Waspadai Islam Baru Yang Menyesatkan


Jakarta – Umat Islam diminta waspada terhadap merebaknya pemikiran sekuler dan liberal yang ingin mengubah hukum-hukum Islam. Sebab Ideologi sekuler-liberal yang masuk dalam ajaran Islam itu  akhirnya akan membuat Islam baru yang menyesatkan.
 
“Mereka mengubah nilai-nilai Islam yang telah aksiomatik (pasti kebenarannya, red). Mereka mengubah ajaran yang diperintahkan Rasulullah Saw. Mereka juga menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal, kata Direktur Eksekutif INSISTS Ustadz Adnin Armas, dalam acara Forum Cinta Ilmu di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad (29/4/2012).

Ustadz Adnin menjelaskan, jika merujuk pada pendapat para fuqaha, kelompok orang yang menghalalkan yang haram dan sebaliknya, dihukumi keluar dari Islam.

“Jika melakukan perbuatan haram pelakunya dosa besar, maka menurut para fuqaha, orang yang menganjurkan agar orang lain melakukan perbuatan haram berarti dia keluar dari Islam”, jelas Pemred Majalah Gontor itu.

Kandidat doktor di ISTAC Malaysia itu memaparkan sejumlah tokoh liberal baik di dunia maupun di Indonesia. Mulai Amina Wadud yang pernah menjadi imam dan khatib shalat jumat hingga Siti Musdah Mulia yang menghalalkan homoseks.

“Seorang Profesor Doktor, peraih gelar doktor terbaik di Universitas Islam Negeri (UIN/dulu IAIN) Ciputat tahun 1996. Lagi-lagi dari Universitas Islam Negeri, kemudian menghalalkan perkawinan sesama jenis. Miris!”, ungkap pengurus Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) itu.

Salah satu proyek liberalisasi yang sangat berbahaya dan harus dilawan itu adalah munculnya RUU Keadilan dan Kesetaraan Gender (KKG). Menurut Ustadz Adnin, jika RUU ini disahkan, nanti akan ada fenomena seorang anak mempidanakan orang tuanya jika orang tua anak itu tidak setuju anaknya menikah dengan orang yang berbeda agama. “Orang tua bisa masuk penjara”, kata Ustadz Adnin.

Rep: Shodiq Ramadhan (SI ONLINE)  Senin, 30 April 2012 | 23:38:38 WIB

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More