3 pertanyaan penting untuk orang syiah

 
1.        Jika memang Syi’ah meyakini bahwa Al-Quran sebagai sumber primer ajaran islam yang autentik, Coba  sebutkan satu ayat saja dari Al-Quran (bukan tafsir, takwil atau pendapat seseorang) yang menegaskan bahwa Sayyidina Ali mendapatkan wasiat untuk menjadi khalifah yang pertama sesudah Rasulullah wafat.
2.        Selain didalam Al-Quran tidak ada satupun ayat yang menjelaskan bahwa Sayyidina Ali RA mendapatkan wasiat untuk menjadi khalifah yang pertama. kitab yang otoritatif  dikalangan Syi’ah yaitu Nahj al-Balaghah semakin menguatkan bahwa wasiat tersebut memang benar-benar tidak ada, buktinya Sayyidina Ali RA berkata:
دَعُوْنِي وَالْتَمِسُوْا غَيْرِي فَأَنْ أَكُوْنَ لَكُمْ وَزِيْرًا خَيْرٌ لَكُمْ مِنْ أَنْ أَكُوْنَ عَلَيْكُمْ أَمِيْرًا.
“Tinggalkan aku, dan cari orang lain. Bagiku, menjadi wazir (menteri) lebih baik daripada menjadi Amir (khalifah) bagi kalian”. (Nahj Al-Balaghah, hal 181-182)
Selanjutnya, ketika Sayyidina Ali t didesak agar menjadi khalifah pasca terbunuhnya Sayyidina Utsman t, beliau menolak. Dan ketika desakan itu tidak mampu beliau bendung, beliau menerimanya dan menyatakan demikian:
وَاللهِ مَا كَانَتْ لِي فِي الْخِلَافَةِ رَغْبَةٌ وَلَا فِي الْوِلَايَةِ إِرْبَةٌ, وَلَكِنَّكُمْ دَعَوْتُمُوْنِي إِلَيْهَا, وَحَمَلْتُمُوْنِي عَلَيْهَا.
“Demi Allah! Aku sama sekali tidak menghendaki khilafah, dan tidak ada hasrat hati untuk menduduki wilayah, hanya saja kalian mengajakku dan membawaku padanya (kekhilafahan)”.(Nahj Al-Balaghah, hal 322)
Dalam dua teks tersebut Sayyidina Ali RA menyatakan dengan tegas, yang membawa dan yang mengajak ketahta khilafah ialah umat bukan Allah dan Rasul-Nya?
3.        Ibnu Babawayh Al-Qummi  dalam berbagai referensi menyatakan bahwa siapa yang berkata telah terjadi tahrif didalam Al-Quran, itu pembohong. Sementara Al-Kulaini mengatakan bahwa siapa yang meyakini bahwa Al-Quran itu asli atau tidak terjadi tahrif dalam Al-Quran, itu pembohong. Pertanyaannya, siapakah sebenarnya yang pembohong? Al-Kulaini atau Ibn Babawayh?

0 komentar:

Posting Komentar

Raih Amal Shaleh, Sebarkan Artikel Ini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More