Brutal, Gerombolan Syiah serang Masjid Pimpinan KH. Arifin Ilham


Gerombolan Syiah yang berasal dan lagi-lagi mengatasnamakan Forum Betawi Rempug (FBR) menyerang Masjid Az-Zikro, Sentul Bogor malam tadi Rabu (11/2/2015) jam 22.00.
Penyebabnya masjid pimpinan Da’i Ahlusunnah wal jamaah KH. Arifin Ilham ini, memasang spanduk:”Kami menolak Syiah”
“Tiba-tiba jam 21.00 datang segerombolan syiah berjumlah 50 orang atas nama FBR, pimpinan Ibrahim Al Habsyi dari Tangerang,” sebut sumber Arrahmah.com di tempat kejadian perkara.
Da’i kesayangan umat KH. Arifin Ilham dikhabarkan selamat dari penyerbuan brutal itu dan sedang berkoordinasi dengan beberapa fihak keamanan negara.
Berikut pernyataan Ust. Arifin Ilham terkait aksi brutalalisran sesat Syiah ini, 

Pertama Kali Azan Syiah Berkumandang di TV Nasional Yaman


Untuk pertama kali, azan versi aliran sesat Syiah berkumandang di TV Nasional Yaman. 

Tertulis jelas pada layar Yemen TV gambar diatas lafazh azan ciri khas Syiah, "Hayya 'alaa khairil 'amal" ( Mari melaksanakan amal terbaik). Lafazh azan yang tidak diajarkan sama sekali oleh Rasulullah Saw.

Musibah yang disebabkan Syiah untuk negeri-negeri Islam tidak berhenti. Menyebar kesesatan, mengkudeta negara, lalu mengubah keyakinan masyarakatnya. Wallahul musta'an.

Kencingi Masjid Nabawi, Penganut Syiah Iran Dihukum Cambuk


Seorang penganut aliran sesat Syiah asal Iran dikenakan hukum cambuk oleh aparat keamanan Kota Suci Madinah al-Munawwarah.

Pasalnya, penganut aliran sesat ini menodai kesucian Masjid Nabawi Asy-Syarif dengan mengencinginya.

Selain hukum cambuk sebanyak 50 kali dan diulang 3 kali, pelaku pengotoran Masjid Nabawi ini juga dihukum penjara 1,5 tahun. 

Pelaksanaan hukuman cambuk sendiri dilaksanakn tepat dibagian utara Masjid Nabawi.

Usai Promosi Doktor, Jalaluddin Rakhmat Disebut Nabi


Setelah gagal mempertahankan disertasi doktoralnya, Jalaluddin Rakhmat kembali menulis disertasi yang kedua untuk program By Research nya ini.

“Saya sedang menulis sebuah disertasi yang kedua, dan ini mungkin disertasi yang paling lama yang saya kerjakan. Ini jadi sekian lama karena mungkin satu-satunya disertasi yang mendapat tekanan dari penduduk di sekitarnya. Sudah pernah didemo beberapa kali dan saya mau diancam mau dihukum mati (?). Kemudian dilaporkan ke polisi karena disertasi itu, yang belum terbit, baru dalam tahap proses pembuatan.” Jelasnya sebagaimana dilaporkan oleh TribunIslam.com (15/10/2014)