Ulama Syiah: Riwayat Tahrif Al-Qur'an sangat melimpah!

1. 

Kalangan yang malas membaca penyimpangan akidah Syiah banyak terprovokasi oleh mulut orang-orang yang berbicara seenaknya yang mengatakan bahwa orang yang mengatakan Syiah sesat selalu mengambil rujukan dari Wahabi Takfiri, entah apa yang ada di kepala mereka, tahukah mereka siapa itu wahabi, ternyata orang yang dituduh wahabi pun tidak mau disandangkan padanya gelar "Wahabi" apalagi ditambah "Takfiri" yang kerjanya mengkafirkan muslim lain.
 
Padahal memvonis Syiah itu sesat tidak serampangan begitu saja, kali ini mari kita semua membuka hati, kita melihat dengan jelas bagaimana akidah Syiah dilihat dari buku-buku karya ulama Syiah sendiri. 

sebagai contoh akidah mereka terhadap Al-Qur'an mari kita lihat buku "Awa’il Al Maqaalat", karya Al-Mufid, Dar Al-Kitab Al-Islami, Beirut, 1403 H

berikut terjemahannya:
 
"Pembahsan tentang penyusunan Al-Quran serta perkataan sebuah kelompok tentang penambahan dan pengurangan di dalam Al-Quran.

Saya katakan: Riwayat-riwayat telah datang secara melimpah dari para imam pemberi petunjuk dari keluarga Muhammad tentang perbedaan Al-Quran dan hal-hal baru yang dibuat-buat oleh sebagian orang-orang zalim berupa penghapusan dan pengurangan.

Adapun pembahasan tentang penyusunan Al-Quran, maka yang ada (sekarang) mengindikasikan dimajukannya ayat-ayat yang turun belakangan dan diakhirkannya ayat-ayat yang diturunkan lebih awal, dan siapa yang mengetahui nasikh dan mansukh, juga al Makki dan al Madani (ia akan tahu bahwa Al Quran) tidak disusun sebagaimana dengan yang kami sebutkan.


Adapun pengurangan maka akal tidak mendustakan dan tidak menghalangi untuk terjadi."

(Cermati perkataannya “Melimpah” tentang tahrif  (perubahan) Al-Qur’an!, Apakah Syiah berpegang teguh dengan Al-Quran dengan dasar perkataan ini?)

Ulama Syiah satu ini menegaskan Akidahnya bahwa Al-Qur'an tidak asli, banyak pengurangan dan penambahan yang dilakukan kalangan-kalangan yang bertanggung jawab, padahal Allah sendiri telah menjamin Al-Qur'an akan dijaga sampai hari kiamat tanpa ada satupun huruf tambahan yang dibuat-buat oleh siapa pun. 

siapakah yang kita percaya, Allah-kah atau ulama Syiah yang lancang ini?

berikut hasil scannya:
 
 (Oleh: Muh Istiqamah/ LPPI Makassar)

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More