Global March To Jerussalem



Komite Pusat penyelenggara Global March to Jerusalem mengatakan telah menuntaskan segala persiapan teknis untuk pelaksanaan aksi pawai kolosal ini pada 30 Maret nanti.
Dr. Ribhi Halum, Koordinator GMJ pusat mengatakan, "para peserta GMJ ini berasal dari 80 negara dan lebih 2 juta orang diperkirakan akan turut dalam aksi GMJ ini, mereka akan berangkat dari empat negara Arab yang berbatasan langsung dengan Palestina."
Halum kemudian menambahkan, "Negara-negara yang mendukung aksi ini mengirim para utusannya ke empat negara yang berbatasan dengan Palestina, dan akan bergerak secara bersamaan tepat pada hari Bumi pada tanggal 30 Maret nanti."
Ia kemudian menjelaskan bahwa aksi ini juga diikuti oleh tokoh-tokoh internasional, diantaranya adalah empat orang Rabbi Yahudi asal Amerika yang menentang penjajahan yang dilakukan oleh Israel dan menolak pembentukan negara Yahudi. Rabbi-rabbi ini merupakan para petinggi di Kelompok Yahudi, Neturei Karta yang menentang pengklaiman keberadaan Kuil Sulaiman di kota Al-Quds. Mereka memihak kepada bangsa Palestina dengan mengatakan bahwa secara sejarah, bangsa Palestina-lah pewaris tanah sesungguhnya."
Dr. Halum kemudian memastikan, bahwa aksi ini akan berjalan secara damai, dan tidak membawa misi politik, kepentingan parpol, ormas baik lokal maupun nasional. Dan kami tidak akan memberikan izin kepada seorang peserta pun untuk mengalihkan aksi ini kepada agenda terselubung tertentu. Halum kemudian juga menegaskan, bahwa selama aksi ini berlangsung, para peserta hanya diperkenankan membawa bendera Yordania dan Palestina saja."
Terkait dengan agenda acara aksi ini, Halum menjelaskan, bahwa para peserta akan bergerak dari berbagai titik propinsi di Jordania untuk kemudian bergerak ke titik terdekat dengan perbatasan. Ia kemudian menjelaskan bahwa pusat pergerakan peserta dipimpin dari ibukota Amman, yang lokasinya bersebelahan dengan Hotel Regency berdekatan dengan bundaran di kota Amman yang juga berdekatan dengan lokasi padat penduduk dan juga dari lokasi kamp-kamp para pengungsi."
Ia kemudian menambahkan, bahwa ada acara minbar pidato yang diadakan usai sholat Jum'at pada hari H nanti, masing-masing perwakilan dari berbagai benua yang turut serta dalam aksi ini akan menyampaikan pidatonya."
Ia juga menegaskan bahwa tujuan dari pawai kolosal ini tidak terbatas hanya mengutuk penjajah yang dilakukan Zionis terhadap wilayah Al-Quds saja, tapi juga terhadap seluruh tanah milik bangsa Palestina lainnya.
"Aksi Global March to Jerusalem ini bertujuan untuk memberikan pesan kepada penjajah Zionis bahwa permasalahan Palestina merupakan permasalah umat manusia tanpa terkecuali, dan kami berharap semoga aksi ini menjadi stimulus untuk mengembali permasalahan Palestina ke posisinya semula, yaitu permasalahan bersama dan utama bagi seluruh umat manusia di dunia. (msy/iaqsa)



Tempat-tempat Suci di Al Quds (Jerussalem)
Mukadimah

Para ahli sejarah sepakat bahwa kota Jerusalem (selanjutnya disebut Al-Quds) adalak kota yang sangat penting bagi bangsa-bangsa di dunia. Karena beberapa sebab berikut ini:
1. Tempat diturunkannya wahyu Tuhan.
2. Tempat tinggal Ibrahim ‘alaihis salam.
3. Negeri para nabi.
4. Tempat kelahiran Nabi Isa ‘alaihis salam.
5. Kiblat pertama kaum muslimin.
6. Tempat suci ketiga yang dimuliakan oleh Islam.
7. Tempat Isra Nabi Muhammad SAW ke langit ketujuh.
8. Menurut klaim Yahudi, di dalam Al-Quds ada tempat ibadah mereka (Solomon Temple).

Al-Quds dalam Perspektif Agama Yahudi

Di dalam Al-Quds ada lebih dari 15 tempat ibadah (sinagog), baik dalam bentuk bangunan sewaan ataupun bangunan yang memang sudah dibangun sejak abad 19 dan 20. Namun tempat suci Yahudi yang paling penting bagi mereka dan diklaim ada di Al-Quds adalah Kuil Sulaiman (Solomon Temple). Dalam perspektif Yahudi, tempat ibadah ini memiliki kedudukan istimewa dalam keyakinan mereka. Bangunan ini dibangun di tengah-tengah Al-Quds, yang menjadi jantung dunia. Tempat yang paling suci di tempat itu adalah terletak di tengah-tengah Solomon Temple. Di depan ruangan itu, adalah batu pondasi (titik dimana Tuhan menciptakan dunia). Menurut keyakinan mereka ruangan itu merupakan harta peninggalannya. Dalam keyakinaa Yahudi, bahwa Tuhan menciptakan dunia dengan tangan satu, namun saat menciptakan tempat ibadah Yahudi, menggunakan kedua tangannya. Bahkan menurut mereka, Tuhan menciptakan tempat ibadah itu terlebih dulu sebelum menciptakan dunia.

Simbol tempat ibadah Yahudi digambarkan dengan simbol-simbol alam sehingga karakter dan tipe bangunan tempat ibadah mereka selalu menggunakan simbol-simbol itu. Sebagai contoh Raja Sulaiman (seperti klaim mereka) membangun dan memperindah tempat ibadahnya dengan sembelihan binatang dalam jumlah besar. Bahkan pekerjaan itu membutuhkan 180 ribu pekerja. Dipoles dengan emas diambil dari negeri Tarchiche, kayu dari Lebanon, batu mulia dari Yaman. Bangunan tempat ibadah ini diselesaikan selama 7 tahun.

Tempat-tempat Suci Diklaim milik Yahudi di Palestina

1.     Tembok Ratapan (yang terbukti itu adalah wakaf Islam)
2.     Sejumlah sinagog (diperkampungan Yahudi di Kota Tua)
3.     Haikal Sulaiman (Tidak terbukti secara historis) 

Al-Quds dalam Perspektif Agama Kristen

Ada lebih dari 17 gereja dan situs lainnya milik Kristen, salah satunya Gereja Kiamat (didalamnya ada sejumlah gereja kecil), rumah Ibrahim dan rumah besar.

Dalam agama Kristen, kota Al-Quds memiliki kedudukan istimewa. Betapa tidak, karena didalamnya tempat Isa ‘alaihis salam disalib dan disemayamkan. Dalam keyakinan mereka juga, Al-Quds disebut sebagai neraka yang Isa turun didalamnya untuk membersihkan dosa-dosa manusia.

Tempat-tempat Suci Umat Kristiani di Al-Quds

1.     Gereja Kiamat
2.     Jalan Derita (Via Dolorosa)
3.     Olyah
4.     Taman Jasad
5.     Kuburan perawan yang diberkahi (Tomb of the Virgin)
6.     Gunung Zaitun
7.     Taman Kubur (Garden Tomb)
8.     Ezrea
9.     Bethlehem
10.                        Aen Karem
11.                        Sejumlah Gereja (Ada 32 Gereja dibeberapa aliran)

Al-Quds dalam Perspektif Islam

Ada lebih dari 197 situs Islam di Al-Quds, terdiri dari masjid, kubah, istana, takaya, sudut, sekolah, beranda, pintu dan lain-lain yang ada di masa-masa kejayaan Islam.
Tempat paling penting dan strategis bagi Islam di Al-Quds adalah Masjid Al-Aqsha.

Daftar Situs Islam di Al-Quds

1.     Masjid Al-Aqsha
2.     Masjid Umar bin Khatab
3.     Ruangan Solahudin
4.     Masjid waliyullah muhareb
5.     Masjid Khan Sultan
6.     Masjid Besar Omar
7.     Masjid Kecil Omar
8.     Masjid Disy
9.     Masjid al-Yaquby
10.                        Masjid al-Hariri
11.                        Masjid Qal’ah
12.                        Masjid Gheyaen
13.                        Sudut Jeraheah
14.                        Masjid Mansury
15.                        Masjid Nabi Dawud
16.                        Wakaf Waliyullah Abi Madyan
17.                        Sudut Wafaeyah
18.                        Sudut Dhahereah
19.                        Sudut Adhameah
20.                        Ruangan Daudreah
21.                        Sudut Hatneah
22.                        Masjid Sweqah Alon
23.                        Masjid Utsman bin Affan
24.                        Masjid Abu Bakar Shidiq
25.                        Sudut Ahmad Mutsbit
26.                        Masjid Hayyat
27.                        Masjid Qolawun
28.                        Masjid Qumaeri
29.                        Masjid Sayufi
30.                        Masjid Alauddin Basiri
31.                        Masjid Menara Merah
32.                        Masjid Moloweah
33.                        Masjid Mus’ab bin Umaer
34.                        Sudut Hunud
35.                        Sudut Kabkeah
36.                        Sudut Mehmazeah
37.                        Masjid Syeikh Makki
38.                        Masjid Syeikh Lukluk
39.                        Sudut Naqsabandy
40.                        Masjid Syekh Raehan
41.                        Sudut Afghanistan
42.                        Masjid Darghets
43.                        Masjid Qurmy
44.                        Masjid Shurbajy
45.                        Enam Saraya
46.                        Takiyah Sultan
47.                        Madrasah Bakriyah
48.                        Madrasah Tazeah
49.                        Maktabah Khaledy
50.                        Makam Turkan Haton
51.                        Makam Beram jawesh
52.                        Makam Rabiah Adawiah
53.                        Masjid Saad dan Saed
54.                        Kuburan Bab Rahmah
55.                        Kuburan Ma’manullah
56.                        Kuburan Yusuf.
57.                        Kuburan Saherah
58.                        Madrasah Tostamareah
59.                        Madrasah Tastamareah
60.                        Madrasah Utsmaniah
61.                        Jalan Khan Zaet
62.                        Pasar Qatanen
63.                        Pasar Attaren
64.                        Pasar Debaghah


Al-Quds adalah kota bagi tiga agama samawi, semua dirangkul dengan prinsip mengakui keberadaan orang lain, prinsip hidup bersama, tanpa diskriminasi dan saling menghormati. Inilah sistem yang akan dapat mengatur secara bagi masyarakat di Al-Quds.

(Sumber: Al Quds International Institutions)










40 Tokoh Dunia Pimpin Global March ke Jerussalem
Anggota Pimpinan Global March to Jerusalem dan jubir resminya, Zahir Birawi menegaskan, DPP aksi ini terdiri dari 400 orang di seluruh dunia dan terdiri lebih dari 30 komite nasional di 30 negara.
Birawi mengisyaratkan bahwa bangsa-bangsa revolusioner yang mampu menggulingkan rezim korup dan rusak mampu mengorganisir aksi jutaan long mach ke Al-Quds dan mengusir penjajah Israel dari bumi Palestina. ia menegaskan bahwa aktivis long mach bukanlah pasukan resmi yang membawa senjata. Namun mereka menggelar aksi damai dan sebagai aksi masa. Tujuan dari aksi ini adalah menciptakan aksi damai menuju Al-Quds dan menyampaikan pesan kepada bangsa-bansga Arab dan Islam untuk bergerak membela dan menolong Al-Quds. Aksi ini ingin menggalang simpati dunia kepada Palestina.
Dalam wawancara khususnya kemarin Sabtu (17/3) Birawi mengatakan bahwa bansga-bangsa Arab dan Islam menyadari bahwa yang bisa memungkinkan hidup di Al-Quds dan sampai ke sana hanyalah bila kota suci itu hidup di hati-hati mereka dan bergerak membelanya.
Ia menjelaskan bahwa di antara tujuan aksi ini adalah menyampaikan pesan kepada penguasa Arab akan pentingnya keluar dari sikap yang sekadar mengecam menjadi sikap aktif membela Al-Quds. Disamping itu, aksi ini sebagai pesan kepada masyarakat dunia akan pentingnya mengambil sikap tegas menghadapi proses yahudisasi. Ia juga menyampaikan bahwa jika Israel berani menyentuh dan melecehkan Al-Quds maka kekerasan akan bertambah dan merebak ke seluruh dunia. Sebab Al-Quds adalah garis merah yang tidak mungkin boleh dilangkahi.
Birawi mengisyaratkan bahwa jumlah lembaga dan badan yang ikut dalam aksi ini mencapai 700 lembaga swasta.
Ia menegaskan bahwa media Israel belakangan menegaskan, tujuan dari aksi itu untuk berusaha menghapus konstitusional Israel, padahal Israel dari awal memang tidak memilikii landasan hukum.
Berikut petikan wawancaranya:
PIP: Bagaimana perkembangan terakhir Global March to Jerusalem? Siapa saja instansi yang mengorganisir aksi ini?
Birawi: Pertama, saya ingin isyaratkan bahwa tokoh utama aksi ini terdiri dari 40 orang berkelas dunia. Ini adalah aksi damai dunia yang bersifat kerakyatan. Tujuannya adalah memblowup tindakan rasis Israel terhadap Al-Quds dan warganya. Terutama semakin cepatnya proses yahudisasi dan pembersihan etnis dan pembangunan pemukiman yahudi, penyitaan tanah warga, pengosongan kota suci Al-Quds dari warganya baik yang muslim atau yang kristen.
Unjuk Rasa Damai
Para aktivis aksi ini bukanlah pasukan resmi yang membawa senjata. Namun mereka menggelar aksi damai dan sebagai aksi masa. Tujuan dari aksi ini adalah menciptakan aksi damai menuju Al-Quds dan menyampaikan pesan kepada bangsa-bansga Arab dan Islam untuk bergerak membela dan menolong Al-Quds. Aksi ini ingin menggalang simpati dunia kepada Palestina. Aksi ini akan dilakukan dengan tiga poros; poros pertama, unjuk rasa dan aksi long much di Palestina, di Tepi Barat dan Jalur Gaza dan jajahan tahun 1948. Puluhan ribu warga Palestina akan long much menggelar aksi ke kota Al-Quds atau ke titik terdekat di sana. Poros kedua; aksi di negara-negara sekitar Palestina. Ratusan ribu warga dan pengunjuk rasa dari Jordania, Libanon dan Mesir long much ke Al-Quds atau ke titik terdekat. Mereka membawa spanduk tuntutan pembebasan Al-Quds dan mengakhiri penjajahan Israel atas Palestina. Poros ketiga; poros aksi besar di ibukota-ibukota Arab, negara Islam dan dunia yang berkonsentrasi di lapangan-lapangan umum. Dan akan ada unjuk rasa di depan kedutaan besar Israel di sejumlah negara.
Melalui aksi ini, para pengorganisir dan peserta aksi ini akan menegaskan bahwa isu Al-Quds “Ibukota Damai” adalah kunci perdamaian dan peperangan di kawasan dan dunia dan bahwa tindakan Israel yang rasis dan bermisi yahudisasi terhadap Al-Quds serta tempat suci Islam dan Kristennya disana merupakan kejahatan, bukan saja kepada warga Palestina namun terhadap kemanusiaan seluruhnya. Bahkan menyentuh kehormatan Al-Aqsha dan Al-Quds akan menambah kekerasan dan terorisme di kawasan Timteng dan dunia seluruhnya.
40 Tokoh Memimpinnya
Aksi ini diorganisir oleh lembaga-lembaga solidaritas kerakyatan dan organisasi masyarakat sipil di lima benua (lebih dari 500 lembaga hingga sekarang). Mereka itu diwakili oleh 40 tokoh yang menjadi anggota di Komite Pusat. Sementara Komite Eksekutif terdiri dari 13 anggota. Organisasi aksi ini memiliki Dewan Penasehat Internasional yang terdiri dari 100 tokoh penting dunia. Di antaranya adalah pendeta Afrika Selatan peraih nobel perdamaian, Syekh Raed Shalah, Uskup Athallah Hana, Mantan PM Malaysia, Mahathir Muhammad, Ketua Parlemen Indonesia, Marzuqi Alie, Mantan PM Jordania, Ahmad Abidat dan lain-lain.
Di masing-masing negara peserta ada panitia nasional aksi ini dari sejumlah lembaga politik, pemikiran dari berbagai agama dan mereka yang bertanggungjawab menerapkan sejumlah agenda yang didahului oleh aksi itu. Demikian halnya dengan agenda aksi inti (puncak) pada saat aksi besar digelar 30 Maret 2012.
Titik Perubahan
PIP: Aksi ini apakah bertujuan menyampaikan sejumlah pesan atau ingin mematahkan kekuatan Israel atau apa tujuannya secara pasti?
Birawi: Aksi damai ini menuju Al-Quds atau titik terdekat yang mungkin. Kami ingin menfokuskan blowup terhadap apa yang terjadi di Al-Quds berupa tindakan rasis, yahudisasi yang mengancam kota Al-Quds baik manusianya atau bangunannya serta identitas aslinya. Kami bertujuan menggalang kekuatan dan sinergi bangsa Arab dan umat Islam dengan bangsa-bangsa merdeka di dunia untuk menghentikan tindakan Israel yang meremehkan legalitas internasional dan terus menjajah Al-Quds dan tanah-tanah Palestina.
Kami akan menjadikan aksi ini aksi ini sebagai titik perubahan dan transisi dalam hal tabiat konflik dengan penjajah Israel yang akan menghadapi jutaan pengunjuk rasa yang menuntut pembebasan Palestina dan ibukotanya Al-Quds. Kami akan menjadikannya sebagai “tambahan” riil dalam usaha mengakhiri penjajahan Israel melalui aksi damai. Kami diilhami oleh kekuatan dari Allah, itu yang pertama. Kemudian kami diilhami oleh keadilan masalah kami dan juga spirit revolusi Arab, tekad pemuda yang mampu – dengan taufiq Allah – mampu menggulingkan rezim. Sebab mereka kini menyadari bahwa kebebasan dan tekad rakyat ternyata memiliki kekuatan ‘magic”. Maka slogan fase mendatang adalah “rakyat bertekad” atau “rakyat yang ingin” yang pasti lebih efektif dari pasukan sistematis dan senjatanya. Karenanya, slogan aksi “global much to Jerusalem” adalah “bangsa-bangsa dunia ingin membebaskan Al-Quds…bangsa-bangsa dunia ingin mengakhiri penjajahan Israel terhadap Palestina”.
Al-Quds Garis Merah
Aksi Global Macrh adalah aksi dunia dan suara bangsa-bangsa dunia yang menegaskan kepada negara penjajah Israel bahwa Al-Quds adalah “garis merah”, bahwa berlanjutnya yahudisasi adalah kejahatan terbesar dalam sejarah terhadap kemanusiaan dan bukan hanya kepada hak Palestina. Sebab alternatif dari itu adalah perang dan hilangnya perdamaian bukan saja di Timteng namun di seluruh dunia. Saya yakin bahwa bangsa-bangsa peletus revolusi yang mampu menggulingkan rezim korup dan rusak akan mempu mengatur sebuah aksi jutaan umat menuju Al-Quds dan mengusir Israel dari bumi Palestina.

Aksi Rakyat dan Bukan Organisasi
PIP: Instansi resmi mana yang memaintener aksi Global Macrh ini? Bagaimana sikap negara-negara barat dan Arab?
Birawi: Ini yang dihembuskan oleh media Israel bahwa aksi ini didukung Iran. Isu isu yang jauh dari kebenaran. Israel ingin mengintimidasi publik agar tidak ikut dalam aksi ini. Saya tegaskan tidak seorang pun dari Iran yang ikut dalam elit aksi dunia ini kecuali satu orang dari 40 pimpinan.
Aksi ini tidak di balik negara apapun atau organisasi politik agama manapun. Aksi ini adalah ruh dan spirit yang berada di dalam hati para pencinta keadilan, perdamaian dan kebebasan di dunia. Spirit itu terwujud dalam Lembaga Kerakyatan Nasional di puluhan negara di dunia dari Autralia, Newzeland, Indonesia, Malaysia, India, Pakistan, Banglades, Iran, Afganistan, Afrika Selatan, Afrika Tengah, Afrika Utara, hingga Maroko, Amerika Utara, Amerika Latin, dan negara-negara di Eropa. Termasuk di sebagian besar negara dunia Arab dan Islam. Mereka disatukan oleh masa depan kota suci Al-Quds dan nasib keluarganya dan tempat sucinya di sana. Mereka didorong oleh harapan bahwa Israel harus diakhiri sebelum terlambat, dan bahwa sikap diam harus dihentikan, dan bahwa kalimat bangsa-bangsa harus didengar. Sebab jika tidak akan menyebabkan kemarahan yang tidak bisa diharapkan akibatnya dan tidak akan diketahui sampai kapan berlangsung dan seperti apa akibatnya.
Kami berharap dari seluruh dunia, terutama negara-negara sekeliling Palestina untuk memudahkan bergeraknya massa masuk ke Palestina dalam aksi damai ini. Mereka harus memberikan penjagaan dan kemudahan yang semestinya. Sebab para pengunjuk rasa tidak akan melakukan hal-hal yang provokatif di negara-negara tersebut. Sebaliknya, mereka akan tetap sopan dan damai. Kami yakin bahwa negara-negara itu akan bersama dan mendukung kami dan mendukung aksi damai kami. Sebab mereka ikut merasakan keresahan terhadap Al-Quds dan nasibnya.
Negara Jordania misalnya, adalah negara yang paling paham dengan apa yang mengacam Al-Quds dan tempat sucinya dari konspirasi. Terutama karena tempat sucinya berada di bawah pengawasan Badan Wakaf Jordania. Negara Jordania dan rajanya belakangan bersama elit Mesir ikut memimpin memiliki peran besar dalam menjaga gerbang Magharibah dari keruntuhan. Karenanya, kami berharap setiap negara mendukung aksi rakyat damai ini sebab kami harus bersama dalam satu parit konflik membela Al-Quds dan tempat sucinya. Kami percaya bahwa pihak manapun menentang aksi ini maka dia akan merugi karena akan kehilangan kepercayaan rakyatnya dan akan terungkap di depan massa sebagai rezim pembohong karena selama ini meneriakkan mendukung Al-Quds dan tempat suci di sana.
Dipastikan Berhasil
PIP: Sejauh mana tingkat keberhasilan aksi ini? dan bagaimana jika gagal?
Birawi: Tidak ada kemungkinan gagal. Sebab tujuan aksi ini long march dan aksi unjuk rasa ini untuk Al-Quds. Tidak ada kekuatan di bumi ini yang bisa menghalangi ratusan dan jutaan pengunjuk rasa yang meneriakkan suara solidaritas terhadap kota suci Al-Quds dan penduduknya yang meminta mengakhiri penjajahan Israel. Gagasan ini akan berhasil dalam menyampaikan pesan kuat kepada Israel bahwa Al-Quds adalah garis merah dan akan datang suatu hari dimana Israel harus menghormati kehendak rakyat.
Kekhawatiran Akan Kebrutalan Penjajah Israel
PIP: Banya yang mengkhawatirkan serangan brutal Israel kepada aksi ini, seperti yang terjadi dengan aksi menembus blokade Gaza. Apakah kalian tidak khawatir? Apakah kalian tidak memprediksi akan ada serangan terhadap kalian seperti yang terjadi pada aksi “menuntut hak kembali”?
Birawi: negara penjajah Israel tidak akan rela dengan adanya aksi dunia yang mengungkap kedok dan rasisnya serta sikapnya yang bertentangan dengan hukum internasional. Israel akan menyerang aksi-aksi damai seperti ini dengan berbagai peralatan dan fasilitas yang mereka miliki. Israel akan menggambarkan aksi ini sebagai aksi brutal dan pengacau. Israel akan berusaha menyerang aksi ini baik dengan media terutama di barat. Namun itu tidak akan mempengaruhi tekad kami untuk terus maju dalam aksi ini. Kami yakin Israel tidak akan mampu menyerang kami sebab kami berada di negara-negara Arab sendiri dan keselamatan kami tanggungjawab pemerintah setempat. Kami yakin Israel terlalu lemah menyerang kami yang jumlahnya ratusan ribu di negara-negara sekitar Palestina dan di dalam Palestina. Sebab Israel akan merugi di mata dunia.
Koordinasi dengan Negara Sekitar Palestina
PIP: Bagaimana opini negara-negara sekitar Palestina terhadap aksi ni, terutama bersamaan dengan peristiwa di negara seperti Suriah, Jordania, Mesir hingga Libanon?
Birawi: Pimpinan aksi ini dan panitianya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Jordania, Mesir dan Libanon. Juga dengan instansi di otoritas Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk menjamin keselamatan aksi ini. mereka pasti akan membantu kami dalam mencetak sejarah. Sebab hari itu akan menjadi sangat bersejarah. Negara-negara itu akan merasa mulia jika sejarah mencatat mereka bekerjasama mendukung gerakan rakyat dunia membela Al-Quds dan warganya. Sebab pilihan lain sangat tidak mungkin sama sekali.
Soal Suriah, negara ini termasuk tetangga Palestina yang tidak memungkinkan ikut dalam aksi ini karena kondisi keamanan dan politiknya. Namun pengungsi Palestina di Suriah akan ikut aksi ini.
Satu Juta Peserta
PIP: Berapa kira-kira jumlah yang ikut aksi ini?
Birawi: Diperkirakan jumlah pengikut aksi inti di Palestina dan negara tetangga sekitar 1 juta pengunjuk rasa. Sementara peserta pengunjuk rasa di ibukota-ibukota besar di negara dunia Islam, negara-negara Eropa, Amerika dan Australia diperkirakan lebih dari 1 juta. Kami juga memperkirakan banyak perwakilan lembaga-lembaga masyarakat sipil dan politisi serta tokoh penting dunia akan ikut aksi intinya baik di Palestina, Jordania atau Libanon. (bsyr/pip)

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More