya layani dan berbincang-bincang dengan rasa penasaran yang sangat.tiba-tiba pembicaraannya yang tadinya hangat berubah menjadi amarah.sambil memegang botol softdrink  (botol minuman dingin) yang akan dia gunakan untuk menghantam kepala saya sambil memaki-maki,menuduh keji dan mengancam akan membunuh saya.karna saya dianggap orang yang paling bertanggung jawab atas jamaah yang telah keluar dari LDII.

Berikut nama-nama jamaah LDII yang telah keluar :
1.Bpk H.Irwan Taniboya
Beliau adalah Mantan Ketua DPD LDII PALU dan sekaligus pembesar LDII didaerah itu.sekarang beliau  berdomisili di Gorontalo.dan di Gorontalo beliau menjadi penasehat LDII sekaligus donatur andalan dalam pembangunan infrastruktur LDII Gorontalo.
2.Bpk Romy Khusnaeni
Beliau adalah pendekar ASAD (ASAD adalah beladiri rahasia) sekaligus menyandang mubalig.jabatannya adalah ketua Mubalig bagian kota Gorontalo.
3.Bpk Adnan Lakoro
Beliau adalah pengurus dewan sekretaris LDII Gorontalo.
4.Bpk Abdur rahim
Beliau mantan anggota POLRI yang demi memperjuangkan LDII di wilayah Sulawesi Selatan,dia mrelakan jabatannya di berhentikan.
5.Bpk Rony Abaidata
Beliau adalah Mubalig senior dan paling Gethol mengajak orang masuk ke dalam Islam Jamaah/LDII.
6.Bpk Raharjo Sandala
Beliau adalah pengurus harian DPD LDII Sulawesi Utara,sekaligus menyandang tugas sebagai Ketua PERSINAS (silat yang buakan rahasia) Sulawesi Utara.
7.Bpk Zulfikar
Beliau adalah Mubalig bagian Kota Bitung sekaligus Pendekar ASAD.

Kesemuanya nama-nama diatas adalah tokoh penting dalam LDII,kemudian mereka keluar dari LDII.polemik yang berkembang dikalangan LDII bahwa saya yang mempengaruhi sehingga mereka keluar dari LDII.dan polemik itu menjadi amarah bagi LDII terutama pengurus wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.sehingga Iwan Hasan menjadi salah satu dari pengurus yang dengan membabi buta menyerang saya.
Berikut potongan pembicaraan saya dengan Iwan Hasan yang berhasil saya rekam dengan handphone.
Iwan : kamu membikin ide itu no...(ide yang dimaksud disini adalah membuat jamaah LDII murtad).
Rusli : tidak...siapa yang bikin ide seperti itu.
Iwan : Ngoni (kamu ; rusli) itu menjelekkan LDII,nyatanya itu....????
Rusli : itu tidak menjelekkan LDII,(akan tetapi)membenarkan apa adanya.
Iwan : ngana ini sosombong yun,sekarang ngana sosombong,setelah dapa ilmu dijamaah ngana sombong,tapi syukur ngana dapa ilmu,kita akui ngana dulu,dulu ngana bagini bagini.ternyata nagana solewat dari orang-orang yang lebih dari pangana malah ngana jadi jatoh(murtad).
Rusli : tidak...saya tida jatoh,kita(aku hanya) mencari kebenaran.
Iwan : sokere ngana bagini,kita biar miskin tetap dalam jamaah,pokoknya cumasatu yun,yakni betul mati ngana masuk neraka yun,kembali kejalan yang benar yun! Qur’an Hadits Jamaah yang benar yun ! pol-pol torang bakubunu yun sekarang yun! Pemai ngana wey ,sungguh mati yun. (kamu sudah nista sekarang,walau aku miskin yang penting tetap dalam jamaah,ada satu hal yang aku ingatkan bahwa kalau kamu mati wajib masuk neraka,kembalilah kejalan yang benar yun!Qur’an hadits Jamaah yang benar Yun! Kalau kamu tidak kembali ayo kita saling membunuh,pemai;”kata caci maki”,ayo kita saling membunuh ).
Rusli : astagfirullah....jangan marah....jangan marah...
Dan pembicaraan terputus karna durasi rekaman handphone terbatas.
Dan masih banyak lagi rekaman pembicaraan kami dengan pengurus LDII,mulai dari Pengurus anak cabang sampai pengurus tingkat pusat.yang insya Allah akan kami uraikan dalam bab yang lain.serta teror lewat pesan singkat/SMS yang telah kami himpun dan kami tulis sesuai waktu dan nomor pengirimnya.
Semua akan membuktikan bahwa LDII masih tetap sebagai ISLAM DJAMAAH.aliran yang pernah dilarang oleh pemerintah.


.
KETIKA MADIGOL NURHASAN NYARIS DI PERNABIKAN
Nabi adalah manusia MA’SUM yang di utus oleh Allah dalam rangka mengajari ibadah yang benar pada Allah.Saya tidak mengatakan bahwa Madigol Nurhasan adalah seorang Nabi,tapi dalam pandangan jamaahnya dia adalah yang mempunyai karomah dan ma’sum,yang membuka pintu surga,luar biasa (lubis),ahli strategi,ahli diplomasi sehingga setiap ucapan yang keluar dari mulutnya adalah sabda buat mereka.walaupun ucapannya itu berbenturan dengan Qur’an dan Sunnah.saya sebutkan beberapa contoh ketika Madigol Nurhasan mengeluarkan ijtihad “jamaah tidak boleh mencampuri amalannya dengan yang tidak murni contoh
·       sholat berjamaah sedangkan imamnya itu adalah orang luar,karna kalau sampai terjadi maka sholatnya tidak sah,wajib di ulang kembali”.ketika jamahnya melaksanakan sesuai perintah tapi mengalami kendala di tengah masyarakat karna mereka tidak mau sholat dengan orang luar yang akhirnya menjadikan insiden sebab doktrin yang dibawanya.laporan tersebut di ajukan kepada imam Madigolism untuk mencari solusinya,dan ternyata imamnya mengeluarkan ijtihad “tetap tidak boleh sholat dengan orang luar kalau terjadi harus di ulangi”.dalam waktu yang lain berubah lagi “ niatnya di rubah dengan niat sholat munfarid/sholat sendiri”.
Inilah agamanya mereka,seenaknya sendiri merubah-rubah syariat agama padahal pada kitab ahkam (versi kitab inti LDII) disana ada Hadits yang menyatakan sholat wajib itu wajib dilaksanakan dengan imam dan berjamaah,tidak dipandang imamnya ini baik (sesuai dengan sunnah) atau imamnya ini pelaku dosa (lihat kitab ahkam hal 91).
Dan ketika ijtihad itu di pertemukan dengan hadits Nabi yang menyebutkan seprti yang diatas maka lahirlah alasan Madigolism ingin mematahkan hadits itu dengan ucapan”sholat dibelakang imam baik dengan imam jair hanya berlaku di zaman Nabi Muhammad,dan sekarang hukum tersebut boleh di ubah,dan yang mempunyai wewenang dalam mengubah hukum adalah keamiran”.
SURAT TAUBAT (S T)
Bagi jamaah Madigol ketika diri mereka telah melampaui batas atau melakukan dosa,entah dosa besar maupun dosa yang kecil.dalam jamaah ini telah saya temui keganjilan yang mendasar ketika seseorang bersalah maka dia akan melakukan beberapa langkah untuk melakukan pertaubatan dengan mengisi FORMULIR SURAT TAUBAT.
Kalau dilihat perbuatan ini sama dengan perbuatan kaum katholik dalam melakukan penyucian dosa.
Kemudian setelah di isi,surat taubat tersebut di serahkan pada imam,lalu imam akan menentukan besar kecilnya kafarah yang akan di tebus oleh jamaahnya yang sedang menjalani pertaubatan,biasanya surat taubat ini di bagi-bagikan menjelang Bulan Ramadhan.dan semua jamaah wajib mengisi formulir itu.form surat taubat itu biasanya di setorkan kepada wakil-wakil seminggu setelah pembagian form.
Jeleknya dalam ajaran seperti ini adalah membuat terumbarnya aibnya seseorang.ketika jamaah ini melakukan hal yang tidak disenangi imamnya maka imamnya tanpa merasa berdosa mengatakan”pantesan dia punya kelakuan yang tidak baik karna dulu saya pernah membaca surat taubatnya isinya begini-dan begini (sambil membeberkan dosa jamaahnya).akibatnya jamaahnya malu dihadapan semua orang.
contoh surat taubat aliran ini :
SURAT PENYAKSIAN TAUBAT
KEPADA YANG TERHORMAT
BAPAK IMAM ABDUL AZIZ SULTHON AULIYA
DI
TEMPAT
BISMILLAHIRRAHMANNIRRAHIIM
ASSALAMU ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH
Yang bertanda tangan di bawah ini kami jamaah :
Nama :Ahmad jibrans
Umur  :35 TAHUN
Alamat : Palu-kelempok Mutiara
Menyatakan taubat kepada Allah dengan taubat nasuha lahir bathin karna Allah serta kami saksikan kepada Bapak Imam Abdul Aziz Sulthon Auliya’ dan dengan memenuhi empat syarat taubat yang sah yaitu :
1.kami mengakui kesalahan kami yaitu ONANI atau Masturbasi.
2.kani mohon ampun kepada Allah dengan kami ucapkan “astagfirullah alladzi lailaha illa huwal hayyul qoyyum waatuubu ilaihi.rabbigfirli watub’alayya innaka anta tawwaburrahiim.Allahumma inni as aluka taubat la ankitsuha abada dan kami minta maaf kepada Bapak Imam Abdul Aziz Sulthon Auliya.
3.kami merasa menyesal,getun kapok tidak akan mengulangi lagi.
4.kami sanggup menunaikan kafarahnya/tebusan dosanya.
Demikianlah taubat kami semoga Allah menerima.Amiin

                                                                        Palu,08,10,2009
                                                            Hormat kami yang bertaubat
                                                                        AHMAD JIBRANS
Setelah itu diserahkan pada imam,maka dalam beberapa waktu jamaah tersebut akan mendapatkan jawaban atau akan di panggil oleh imam untuk merinci dosa-dosanya sekaligus rincian kafarahnya. Contoh :
SURAT RINCIAN KAFARAH TAUBAT
NAMA : AHMAD JIBRANS UMUR 35 TAHUN
TAUBAT ANDA KAMI TERIMA,DAN SEMOGA ALLAH MENGAMPUNI DOSA ANDA
ADAPUN RINCIAN KAFARAH ANDA ADALAH
1.ISTIGFAR 10000 KALI SETIAP HARI MINIMAL 3 BULAN
2.MELAKSANAKAN SHOLAT MALAM BERTURUT TURUT SELAMA 3 BULAN.
3.MELAKSANAKAN SHOLAT TAUBAT DAN SHOLAT TASBIH MINIMAL 3 KALI DALAM SEMINGGU SELAMA 3 BULAN.
4.MEMBAYAR KAFARAH 350.000 SATU KALI KESALAHAN.
5.ATAU MELAKUKAN KERJA BANGUNAN SABILILLAH PUSAT SELAMA 6 BULAN.
Dan masih banyak lagi bentuk dosa dan kafarahnya,yang kalau di taubati bunyi kafarahnya mencapai ratusan ribu sampai jutaan. dikit-dikit kafarah,sampai-sampai menyentuh perempuan yang bukan muhrimnya ada kafarahnya yaitu seharga perangko kilat ditambah shodaqoh 50.000. sangat mengherankan sekali doktrin yang pernah kami geluti agama jadi ajang bisnis bagi imamnya.

Saya pernah bertanya : “bagaimana kalau dosanya itu dilakukan sebanyak100 kali” maka wakil imamnya menjawab”ya..kafarahnya juga berlipat-lipat atau tergantung dari kearifan dan kebijakan Bapak imam”.saya bertanya lagi “lalu dikemanakan uang kafarah itu”.beliau menjawab lagi “itu nggak usah kita pertanyakan yang jelas itu haqnya imam”.waahhhhhhhhh dalam hati saya berkata “pantasan imam dan pengurus kaya-kaya semua padahal mereka tidak mempunyai pekerjaan yang mengimbangi harta mereka”.
Saya Pernah punya pengalaman menemani teman sesama mubalig yang ingin bertaubat.kesalahannya sangat besar yaitu melakukan perzinaan dengan salah satu istri jamaahnya di tempat tugasan.saya sangat kaget ketika keputusan kafarahnya di bacakan yaitu kafarah bangunan sabilillah pusat selama 3 tahun dan mebayar uang kafarah perbulannya 150.000 rupiah.dia pun berkata”mas...kok  taubatnya kok di kredit dgn membayar pajak bulanan”. tertawa sambil berkata”yang penting taubat saya di terima”.
Inilah hasil kenistaan dilakukan oleh imam Madigolsm sampai sekarang,adalah mewajibkan jamaahnya membuka aib dosa dihadapan imam lewat kertas.padahal kalau kita mau mengambil sejarah tentang seseorang laki-laki yang menghadap pada Rasulullah,kita tidak akan tersesat oleh doktrin Madigolsm.ceritanya dalam Hadits Bukhari no 6815 : ketika ada seorang dari kaum muslimin yang menghadap Rasulullah shalallahu alaihi wasallam saat beliau berada di masjid,laki-laki tersebut berkata”wahai rasul...sungguh aku telah berzina”.Kmd Nabi berpaling dari orang itu,sampai tiga kalidan nabi bersabda apa kamu gila?”.
Kalau kita menyimak hadits diatas kalau kita melakukan dosa,untuk mencari upaya pertaubatan tidak dengan cara menceritakan aib kita pada imam,dan andaikata di ceritakan pada imam Madigolism dia tidak bisa berbuat apa-apa untuk menegakkan hukum.
NASEHAT IJTIHAD DAN LARANGAN IMAM KEPADA JAMAAH
Dalam doktrin LDII/islam jamaah selalu di dengung-dengungkan adalah nasehat ijtihad,guna tercapai apa yang dikatakan jamaah 354.dibawah ini saya tuliskan beberapa poin doktrin imam madigolism untuk jamaahnya sekaligus dengan pengertiannya.
55 perintah imam
1.nasehat Imam kepada Jamaah : di anjurkan kepada satu-satunya jamaah menanam tanaman barokah.yaitu turi, besaran, jarak, asam.
Penulis berkata :Yang dinamakan tanaman barokah di atas adalah symbol jamaah,bila ada yang ingin mencari jamaah,cukup memperhatikan tanaman-tanaman yang berarti ini seperti turi = taat,besaran = baiat.  jarak = jamaah , asam = amir.bila ada orang yang menanam tanaman barokah maka dipastikan dia adalah jamaah.
2.Nasehat Iman Kepada Jamaah : supaya satu-satunya jamaah mendobelkan alat ibadah.
Alasannya : kalau ada orang jamaah yang minjam,masih ada cadangan,tapi praktek selama ini bukan itu yang di maksud,akan tetapi kalau ada orang luar yang datang kerumahnya dan meminjam maka masih ada cadangan yang suci,dan bekas di pake orang luar itu di cuci lagi.
3.Nasehat Imam Kepada Jamaah : supaya satu-satunya jamaah kalau mendapatkan rizqi memerlukan infaq fii sabilillah dengan hati karna Allah sedikitnya sebgai berikut:
10.001 - 100.000 rupiah infaq sedikitnya 2,5 %
100.001- 1.000.000 rupiah infaq sediktnya 5 %
1.000.001 - 10.000.000 rupiah infaq sediktinya 7,5 %
10.000.001 keatas sedikitnya infaq 10 %
1 sampai 10.000 bebas infaqnya

4.Nasehat Imam Kepada Jamaah :satu-satunya jamaah wanita supaya boso/berbahasa yang halus dan menghormat kepada suaminya.
5.Nasehat Imam Kepada Jamaah : satu-satunya jamaah laki-laki berumur 35 tahun kebawah yang sehat dan kuat supaya memerlukan pencaksilat dan sepak bola/lari-lari.
6.Nasehat Imam Kepada Jamaah :satu-satunya jamaah dianjurkan supaya menghafalkan asmaul husna,surat as-shoff ayat 10-13 dan membaca surat al-ikhlas,surat falaq,surat annaas 3 kali tiap pagi dan sore dan memperbanyak menderes/mengaji/membaca al quran dan hadits yang benar.
7.Nasehat Imam Kepada Jamaah :supaya tiap-tiap rumah tangga jamaah mempunyai bendera merah putih.
8.Nasehat Imam Kepada Jamaah :dianjurkan memperbaiki jalan yang perlu/di perbaiki sebagai menetapi budi luhur.
9.Nasehat Imam Kepada Jamaah :dianjurkan tiap-tiap kelompok membikin koperasi untuk mempererat hubungan antara jamaah dengan jamaah.
Penulis berkata :Ini adalah salah satu cara untuk mewujudkan perekonomian jamaahnya.

10.Nasehat Imam Kepada Jamaah :supaya tiap-tiap kelompok/tempat jujukan dan orang-orang kaya yang mempunyai jeding dan kakus /wc yang memenuhi syarat :
jeding sedikitnya berisi dua kulah (240 liter)
lantainya miring dan diberi kalin pembuangan air.
lebar pintunya sedkitnya 80 cm untuk menjaga najis.
lubang kakus /wc yang terjaga/terpelihara dari cipratan najis.
Penulis berkata : untuk memastikan seseorang adalah jamaah sungguhan,maka jamaah harus merealisasikan WC sesuai tertulis di atas.
 
11.Nasehat Imam Kepada Jamaah : supaya setiap pengemudi kenderaan bermotor mempunyai SIM dan membawa surat-surat kenderaan yang lengkap dan membayar pajak jangan sampai terlambat.
Penulis berkata :karna banyaknya jamaah mereka yang ditemukan sering bermasalah dengan aparat maka unutk memperkecil masalah imamnya mengeluarkan titah seperti ini.

12.Nasehat Imam Kepada Jamaah :supaya setiap mengendarai sepeda motor sabilillah maksimal kecepatan 70KM/jam.
Penulis berkata : kecepatan 70/KM sekarang diganti 90/KM.tapi kalau kenderaan pribadi dipersilahkan kecepatannya terserah.
 
13.supaya mubalig tugas minimum enam bulan lamanya dalam jawa,luar jawa dua belas bulan.
Penulis berkata : setelah mendapat predikat mubalig dari sang imam,maka mubalig harus wamil (wajib militer).dan tidak boleh lari dari wamil.
14.Nasehat Imam Kepada Jamaah :supaya tiap-tiap tanah sabilillah segera di sertifikatkan.
Penulis berkata : apalagi tanah hanya hasil waqaf dari jamaahnya.untuk menjaga hal yang tidak diinginkan,imamnya membuat semacam surat perjanjian piutang dengan jamaahnya yang mewakafkan tanah itu.surat pinjaman berbentuk emas terserah dari keinginan imamnya.ini untuk mencegah kemungkinan kalau jamaah yang mewakafkan keluar dari LDII dan tanah akan di ambil lagi.maka surat perjanjian piutangakan menjadi surat sakti.

15.Nasehat Imam Kepada Jamaah : dianjurkan satu-satunya jamaah yang bepergian yang mengkhawatirkan keamanannya agar membawa teman dan dianjurkan satu-satunya jamaah membawa surat dari imam setempat dan di saksikan oleh imam daerahnya agar untung menguntungkan dan membawa surat dari pemerintah setempat.
Penulis berkata : Surat dari imam (lihat di bab surat sambung).

16.Nasehat Imam Kepada Jamaah :supaya satu-satunya jamaah menetapi kerja jamaah yaitu shidiq,amanah,tabligh,fathonah.
17.Nasehat Imam Kepada Jamaah :supaya para pengurus mulai kelompok,desa,daerah,pusat mempunyai acara rencana kerja kontrol.
18.Nasehat Imam Kepada Jamaah :dianjurkan pada satu-satunya jamaah untuk mengurusi familinya dengan cara di awa'i sendiri/diwakilkan,di surati atau dengan ketiga-tiganya yaitu supaya bisa menerima hidayah Allah Qur'an Hadits Jamaah karna Allah.
19.Nasehat Imam Kepada Jamaah :dianjurkan kepada satu-satunya jamaah setiap sepertiga malam bangun untuk berdoa yang baik kepada Allah.
20.Nasehat Imam Kepada Jamaah : yang dituduh tidak baik padahal baik supaya menunjukan kebaikannya dan menyatakan tidak benarnya tuduhan itu.
21.Nasehat Imam Kepada Jamaah :supaya perkawinan antara jamaah dengan jamaah supaya dilancarkan dengan baik serta memenuhi syarta yang tertib dan baik menurut Qur'an Hadits.
22.Nasehat Imam Kepada Jamaah :supaya satu-satunya jamah yang akan wayuh agar memenuhi empat syarat yaitu : musyawaroh dengan istri tua/pertama,tidak membuat kerusakan/rugi/merugikan 3,bisa menambah kelancaran dalam menetapi agamanya.
23.Nasehat Imam Kepada Jamaah : supaya satu-satunya orang jamaah menghormat kepada tamunya menurut kemampuannya.
24.Nasehat Imam Kepada Jamaah :dianjurkan jika mencukur sebaiknya kepada sesama jamaah.
Penulis berkata :dikhawatirkan kalau mencukur pada non jamaah akan terjadi hal yang tak diinginkan (jangan-jangan lehernya di gorok).begitulah nasehat yang kami dapatkan.
25.Nasehat Imam Kepada Jamaah : dinjurkan waktu mengaji/mendengarkan nasehat kalau ngantuk hendaknya berdiri.

26.Nasehat Imam Kepada Jamaah :supaya satu-satunya jamaah supaya memiliki dan menetapi mujhid muzhid tidak israf dan berlebih-lebihan.

27.Nasehat Imam Kepada Jamaah :dianjurkan pada satu-satunya jamaah bila mana sudah mendengar azan segera wudhu dan masuk masjid.

28.Nasehat Imam Kepada Jamaah :di anjurkan jika mendengar nasihat/mengaji hendaknya minta izin kepada yang bersangkutan apabila da keperluan.
29.Nasehat Imam Kepada Jamaah : orang jamaah jika mau wayuh empat,dan begitu juga mau talaq 3 supaya izin dulu pada bapak imam.
30.Nasehat Imam Kepada Jamaah :para imam dan pengurus-pengurus supaya netepi adil rofiq muhsin saling hormat-menghormati dan wani ngalah/keporo ngalah/banyak ngalah.
31.Nasehat Imam Kepada Jamaah :orang jamaah supaya menetapi roda berputar dalam jamaah.
32.Nasehat Imam Kepada Jamaah :tiap-tiap desa supaya mengirimkan dua orang Mubalig/calon mubalig ke pusat dengan di biayai sa'desanya bil ma;ruf mujhid muzhid.
33.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah supaya berpengaruh jangan sampai terpengaruh,terpancing dan terjaring dalam masalah Quran Hadits jamaah karna Allah,supaya bisa memberikan nasihat dan bisa menerima nasehat,mau nasehat dan mau di nasehati.
34.Nasehat Imam Kepada Jamaah :supaya meramut Qur an hadits dengan sebaik-baiknya.
35.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah yang mampu supaya memiliki kutubus sittah
36.Nasehat Imam Kepada Jamaah : jamaah wanita yang bepergian melewati waktunya sholat di anjurkan membawa ruku/mukena.
37. Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah didalam memberikan kemangkulan (Manqul) di anjurkan memakai kitab yang sudah di manqulkan.
38. Nasehat Imam Kepada Jamaah :orang jamaah kalau jual beli di anjurkan dengan sesame jamaah agar untung menguntungkan dan barokah.
39. Nasehat Imam Kepada Jamaah :orang jamaah kalau memelihara hewan di anjurkan supaya di carikan jodohnya jangan menganiaya.
40.Nasehat Imam Kepada Jamaah :masalah pembagian zakat fitrah sebagai berikut 40% di setorkan ke imam pusat,20 % untuk amil dan 40 % untuk desa.
41.Nasehat Imam Kepada Jamaah :kalau ada orang jamaah yang meninggal duni hartanya supaya segera di wariskan kecuali kalau istrinya sedang hamil,maka pembagian warismenunggu kelahiran anaknya/bayinya.adapun pelaksanaannya yang membagi adlaah imam daerahnya.
42.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah jika membagun masjid supaya lengkap dengan jading serta kakusnya.
43.Nasehat Imam Kepada Jamaah :tim tujuh supaya di hidupkan dan di bina ila yaumil qiyamah.
44.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah di anjurkan untuk mempersaksikan/mengoreksi meneliti kefahaman dan amal ibadah agamanya agar dapat mutawari’benar,tepat sah dan pas dengan Qur’an Hadits kalau sudah pas supaya disyukuri kalau masih terdapat salah supaya di taubati karna Allah.
45.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah yang punya pekerjaan atau yang punya tanggungannya yang sudah benarsupaya tetap aktif dinas menetapi pekerjaannya itu tanggungannya yang sudah benar itu sebagai menetapi budi luhur,luhuring budi karna Allah.
46.Nasehat Imam Kepada Jamaah :satu-satunya jamaah supaya mempunyai tabiat syukur,sabar,husnudzon billah dan saling memaafkan yakin pada doanya sendiri.
47.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah yan mencil dan berat untuk sambungnya supaya pindah ke tempat yang bias sambung jamaah.
48.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah supaya menjaga waktunya agar dapat untung menguntungkan barokah dan tidak tidur ibadahnya.
49.Nasehat Imam Kepada Jamaah :satu-satunya jamaah supaya menetapi empat tali keimanan.bersyukur pada imam,mempersungguh taat imam,berdoa untuk imam dan mengagungkan imam.
50.Nasehat Imam Kepada Jamaah :
24 LARANGAN IMAM
1.Nasehat imam kepada jamaah : pondok pesantren kertosono,gading dan kediri tidak boleh di tempati orang-orang jamaah yang berbudi ashor (pekerti yang buruk),cacat,dan jamaah yang mempunyai penyakit lepra.
2.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilarang merokok dan makan sirih,nginang karna semua itu adalah mubadzir.
3.Nasehat Imam Kepada Jamaah :wakil empat,imam daerah dan seluruh pondok pesantren dilarang memiliki/ketempatan TV dan mainan lainnya
4.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah laki dan perempuan dilarang surat-suratan (SMS) telpon-telponan.
5.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilarang tidur di tempat tempat berbahaya seperti jalan raya klau terjadi kemudian mati berarti mati dalam kekafiran.
6. Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilarang menganggurkan diri,dan dilarang tidak karena Allah.
7. Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah laki dan perempuan yang bukan mahromnya dilarang senggolan,dan jamaah laki dilarang menggendong/momong anak kecil yang ibunya anak itu bukan mahromnya.
8. Nasehat Imam Kepada Jamaah :bagi mubalig yang sedang memberikan kemanqulan Qur’an Hadits/nasehat dilarang duduk di tempat duduk ayang lebih tinggi tanpa aling-aling.
9.Nasehat Imam Kepada Jamaah :bagi jamaah wanita dilarang berpidato atau qiroat Al-qur’an didepan umum
10.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilarang duduk diatas sepada motor berhenti yang bukan miliknya dan dilarang main-main dengan sepeda motor itu.
Penulis berkata : bahwa penasehat mereka berkata “larangan ini turun pada saat ada jamaah yang menaiki sepeda motor Harley punya imam.
11.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah wanita dilarang cari kutu (petan) di tempat-tempat terbuka yang bias dilihat orang lain yang bukan mahramnya.
12.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilarang meninggalkan sepeda motor tanpa di kuci.
13.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilarang bersarung dengan handuk baik mau mandi dan lainnya.
14.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah di waktu menyuguhkan minuman untuk tamu dilarang memegang bibir gelas atau tempat minum lainnya.
15.Nasehat Imam Kepada Jamaah :para jamaah dilarang nyuguhi langsung pada orang yang bukan mahramnya.
16.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilrang meletakkan cucian di bibir sumur atau jading (WC),dan dilarang meletakkan pakainan yang kena najis di tempat yang mudah merata najis.
17.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah laki dilarang kelihatan pusatnya (udelnya) sehingga terlihat oleh orang yang bukan mahramnya.
18.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilarang mengucapakn kata-kata sirik.
19.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah yang mempunyai hajat pada waktu daerah dilarang mengundang imam.
20.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilarang menyampul kitab dengan sampul yang bergambar porno.
21.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilarang tidur di tempat umum seperti masjid tanpa celana.
22.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah sehabis sholat dilarang membelakangi imamnya.
23.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah dilarang minum-minuman yang memabukkan termasuk bir.
24.Nasehat Imam Kepada Jamaah :jamaah yang mempunyai anak kecil dilarang bermain di tempat yang berbahaya dan menjadikan kerusakan.
NB : semua ijtihad imam mulai dari no 1 sampai no 24 diatas supay ditaati dan dijauhi betul di niati ibadah muklis lillah karna Allah dan jangan lupa fathonah bithonah budi luhur.
INFAQ PERSENAN.
Menafkahkan atau infaq sebagian dari hasil rezeki adalah hal yang mulia dilakukan bagi hamba yang merasa bersyukur atas pemberian Allah,didalam Al-Qur’an Allah berfirman dalam surat Al-baqarah ayat 3 yang artinya orang yang beriman itu adalah orang yang beriman pada barang Ghaib,mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami Allah berikan,
Namun hal yang lain dijumpai dalam kalangan LDII,yakni bagi para jamaah yang telah berbaiat pada imam Madigolsm,akan mendapatkan aturan wajib jamaah,salah satunya adalah infaq persenan atau IR.
Berkat doktrin imam Madigolism berhasil membuat para jamaahnya merasa punya kewajiban tiap bulan katanya”infaq persenan adalah bentuk taat kita pada imam dan sebagai bentuk SAMBUNG kita pada bapak imam”.
Disebutkan dalam aturan imam bahwa “supaya satu-satunya jamaah kalau mendapatkan rizqi memerlukan infaq fii sabilillah dengan hati karna Allah sedikitnya sebgai berikut:
10.001 - 100.000 rupiah infaq sedikitnya 2,5 %
100.001- 1.000.000 rupiah infaq sediktnya 5 %
1.000.001 - 10.000.000 rupiah infaq sediktinya 7,5 %
10.000.001 keatas sedikitnya infaq 10 %
1 sampai 10.000 bebas infaqnya”.
Sehingga setiap jamaah yang memiliki harta seperti di sebutkan diatas maka harus dan wajib menyetorkan upeti pajak pada imam yang di beri label infaq persenan.
infaq persenan ini di setorkan tiap bulan  pada KU (Kepala Keuangan),dan oleh KU di setorkan kepda imam daerah,kemudian imam daerah menyetorkan ke imam pusat,dan apabila menunggak karna lupa atau karna alasan yang lain maka setorannya di gandakan “yang bulan lalu dengan bulan ini”,
Alhasil dalam tiap bulannya imam Madigolism mendapat income milyaran bahkan triliunan.dan uang tersebut oleh Madigolism tidak di simpan di Bank,melainkan di tumpuk dalam ruangan rahasia.
Dan sebagai wujud syukur imam Madigolism,dia memberikan hadiah Mobil bagi setiap imam daerah.dan bila setorannya imam daerah memuaskan,maka imam madigolsm memberikan hadiah Mobil  bagus mengalahkan mobilnya imam daerah yang lain.serta bonus lain yakni selalu di elukkan dalam nasehat imam bahwa “imam daerah balikpapan patut di contohi dalam meramut jamaahnya infaq persenannya selalu memenuhi target”.
Mungkin  sesama imam daerah sering terjadi kecemburuan sosial,akibat dari kecemburuan sosial inilah imam daerah beraksi bernasehat pada jamaahnya agar meningkatkan infaq persenannya.
Infaq persenan juga menjadi barometer taqwa artinya ketika jamaah ini infaq persenannya banyak maka dia dikatakan orang faham jamaah,sebaliknya bila infaq persenannya sedikit maka dikatakan kurang faham jamaah.lebih jelas lagi infaq persenan adalah skala ukuran ketaqwaan jamaah dalam pandangan imam Madigolism.
MEMBANGUN MASJID-MASJID DHIROR (Masjid bahaya).
saya ingin menulis sedikit sejarah islam yaitu mengenai Masjid Dhiror yang tersebut di dalam Surat Taubat ayat 107 – 108. Kenapa? Karena ada ’kemiripan keadaan kelompok yang sekarang menklaim bahwa diri mereka yang di terima Allah . Maksud saya agar kita terhindar dari masjid-masjid yang di jadikan untuk memecah belah umat.

ceritanya ketika Kebencian Abdullah bin Ubay bin Salul kepada Rasulullah saw sudah sampai ke ubun-ubun. Abdullah bin Ubay merasa bahwa sejak Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam hijrah ke Madinah dianggap pesaing beratnya. Namun, untuk melawan secara langsung tidak mungkin, karena Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam amat dicintai golongan Anshor, Muhajirin, dan kelompok minoritas lainnya.
Maka, yang dapat ia lakukan adalah politik lempar batu sembunyi tangan. Salah satu program lempar batu sembunyi tangan untuk memecah belah kelompok di wilayah Madinah adalah dengan mendirikan masjid, yang disebut dengan Masjid Dhiror.

Singkat cerita, Abdullah bin Ubay dan kroni-kroninya sengaja membangun Masjid Dhiror. Abdullah bin Ubay lalu mendatangi Nabi SAW dan memintanya mengimami shalat di masjid itu. Pulang dari medan perang Tabuk, Nabi Shalallahu alahi wasallam berhenti sebentar di Dzi Awan, suatu tempat jarak perjalanan kaki satu jam dari kota Madinah. Di samping Nabi, mereka juga menunggu kedatangan Abu Amir, seorang pendeta Nasrani dari Suriah yang akan datang dengan membawa pasukan romawinya. Tapi sayang, Abu Amir tidak datang karena keburu meninggal di Suriah.

Semula Nabi Shallallahu alahi wasallam akan datang memenuhi undangan tersebut. Namun Umar bin Khatthab memprotes Nabi Shalallahu alaihi wasallam karena telah lama mengenal watak dan perilaku Abdullah bin Ubay dan kroni-kroninya sebagai pihak yang sering merugikan Islam dan umatnya. Namun, Nabi Shalallahu alaihi wasallam belum memiliki alasan kuat untuk membatalkan kedatangannya ke masjid itu hingga turun ayat 107-108 surat At-Taubah.

Dan orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mukmin), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka Sesungguhnya bersumpah: "Kami tidak menghendaki selain kebaikan." Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta. Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya. Sesungguh- nya mesjid yang didirikan atas dasar taqwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.

Atas wahyu itu, Nabi Shalallah alaihi wasallam memanggil sahabat Malik bin Dakhassy, Ma'un bin Ady, dan Ashim bin Ali ''Berangkatlah kalian ke Masjid Dhiror yang dibangun oleh orang zalim dan munafik itu. Bakar dan hancurkan, masjid itu'' kata Nabi.

Kisah tadi merupakan salah satu contoh bagaimana orang atau kelompok orang yang di dalam hatinya memiliki niat yang jelek alias jahat. Suatu niat tersembunyi di dalam hati, yang sangat sulit untuk dideteksi. Hanya pelakunya dan Allah saja yang mengetahui, sehingga Nabi pun sebagai manusia bisa terkecoh juga.
Kisah di atas bukan berarti akhir dariperjalanan masjid dhiror,akan tetapi kisah untuk kita teladani dan mewaspadai adanya masjid dhiror yang tumbuh di sekitar kita.salah satu contoh adalah kebanyakkan masjid yand didirikan oleh LDII/islam jamaah.dimana masjid yang mereka bangun di atas lahan kompleks perumahan khusus warganya terlihat sangat ekslusif dari masjid-masjid pada umumnya.
Masjid yang dibangun oleh mereka adalah masjid yang membahayakan kaum muslimin,karna di dalamnya sering di jadikan sebagai sarana tempat efektif untuk mendoktrin jamaahnya menjadi Madigolism.letak ragam pengajian sangat rahasia,apalagi yang di sampaikan adalah “teks” dan notulen yang berisikan nasehat dari imam Madigolism.yang biasa mengikuti pengajian ini hanyalah warganya yang telah berbaiat. Kemudian di jadikan ajang untuk melakukan silat rahasia (ASAD) pada malam-malam yang telah di tentukan,dengan lampu di padamkan.
Inilah kenyataan bahwa bahayanya masjid mereka.selain itu masjid mereka sangat alergi bila di datangi warga Non LDII yang ingin sholat berjamaah di masjid.mata mereka liar memperhatikan dengan seksama posisi orang luar yang mendatangi masjid apalagi sementara sholat.setelah orang itu keluar maka masjid itu dipel karna bekasnya orang tersebut di anggap najis.maka sangat pantas masjid mereka dikatakan masjid dhiror.


NIKAH SESAMA JAMAAH / ND (NIKAH DALAM).
Nikah adalah perkara yang mulia dalam islam,nikah pula adalah cara kita untuk menyempurnakan sebagian hidup kita.tapi dalam islam masalah menikah sudah ada aturannya.Allah telah menurunkan perintah  tersebut dalam Al-Qur’an dalam surat An-nisaa’.kemudian Allah pula memberi batasan dalam urusan nikah dalam ayat yang berbunyi WALA TANKIHUL MUSYRIKATI HATTA YU’MIN (Jangan menikahi perempuan musyrik sehingga dia beriman pada Allah).
Dalam aliran islam jamaah pernikahan sudah di ikat harus menikah sesama jamaahnya.bila sampai terjadi jamaah menikah dengan selain jamaah maka pernikan batal,pernikahannya tidak sah,dan bila terjadi hubungan layaknya suami istri maka itu adalah perzinaan.
Tekanan doktrin semacam ini membuat jamaah Madigol kian memahami bahwa menikah dengan orang luar (Non LDII)hukumnya seperti nikah dengan babi,anjing dan sebangsanya.yang paling parah nikah dengan non LDII divonis murtad.
Dan pelaksanaan nikah yang harus menikahkan adalah imamnya LDII/islam jamaah.kalau yang menikahkan selain dari imamnya atau yang menikahkan adalah PPN atau KUA.maka hukum nikahnya tidak nikah alias kumpul kebo.adapun yang mereka lakukan sekarang dengan menikah dihadapan PPN itu semata-mata dari bentuk taqiyahnya mereka.atau salah satu bentuk untuk bisa mendapatkan “AKTA NIKAH”.dengan akta nikah lebih gampang urusan bila berurusan dengan pemerintah.,
Jauh sebelum itu, para pengantinnya sudah dinikahkan terlebih dahulu oleh imam sebelum di nikahkan di PPN.sehingga di LDII ada istilah nikah dalam “ND” dan Nikah Luar “NL”.
Jarak antara Nikah dalam dan Nikah Nikah luar sudah di tentukan waktunya.yaitu maksimal dua minggu setelah Nikah dalam dilaksanakan.jika tidak atau bahkan waktunya lebih dari yang ditentukan maka kedua mempelai harus taubat langsung pada Imam Madigolism.
SURAT SAMBUNG
Ajaran mereka sangat dirahasiakan,sampai-sampai sesama jamaahpun sering mencurigai “jangan-jangan si anu ini mata-mata”.apalagi ada jamaah yang datang silaturahim ke kampung jamaahnya yang lain.maka untuk menutupi kecurigaan tersebut,jamaah di wajibkan membawa surat sambung
Ketika bepergian jamaah di wajibkan membawa surat sambung.Surat sambung adalah sebagai tanda pengenal sesama mereka.dan sebagai tanda mengetahui jamaah tersebut adalah Madigolism tulen atau Gadungan.

DATA REKAMAN PEMBICARAAN YANG BERHASIL DI HIMPUN DARI PARA PETINGGI ISLAM JAMAAH/LDII.
Alhamdulillah,segala puji semua hanyalah milik Allah semata sebagai pemberi petunjuk bagi hambaNya yang ingin kembali.Dia adalah Zat tempat permohonan ampun dan permintaan pertolongan.
Dalam konteks kali ini,kami mengajak para pembaca sekalian menyimak pembicaraan kami dengan para petinggi LDII.dalam mengungkap ada apa dengan LDII.diantara pembicaraan tersebut sebelumnya kami memperkenalkan orang yang telah bersuara tentang doktrin mereka sendiri.
1. Ustadz Hafiludien.
beliau adalah Pakubumi/Ustadz Senior (staf pengajar tetap pondok pesantren Pusat LDII KEDIRI).
Kami bertanya :ada beberapa jamaah resah dengan penyampaian mubalig yang mana mubalig tersebut menyampaikan kepada jamaah,begini pak selama ini kita mendapatkan ijtihad dari imam tidak boleh sholat dengan orang luar,tapi dari mubalig ini memperbolehkan sholat dengan orang luar.(bagaimana menurut bapak?).
Pak Hafiludien :ya..?! tidak boleh,
Kami bertanya :tetap tidak boleh ya?
Pak hafiludien :tetap gak boleh.itu keliru,kemanqulannya keliru,MANQULannya keliru.
Kami bertanya :jadi bagaimana kemanqulan yang pas pak,?
Pak hafiludien :tetap ga boleh,
Kami bertanya :tetap ga boleh sholat dengan orang luar ya?
Pak hafiludien :iya tetap ga boleh, kalau sudah terjadi supaya di ulangi sholatnya.
Kami bertanya :kalau umpama dia terlanjur sholat dengan orang luar,di ulangi lagi ya pak?
Pak hafiludien :ya di ulangi lagi,kalau terpaksa dan tidak bisa menghindar ya niatnya di niati sholat sendiri.bukannya kita bermakmum pada mereka. saat nabi ditanyakan oleh sahabat Hudaifah bin Yaman bagaimana kalau tidak menjumpai imam dan jamaah jawab nabi Fa’tazil tilkal firoqoh kullaha pisahilah semua firqoh yang ada.yang di pisahi apa? Yang dipisahi ibadahnya mereka.
Kami bertanya :berarti kita harus jauh dari mereka?
Pak hafiludien :iya.!kita tidak boleh beribadah bersama mereka. Fa’tazil tilkal firoqoh kullaha pisahilah semua firqoh yang ada.yang dipisahi maksudnya adalah ibdah bersama mereka.
Kami bertanya :berarti kita harus menyelisi dan punya dinding dengan mereka.?
Pak hafiludien :ya…untuk ibadahnya aja,tapi kalau urusan jual beli, pergaulan silahkan yang penting tidak terpengaruh.jangan ibadah bersama mereka,sholat bermakmum pada mereka,itu ga boleh.
Dan dalam jamaah sudah lazim,sudah sesuai kemanqulan,jangan merubah kemanqulan yang ada.
Kami bertanya :Insya Allah sudah cukup nanti kapan-kapan ada perttanyaan lagi kami akan bertanya lagi pada bapak ya?
Pak hafiludien :iya.
Demikian tanya jawab kami dengan Ustadz Hafiludien.dan
Menarik kesimpulan bahwa :
1.sholat dan bermakmum di belakang orang yang bukan
Kelompoknya maka tidak sah hukum sholat tersebut.wajib mengulanginya.
2. kalaupun terpaksa sholat berjamaah dengan orang luar maka niatnya berjamaah diganti dengan sholat sendiri.
3. jamaahnya harus terpaku dengan ilmu manqul,walau mungkin keliru ilmu manqul tersebut wajib diilkuti dan tidak bisa di ubah.
4. mereka masih mengkafirkan orang diluar kelompoknya.karna dari amalan saja orang luar tidak diterima.
2.Ustadz Mustofa Royan.
Beliau juga termasuk staf pengajar tetap di Pondok
Pesantren LDII Kediri.
Kami bertanya :bagaimanakah jamaah yang sudah berbaiat kemudian dia keluar dari jamaah,apa dia harus baiat lagi.?
Ust Mustofa :iya jelas dong harus baiat lagi.diakan udah keluar jadi otomatis baiat lagi.
Kami bertanya :ada beberapa jamaah yang telah membaca buku LDII yang berjudul NEW AFTER PARADIGMA,Disitu dijelaskan tentang konstelasi LDII dengan salafy.dan ada yang berpandangan tidak mengapa dan kita boleh belajar di pondok pesantren salafy.bagaimana hukumnya seperti itu?
Ust mustofa :tetap ga boleh,itu kan orang luar.
Kami bertanya :orang kafir ya pak?
Ust mustofa :iya,yang jelas mereka bukan orang jamaah bukan orang iman,tetap ga boleh,ngajinya ngaji di kita aja.
Kami bertanya :Dan ada yang berpandangan dengan buku tersebut,karna ada penjelasan konstelasi LDII kaitan erat dengan salafy.kenapa tidak kita mengaji di salafy juga?!
Dan yang menjelaskan ini sering berhubungan erat dengan pak Abdullah Mabrur(Mauludin).
Ust Mustofa :Hati-hati dengan orang itu,coba dipantau saja.siapa nama orang itu?
Kami bertanya :namanya Mas Rom,.
Ust mustofa :kamu dengan Bitung Jauh nggak?
Kami bertanya :agak jauh pak.
Ust mustofa :di Bitung ada yang namanya Fery.coba dipantau dia,kayaknya dia ada link dengan pak Mauludin.
Kami bertanya :asalnya dari mana?
Ust mustofa :orang Kediri,dia katanya kerja dibitung.
Dia datang kesana tidak ketempat orang kita,kayaknya sudah ada kost,kata orang kita.
Menurut informasi dia sudah pro dengan pak Mauludin.
Kami bertanya :keluarganya sekarang ada dimana pak?
Ust Mustofa :keluarganya ada disini,di pondok kediri.
Maksud saya tolong dipantau dia,bagaimana kepahamannya.jangan sampai dia nanti sepahaman dengan pak mauludin.maka dia akan mempengaruhi jamaah.
Kami bertanya :ada yang bertanya tentang pak Mauludin,bagaimana statusnya dia apakah masih jamaah?
Ust Mustofa :dia sudah bukan orang jamaah lagi.!
Kami bertanya :berarti sudah murtad ya pak?
Ust Mustofa :iya. dia udah bilang.saat saya tanyakan pada pak Mauludin”sekarang posisi mpak mauludin gimana” pak mauludin menjawab”kita orang islam itu harus punya amir,tapi amir itu harus di akui oleh semua orang islam,minimal tokoh-tokoh orang islam itu mengakui keamiran kita.hal itu kan gak mungkin terjadi.berarti kamu tidak mengakui keamiran pak Abdul Aziz.”iya”dia bilang begitu. Dan sekarang posisi kamu bagaimana?pak mauludin menjawab”saya dalam rangka uzlah”
Kemudian tanya lagi,apakah kamu masih jamaah?.dia mengatakan “iya saya masih jamaah tapi bukan jamaah LDII”.berarti dia terang-terangan dia sudah bukan jamaah.makanya jamaah-jamaah di nasehati dipagari agar tidak terpengaruh dengan seperti itu.
Kami bertanya :memang beberapa waktu lalu kami mendapatkan ijtihad dari pusat untuk segera menghapus nomer hapenya pak mauludin.
Ust Mustofa :betul….betull…betull..
>>>>>>
Ini dalam rangka nasehati jamaah agar tidak terpengaruh.
Jangan terpengaruh dengan keadaan.kalau pengaruh dulu lewat fisik tapi sekarang pengaruhnya lewat keyakinan.tekankan jamaah kita yang benar,walau disana itu sama ngajinya Quran hadits misalnya,juga mereka jamaah,juga punya imam.tapi imam mereka itu Qobisun.kita yang awal”fu bi baiatil awwal fal awwal”tetapilah baiat yang pertama maka yang pertama.sepintas tidak ada beda tapi yang jelas berbeda jauh,berbeda jauh.
Kami bertanya :apakah boleh saya menyampaikan kepada jamaah bahwa pak mauludin telah murtad?
Ust Mustofa :iya memang harus..memang dia sudah tidak jamaah.
Dan statusnya pak Mauludin sudah tidak mengakui keamiran kita,dia ngaku bukan jamaah kita,dia mengatakan dia salafy.
Demikian hasil tanya jawab kami dengan Ustadz Mustofa Royan,dari beberepa poin di atas kita bisa menarik beberapa kesimpulan:
1.Bahwa LDII masih dan tetap islam Jamaah yang memiliki imam yang harus di baiat.
2.Warga LDII dilarang menimba ilmu selain dari jalur mereka.
3.LDII masih dan tetap mengkafirkan orang diluar kelompoknya.
4.siapa saja pengikutnya,kemudian keluar dari jamaah LDII maka orang tersebut di tuduh telah murtad keluar dari keislaman.
3.Ustadz Taufiqurrohman
Beliau termasuk paku bumi staf pengajar tetap di pondok pesantren LDII kediri.
Kami bertanya :bagaimana pak hukumnya orang yang berzina,sebab ada jamaah yang merasa dirinya telah melakukan pelanggaran had.(bgaimana hukunmnya).
Ust Taufiq :itu di arahkan ke daerah dulu,nanti daerah akan mepertimbangkan dan menghubungi kepusat apa saja yang semestinya yang dilakukan oleh jamaah teresebut.nanti bagaimana dia diarahkan menjalankan kafaroh.
Sebelumnya begini pa,bila ada jamaah yang melaporkan seperti ini,hendaknya jangan disuruh sumpah karna igak ada petunjuk seperti itu.
Jadi orang yang bertobat itu kita uji kesungguhan dia dari mentobati kesalahannya dan yang punya haq menguji ini adalah keimaman.baik yang ada di daerah maupun ada di pusat.
(Dan pembicaraan terputus lewat handphone).
Dari pertanyaan dan jawaban diatas bisa kita menarik kesimpulan :
1.adanya imam yang mengendalikan pergerakan pengikutnya.
2.dikalangan mereka diadakan pertaubatan,dan pertaubatan itu di terima atau tidak yang menentukan adalah amirnya.
3.taubatnya seseorang sungguh-sungguh atau main-main yang menilai adalah imam,bukan Allah.
Kemudian pembicaraan kami dengan salah satu pengurus DPD LDII kota Bitung via handphone.
Pembicaraan ini sengaja saya buat untuk memastikan bahwa LDII telah menvonis saya murtad.inilah hasil rekamannya.
Agus: Hallo salam alaikum,ini dengan pak iwan ya?
Iwan:Iya ini siapa
Agus:Agus pak……
(Setelah pembicaraan selanjutnya)….
Iwan:Sekarang saya masih di Gorontalo.masig ada urusan sedikit.
Agus:Bapak gorontalo dimananya
Iwan:Saya di Limba U(nama kelurahan di kota Gorontalo)
Agus:Apa jauh dengan masjid kelompok
Iwan:Dekat pak,ga jauh…di Moodu (nama kelurahan).
Agus:Begini pak,saya ini kehabisan bekal.kemarin waktu di jawa saya punya teman mondok.namanya Rusli pak!
Iwan:Rusli siapa?
Agus:Rusli Dukalang..
Iwan:Oh..Rusli dukalang dia sudah murtad pak.
Agus:Dia sudah murtad..?
Iwan:Iya dia sudah murtad.dia amar ma’rufan saya
Iwan:Saya ke Gorontalo juga dalam rangka silaturahim terus menjaga keluarga saya yang sudah jamaah yang mau dipengaruhi oleh Rusli Dukalang.
Ohhh keluarga bapak ada yang terpengaruh dengan Rusli dukalang
Iwan:tapi belum sempat di pengaruhi.Cuma keluarga mubalig desa sudah dipengaruhinya dan sudah keluar namanya mas Romy.
Jadi saya urungkan aja niat saya ke Gorontalo?mendingan saya langsung ke Bitung.
Iwan:Iya langsung saja kebitung,nanti saya kasih nomer telepon bapak ke imam kelompok.
Agus:Oh iya pak!
Iwan:Jadi saya mau tanya ama pak Agus,nomer saya pak agus dapatkan darisiapa?
Agus:Saya dapat nomernya dari zulfikar pak! Teman saya di bitung.
Iwan:Ohhh zulfikar juga sudah murtad pak?
Agus:innalillah!masya Allah.
Iwan:Jadi dibitung ada dua orang yang sudah keluar yaitu zulfikar dengan bapaknya.yang pengaruhi mereka adalah Rusli dukalang..kalo di Gorontalo ada empat orang Mas Romy mas Rusli Pak Irwan dan mas Awin sekretaris LDII kota Gorontalo.semua itu yang dipengaruhi Rusli.Apa masih ada nomernya Rusli di hape bapak?
Agus:Masih ada tapi saya gak hafal ?
Iwan:Dihapus aja nomernya.
Agus:Jadi saya ke bitung saya hubungi zulfikar?
Iwan:Dihapus juga nomernya zulfikar dia juga sudah murtad.

Dari hasil pembicaraan di atas tidak perlu saya jelaskan dengan panjang lebar.bahwa LDII adalah jelmaan dari islam jamaah,dengan ciri yang sama yakni memvonis murtad bagi siapa yang ingkar dengan ajarannya.
Kemudian dalam waktu yang berlainan,saya kembali menghubungi Bapak Iwan,untuk mengklarifikasi pembicaraannya dengan Pak Agus,yang menvonis murtad pada saya “Rusli Dukalang”.ternyata dalam 
pembicaraan itu dia menyanggah..
Rusli:Halooo assalamu alaikum pak Iwan!
Iwan:waalaikum salam Ini dengan siapa?
Rusli:Ini dengan Rusli dukalang
Iwan:Ohhh kenapa pak Rusli
Rusli:Bagaimana kabarnya?
Iwan:Alhamdulillah masih dan tetap dalam jamaah
Rusli:Tadi teman saya di bitung,pak Agus menelepon sama saya
Katanya Sampean menginformasikan pada dia bahwa saya telah murtad!
iwan:Ohhh begini saya tidak kenal dengan pak agus.dia nelepon saya..sedangkan nomer saya juga gak tahu kok sudah ama pak agus.katanya dia mau ke bitung,saya Tanya “pak agus dapat dari mana nomer saya”.
Dia bilang”Dari Rusli dan Zulfikar”.lalu saya bilang mereka itu sudah keluar dari LDII saya tidak mengatakan Pak Rusli murtad.
Saya tidak mengatakan murtad,saya hanya mengatakan keluar dari LDII. Dia Tanya lagi”kenapa sampai keluar”?. Saya jawab” itu saya tidak tahu kalau pak Agus ingin cari tahu Tanya saja pada mereka,jangan Tanya pada saya.pak Agus juga saya ga kenal,jangan-jangan pak Agus temannya mereka yang ingin 
pengaruhi saya juga.
Bukti ini membuktikan pula bahwa LDII/islam jamaah menghalalkan berdusta(taqiyah).kedustaannya terlihat jelas selalu memutar balikkan fakta.
Untuk rekaman-rekaman seperti itu bisa di download lewat http//www.airmatakumengalir.blogspot.com.

MASYA ALLAH AJARAN MADIGOL NURHASAN TELAH DI KEMUKAKAN KESESATANNYA OLEH SAHABAT NABI
Ajaran islam jamaah adalah ajaran yang identik dengan milisi khawarij,dimana niat mereka untuk memberikan suatu arahan kemaslahatan umattelah berseberangan dengan inti ajaran Rasul Shalallahu alaihi wasallam.kaidah perjuangan mereka dalam mengislamkan masyarakat hanyalah bentuk keuntungan sepihak buat imamnya.terlihat dari label pengajian mereka yang terlihat ekslusif dan dari kitab-kitab mereka terlihat hanya untuk kalangan sendiri,tidak diperjual belikan.lalu kapan LDII mengeluarkan kitab yang umum yang dapat dibaca oleh kalangan kaum muslimin,sebagai bentuk perwujudan bahwa LDII juga berupaya mencari pahala dalam rangka dakwah maslahat umat islam.
Kenyataan yang di temukan bahwa Islam jamaah yang sekarang LDII selalu menshahihkan hadits yang lemah dan palsu,dan melemahkan hadits yang shahih lagi mutawatir,mengahalalkan yang haram(contohnya:mengambil hartanya non LDII) dan mengharamkan yang halal(contohnya:melarang jamaahnya shalat berjamaah dengan kaum muslimin).tujuannya tidak lain untuk menarik manusia bergabung dalam konsep “354”.
Simak perjuangan islam/jamaah,ketika itu Madigol Nurhasan kurang merasa puas atas pengikutnya yang sedikit.madigol menyeru pada kitabullah padahal madigol jauh dari Kitabullah.akhirnya Madigol membuat gebrakan yang aneh yang tidak pernah di contohi oleh Nabi shalallahu alaihi wasallam,perhatikan dalil berikut yang diriwayatkan oleh Muad Bin Jabal dalam kitab Imam Al-Lalikai :
Mengabarkan kepada kami Ahmad ibn Ubaid,memberitahukan kepda kami Ali ibn Abdullah Ibn mubasyir,Menceritakan pada kami Ahmad Ibn miqdam menceritakan pada kami Hamad bin ziyad dari Ayub dari Abu Qilabah berkata (zayid ibn amiroh) berkata Muadz Bin Jabal :wahai manusia kelak akan terjadi fitnah,dimana ketika itu harta benda melimpah,Al-Quran di buka,sehingga mudah di baca oleh orang beriman,dapat dibaca pula oleh orang munafiq,dibaca oleh laki-laki perempuan dan anak-anak kecil maupun orang tua.sehingga akan ada seseorang yang mengatakan :”kita telah membaca Al-Quran ini sembunyi-sembunyi tapi tidak ada yang mengikuti,apakah tidak sebaiknya kita bacakan pada mereka terang-terangan?”.akhirnya mereka membacanya dengan terang-terangan tetapi tidak ada yang mau mengikutinya.kemudian dia berkata”saya telah membacakannya dengan terang-terangan,tetapi tetap jua tidak ada yang mengikutiku (dalam riwayat lain:”aku kira mereka akan mengikutiku”)sehingga aku akan membuat yang lain untuk mereka”.lalu dia membangun tempat ibadah dikampungnya atau dirumahnya setelah itu dia mengada-ndakan suatu perkataan yang bukan bersumber dari kitab Allah bukan pula dari sunnah Rasul Shalallahu alaihi wasallam.maka hati-hatilah kamu dengan apa yang diada adakan karena sesungguhnya yang diadadakan adalah bid’ah,bid’ah itu sesat (diucapkan tiga kali).
Masya Allah…saya sangat heran dengan perkataan Shahabat Muadz Bin jabal.riwayat diatas amat jelas kemiripannya dengan LDII/islam Jamaah.perhatikan dengan teliti perkataan Muadz Bin jabal Radhiallahu anhu lalu bandingkan dengan perjuangan madigol Nurhasan yakni penyampaiannya dulu secara sembunyi-sembunyi (zaman perintisan,lihat CAI2005 hal 128-129),tapi tidak ada yang mau mengikutinya.karena belum menghasilkan buah yang memuaskan maka penyampaiannya di ubah secara terang-terangan (zaman pendobrakan lihat CAI2005 hal 130).tapi tidak puas juga dengan di baca terang-terangan karena pengikutnya hanya sedikit. Sehingga dia membuat sesuatu yang aneh untuk mereka.lalu dia membangun tempat ibadah dikampungnya/kediri(zaman penataan lihat CAI 2005 hal 132).setelah itu dia mengada-ngadakn suatu perkataan yang tidak bersumber dari kitabullah dan hadits(infaq persenan,surat taubat nikah dalam dan dll).bahkan Madigol Nurhasan membuat hukum baru,sehingga hukum itu menurutnya mampu mengalahkan Al-Quran dan dan Al-hadits,seperti halnya imam Madigolism membuat hukum pada jamaahnya tentang tidak sah shalat berjamaah dibelakang imam non jamaah(non LDII),padahal dalam kitab Ahkam hal 91 di situ jelas sekali sabda nabi bolehnya sholat dengan kaum muslimin yang imamnya itu baik/sesuai syar’I atau imam jair yang mengerjakan dosa besar.ini sangatlah berbenturan dengan ajaran islam.
Dari ajaran inilah akan menggiring jamaahnya pada paham Khawarij.dan keberadan mereka menjadi keresahan masyarakat sampai pemerintahpun turun tangan mengeluarkan surat keputusan bahwa islam jamaah dan sebangsanya di dilarang oleh pemerintah.
Falsafah amirnya”pasti ada jalan islam jamaah terus lestari ilayaumil qiamah (sampai hari kiamat),yakni para pengikutnya di ajarkan kehalalan berdusta.berdusta melindungi imam dan jamaahnya.Madigol berkata”jangan meniru perjuangan orang yang gagal karena kaku,tidak fleksibel,radikal tanpa menggunakan fathonah bithonah budi lulur.sebaliknya kita harus meniru perjuangan orang-orang yang sukses,seperti Rasulullah dan para shahabatnya yang fleksibel,wani ngalah seperti pada saat perjanjian hudaibiyah,dimana umat islam saat itu mengalah untuk mencapai kemenangan.Bpk H.Ubaidah (Madigol Nurhasan)mengajarkan strategi perjuangan dengan gambaran yang sederhana,mudah di cerna dan ada unsur humornya seperti : Anget-aget kebo,maju barongan-barongan mundur (lihat CAI2005 hal 136).
Ternyata Islam Jamaah menjelma seperti Bunglon “Islam Jamaah boleh di bubarkan tapi konsep keamiran baiat dan taat tetap terus”.skenario pun disusun dengan mengusung perjuangan Syiah menggunakan metode taqiyah (fathonah bithonah budi luhur).dengan berganti-ganti nama membuat mereka tetap eksis sampai sekarang.karna dorongan dokrin imam Madigolism dengan membakar semangat jamaahnya lewat ucapan “ribuan rintangan,jutaan pertolongan,milyaran kemenangan,surga pasti!”.(lihat CAI2005 hal 134).
Inilah ke identikannya LDII/islam jamaah dengan apa yang di sampaikan oleh Muadz Bin Jabal.
PERMINTAAN MAAF SAYA KEPADA SEMUA PIHAK
Alhamdulillah,atas izin Allah Azza wajalla saya sekeluarga bisa menikmati hidup lepas dari cengkeraman LDII/islam jamaah.dan saya pun masih butuh waktu untuk melepas rangkaian elemen berisikan doktrin Madigolism dengan beraneka ragam kejahatan yang tersembunyi.tidak lepas dari itu saya Muhammad Rusli Dukalang beserta keluarga menghaturkan maaf kepada semua pihak atas kejahilan dan kekerdilan yang saya lakukan semasa di LDII/islam jamaah.dimana kehidupan saya selama lebih dari 12 tahun hidup menjadi pioneer dari aliran ini menjadikan saya banyak melakukan dosa,diantaranya terlalu banyak berdusta dalam berdakwah melindungi kerajaan Madigolism,mengiming-imingi pada masyarakat bahwa dengan mengikuti dan mengangkat seorang amir Madigol akan membawa kita masuk surga selamat dari neraka.
Dan permintaan yang sedalam-dalamnya kepada tokoh agama,tokoh masyarakat,MUI,KESBANG,POLRI,masyarakat yang pernah saya datangi seperti Jakarta Utara,Bekasi Medan,Sibolga,Nias,Pekanbaru,Balikpapan,Kutai Kartanegara, Buton,Mawasangka,Manado,Bitung,dan masyarakat Gorontalo semuanya yang pernah berjumpa dalam dakwah LDII.dan permintaan maaf kepada orang-orang yang telah saya ajak masuk ke dalam kerajaan LDII/Islam Jamaah terutama Keluarga besar Andi Baso Mapatunru,Keluarga besar Junaidy dan orang-orang yang tidak bisa saya sebutkan dengan rinci namanya.
Dengan tulisan ini mudah-mudahan adalah buah lepas tangan saya kepada pihak yang pernah saya ajak masuk kedalam kerajaan sesat Islam jamaah.serta permintaan maaf saya kepada tokoh agama serta tokoh masyarakat.

7 komentar:

Saya hanya ingin berbagi pengalaman saya dan kesaksian di sini .. Saya sudah menikah selama 6 tahun untuk suami saya dan tiba-tiba, wanita lain datang ke dalam gambar .. ia mulai memanggil saya dan dia kasar .. tapi aku masih mencintainya dengan sepenuh hati dan ingin dia di semua biaya ... kemudian ia mengajukan gugatan cerai .. seluruh hidupku berubah terpisah dan aku tidak tahu apa yang harus dilakukan .. ia pindah dari rumah dan meninggalkan anak-anak .. sehingga seseorang mengatakan kepada saya tentang mencoba cara spiritual untuk mendapatkan suami saya kembali dan memperkenalkan saya ke kastor mantra ... jadi saya memutuskan untuk mencobanya enggan .. meskipun saya tidak percaya semua hal ... kemudian ketika dia melakukan doa khusus dan mantra , setelah 3days, suami saya datang kembali dan memohon .. ia menyadari kesalahannya .. aku hanya tidak bisa percaya .. lagian kami kembali bersama sekarang dan kami senang .. dalam kasus ada kebutuhan pria ini, alamat email nya Akwukespiritualtemple@gmail.com mantra adalah untuk kehidupan yang lebih baik. lagi email nya Akwukespiritualtemple@gmail.com

Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Tak akan tersesat seseorang yang berpegang teguh pada Kitabulloh dan As Sunnah,...maka untuk melindungi ajaran yang benar nabi melarang BERPENDAPAT dalam agama, semuanya WAJIB berdasarkan APA yang NABI LAKUKAN/AJARKAN...


(al‑Turmuzi berkata): Sufyan bin Waki’ menceritakan kepada kami, (Sufyan berkata): Suwaid bin `Amr al-­Kalbi menceritakan kepada kami, (Suwaid berkata): Abu `Awanah menceritakan kepada kami dari `Abd al‑A`la dari Sa`id bin Jubair dari Ibn `Abbas dari Nabi Saw, beliau bersabda; takutlah kalian (hati‑hati dalam memegangi) hadis‑hadis dariku kecuali yang benar‑benar telah aku ajarkan kepada kalian, barangsiapa berbohong atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya dari API NERAKA, siapa yang mengatakan sesuatu tentang al‑Qur’an dengan ra’yu‑nya (PENDAPAT/AKAL) maka hendaklah ia menempati TEMPAT DUDUKnya dari API NERAKA

… sesungguhnya Rasulalloh s.a.w. bersabda: “Barangsiapa beramal yang tidak ada atas amalan itu perkaraku maka amalan itu ditolak”.(Hadist Shohih Muslim No. 18 – (1718) Kitabul Iman)

LDII knp klo tahiyat akhir pada saat sholat jari telunjuk turun naik, kdang2 cepat kdang2 lambat, sngatt mengganggu khusyuk org sholat d sbelahnya.. Anehh klo bukan trmasuk gerakan sholat sholatnya batal, bergerak2 lebih dr 3 x

Terus antum2 aliran ap sekarang?

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More