FUI Serukan Umat Islam Galang Bantuan untuk Muslim Suriah

JAKARTA (voa-islam.com) - Perkembangan semakin buruk dari pergolakan yang terjadi di Suriah selama 15 bulan terakhir. Ribuan umat Islam terbunuh, ratusan muslimat diperkosa, ratusan ribu dipenjara dan jutaan mengungsi baik ke tempat lain yang lebih aman di Suriah maupun ke luar negeri. Dunia seolah diam atas pembantaian kejam yang dilakukan oleh rezim sosialis Ba’ats pimpinan Presiden Bashar Al Assad kepada rakyat sipil Muslim di berbagai kota di Suriah.

Ahad (17/6/2012), Hilal Ahmar Indonesia bersama Forum Umat Islam (FUI) menyelenggarakan konferensi pers di Aula Masjid Al Furqon, Kantor Pusat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jl. Kramat Raya no. 45, Jakarta Pusat.

Dalam pernyataan persnya FUI mengutuk pembantaian, penindasan, dan penyiksaan  yang dilakukan oleh pemerintahan partai sosialis Ba’ats terhadap rakyat kaum muslimin di Suriah sebagai tindakan zalim yang harus segera dihentikan.
 
FUI menuntut Presiden Bashar Assad mengundurkan diri dari jabatannya, menyerahkan jabatannya kepada umat Islam yang lebih berhak atas pemerintahan Suriah. Bashar Assad pun harus segera bertaubat dari berbagai tindakan zalim dan sadisnya serta bertaubat dari tindakan murtadnya yang mengakui dirinya sebagai tuhan, di mana pasukan-pasukannya menuliskan di dinding-dinding masjid kalimat “Lailaha illa Bashar” yang menggantikan kalimat tauhid “Laa ilaha illallah”.  
Allah SWT berfirman:  

وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَى قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

…Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, Maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang Telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Anfal 72).

Tak lupa, FUI juga menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk membacakan qunut nazilah untuk kejatuhan dari rezim Basyar Assad yang zalim dan bagi keselamatan umat Islam Suriah.

Demikian pernyataan pers tersebut yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FUI, KH. Muhammad Al Khaththath tertanggal 27 Rajab 1433H/17 Juni 2012. [Ahmed Widad]

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More