Orang Syiah Menjadikan Al Quran Sebagai Beban Hidup dan Membacanya Sebagai Taqiyah



Orang Syiah Menjadikan Al Quran Sebagai Beban Hidup
dan Membacanya Sebagai Taqiyah

Menurut berita seorang guru besar salah satu Universitas Islam yang telah mengadakan perjalanan ilmiah ke negara Iran yang merupakan negara Syiah, pemahaman kita selama ini bahwa Al Quran orang Syiah tidak sama dengan Al Quran kaum Muslimin hari ini adalah keliru dan salah besar, buktinya setelah beliau melihat langsung Al Quran yang berada dan dibaca di Iran ternyata sama bahkan beliau langsung mengecek di percetakannya, tidak ada yang beda sama sekali. Adapun informasi tahrif (pengubahan) yang termaktub dalam kitab al Kafi (kitab hadis nomor satunya orang Syiah dan telah diakui oleh Imam Mahdi Al Muntazhar) menurut seorang ayatullah yang diajak diskusi oleh beliau bahwa orang Syiah tidak menganggap kitab al Kafi sebagai kitab suci yang tidak mungkin salah, di situ banyak kesalahan yang dikritisi langsung oleh mereka.

Menanggapi kenyataan di atas hendaknya kita harus obyektif dan tidak mudah tertipu dengan kondisi yang ada di Iran pada hari ini begitu saja,. Tidak serta merta apa yang terajadi di sana menggambarkan kondisi keimanan dan kayakinan mereka yang sebenarnya, terkhusus pada Al Quran. karena bisa saja itu hanyalah taqiyah orang Syiah Iran hari ini kepada seluruh kaum Muslimin. Karena mereka menganggap taqiyah (berbohong/ melakukan sesuatu yang tidak diyakininya) itu boleh.
Berikutnya mari kita cek dan ricek langsung ke kitab-kitab ulama mereka yang menjelaskan akidah dan manhaj kehidupan mereka yang sebenarnya.
Setelah menelaah kitab-kitab rujukan orang Syiah kami menemukan bahwa bukan hanya Muhammas Ya’qub al Kulaini (kitab Al Kafi) saja yang mengakui adanya perubahan pada Al Quran, di sana ada kitab Fashlul Khithab fi Itsbati Tahrifi Kitabi Rabbil Arbab (kata pemisah untuk menegaskan terjadinya perubahan pada Kitab Tuhannya para Tuhan) yang ditulis oleh An Nur Ath Thibrisi, seorang ulama kenamaan Syiah pada zamannya, di dalam kitab itu terdapat banyak contoh perubahan ayat-ayat Al Quran. (lihat daftarnya di buku “Mengapa Kita Menolak Syiah” terbitan LPPI Jakarta), bahkan dalam muqaddimah kitab itu penulisnya mencantumkan tidak kurang dari 30 nama ulama Syiah yang mendukung pendapatnya!, ini bukti pertama bahwa orang Syiah meyakini ketidak aslian Al Quran!
Ulama Syiah yang lain, Al Karmani mengatakan, “Terjadi perubahan dan pengurangan pada Al Quran!, Al Quran yang terjaga itu tidak ada melainkan ada pada Al Qa’im (Imam Mahdi), dan Syiah itu TERPAKSA membaca Al Quran ini (Al Quran sekarang) sebagai bentuk taqiyyah, karena ini perintah keluarga Muhammad alaihis salam” (Al Karmani, Ar Radd ‘ala Hasyim Asy-Syami, hal 13, cet Iran), ini bukti kedua! Al Quran bagi mereka hanyalah sebagai beban dan membacanya di hadapan kaum Muslimin hanyalah taqiyah!
Bahkan Ulama Syiah yang lain, Ni’matullah Al Jaza’iri mengatakan, “diriwayatkan dari berita-berita bahwa mereka (para Imam Syiah) alaihimus salam memerintahkan pengikut mereka membaca Al Quran yang ada sekarang ini di dalam shalat dan selainnya, juga mengamalkan hukum-hukumnya sampai muncul Maulana Shahibuz Zaman (Imam Mahdi) kemudian ia akan mengangkat Al Quran ini dari tangan manusia ke langit dan mengeluarkan Al Quran yang disusun oleh Amirul Mukminin (Ali bin Abi Thalib ra) kemudian dibaca dan hukum-hukumnya dilaksanakan” (Ni’matullah Al Jaza’iri, Al Anwar An Nu’maniyyah, Jilid 2, hal 363-364), ini bukti ketiga bahwa Al Quran di mata orang Syiah akan diganti dengan Al Quran yang akan dibawa oleh Imam Mahdi yang telah disusun oleh Imam Ali bin Abi Thalib di masa lalu.
Menurut kami ini sudah lebih dari cukup untuk menjelaskan keyakinan asli mereka, ulama-ulama mereka sendiri yang berkata demikian, olehnya apakah kita bisa menolerir dan bersatu dengan orang Syiah jika pokok pemersatu kita sudah berbeda (Al Quran)?, kemudian apakah kita bisa mendiamkan hal ini, mendiamkan kesesatan yang nyata ini?
(Muis/LPPIMakassar.blogspot.com)

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More