Ketika Imam Syiah Jadi Perokok!!! Full Pics





Sekarang kita bandingkan dengan tulisan-tulisan lain. Ketika ada tulisan ”Awas ada anjing galak!! Apa yang akan Saudara lakukan? Mungkin Saudara akan jalan dengan hati-hati atau bahkan mungkin Saudara akan mencari jalan lain sehingga tidak melewati jalan yang ada anjing galak tersebut. Ketika ada tulisan ”Awas kawat ini mengandung listrik!! Apa yang Saudara lakukan? Beranikah Saudara memegang kawat tersebut? Kalau Saudara waras pasti Saudara akan menjauhi kawat tersebut. Lalu kenapa ketika ada peringatan keras tentang bahaya rokok, Saudara tetap saja menghirupnya dengan nikmat. Apakah Saudara pantas dikatakan orang waras? Apakah Saudara pantas dikatakan orang berakal?




Mungkin tulisan yang baru saja Saudara baca dan yang akan Saudara baca sama nilainya dengan tulisan-tulisan lain yang menyeru untuk meninggalkan rokok. Mungkin Saudara menganggapnya sampah, atau hanya sekedar angin lalu. Namun begitu, keadaan Saudara, sedikit pun tidak menyurutkan saudaramu ini yang sangat mencintaimu untuk menulis artikel ini. Justru saudaramu ini akan semakin bersemangat untuk menyampaikan kebenaran. Berikut ini akan saya uraikan tentang merokok dilihat dari sudut pandang kedokteran dan sudut pandang Islam sebagai dien (agama) yang lurus dan benar yang tidak ada sedikit pun keraguan.


Rokok memang tidak ada pada zaman Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam, tetapi Islam datang membawa kaidah-kaidah umum yang melarang segala sesuatu yang mendatangkan bahaya bagi badan, menyakiti tetangga atau menyia-nyiakan harta.

1.     Firman Allah Azza wa Jalla : “Dan Rasul menghalalkan yang baik bagi mereka serta mengharamkan bagi mereka yang buruk.” (QS. Al A’raaf : 157). Rokok termasuk yang buruk, membahayakan dan tidak sedap baunya.

2.     Surat Al Baqarah ayat 195 : “Janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” Rokok mengakibatkan penyakit yang membinasakan seperti kanker, paru-paru dan lain sebagainya.
3.     Surat An Nisa’ ayat 29 : “Dan janganlah kamu membunuh dirimu.” Rokok membunuh secara perlahan-lahan.

4.     Surat Al Baqarah ayat 219 : “Dosa keduanya (arak dan judi) lebih besar daripada manfaatnya.” Rokok bahayanya lebih besar daripada manfaatnya.

5.     Surat Al Isra’ ayat 26 : “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) dan sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudaranya setan.” Rokok adalah pemborosan, termasuk perbuatan setan.

6.     Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Tidak boleh membahayakan diri sendiri atau orang lain.” Rokok membahayakan si perokok, mengganggu tetangga dan membuang-buang harta.

7.     Sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam : “Allah membenci untukmu perbuatan menyia-nyiakan harta.” Merokok adalah menyia-nyiakan harta, dibenci oleh Allah.

8.     Sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam : “Perumpamaan kawan pergaulan yang baik dengan kawan pergaulan yang jelek seperti pembawa minyak wangi dengan peniup api tukang besi.” (HR : Bukhari, Muslim). Perokok adalah kawan duduk yang jelek yang meniup api.

9.     Sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam : “Barang siapa menghirup racun hingga mati maka racun itu akan berada di tangannya lalu dihirupkan (kepadanya) selama-lamanya di Neraka Jahannam.” (HR : Muslim). Rokok mengandung racun (nikotin) yang membunuh peminumnya perlahan-lahan dan menyiksanya.

10.  Sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam : “Barang siapa makan bawang putih atau bawang merah hendaknya menyingkir dari kita dan menyingkir dari masjid dan duduklah di rumahnya.” (HR : Bukhari , Muslim). Rokok lebih busuk baunya daripada bawang putih atau bawang merah.

11.  Sebagian besar ahli fiqih mengharamkan rokok. Sedang yang tidak mengharamkan karena belum melihat  bahayanya yang nyata dai antaranya yaitu penyakit kanker.

12.  Apabila orang membakar uang 1 lira, kita pasti mengatakannya orang gila. Bagaimana orang membakar rokok yang harganya ratusan lira yang berakibat membahayakan dirinya serta para tetangganya? Dari semua hadits maupun ayat Al Quran tersebut diatas jelas bahwa rokok termasuk diantara semua yang negative dan membahayakan pengisapnya, juga tetangganya. Apakah anda masih termasuk orang yang beragama dan berperasaan? Apabila rokokmu membuat orang terganggu dan mengotori udara hukumnya haram seperti halnya mengotori air yang dapat membahayakan orang. Andaikata kita bertanya kepada orang yang menghisap rokok, “Apakah rokokmu itu akan dimasukkan dalam amal baik ataukah amal buruk?” Ia pasti menjawab bahwa rokoknya itu termasuk dalam amal buruk.

13.  Memohonlah Anda kepada Allah agar bisa meninggalkan kebiasaan merokok, karena barang siapa yang bisa meninggalkan sesuatu karena Allah, Dia akan memberikan pertolongan. Dan bersabarlah, karena Allah beserta orang-orang yang sabar.

Lihat Pendeta-pendeta Syiah di bawah ini:























Berikut Videonya sebagai bukti: klik di sini


 
Bonus: Wanita Syiah Sedang Merokok....



Oleh Abu Fahd Negara Tauhid.
Dinukil dari beberapa sumber.
 

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More